← Beranda
Respons Keras Kylian Mbappe Setelah Dihina Senator Paraguay, Federasi Prancis Siapkan Gugatan Hukum
Andre Rizal HanafiSelasa, 7 Juli 2026 | 14.58 WIB
Pesepak bola Timnas Prancis Kylian Mbappe berselebrasi usai mencetak gol lewat penalti ke gawang Timnas Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia Stadium, Amerika Serikat, Sabtu (4/7/2026) waktu setempat. Prancis melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Paraguay dengan skor 1-0 dan selanjutnya akan menghadapi Timnas Maroko. ANTARA/Xinhua/Hu Xingyu.

 

JawaPos.com - Kylian Mbappe menjadi sorotan usai melontarkan respons keras terhadap pernyataan bernada rasis yang disampaikan Senator Paraguay, Celeste Amarilla.

Insiden tersebut terjadi setelah pertandingan Prancis melawan Paraguay di Piala Dunia 2026 dan kini berkembang menjadi persoalan yang mendapat perhatian luas, termasuk dari Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).

Kontroversi bermula ketika Amarilla mengunggah komentar yang menyerang Mbappe secara pribadi.

Politikus Paraguay itu tidak hanya mengkritik penampilan sang penyerang, tetapi juga melontarkan hinaan yang menyinggung asal-usul dan identitasnya. Ucapan tersebut langsung menuai kecaman karena dinilai mengandung unsur rasisme.

Baca Juga: Usai Kalahkan Paraguay, Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe Dikecam Legenda Argentina karena Dinilai Tak Sportif

Selain itu, Amarilla juga menyoroti sikap Mbappe setelah pertandingan. Ia mengklaim pemain berusia 27 tahun tersebut tidak berjabat tangan dengan kiper Paraguay, Orlando Gill.

Kritik itu kemudian berkembang menjadi serangkaian komentar yang dianggap melecehkan dan memancing reaksi publik.

Mbappe memilih tidak tinggal diam. Melalui akun media sosial X, kapten Timnas Prancis itu menyampaikan balasan yang tegas kepada Amarilla.

Baca Juga: Timpuk Mbappe dengan Bola Usai Laga Panas Paraguay vs Prancis, Orlando Gill Akui Emosi

Dalam unggahannya, Mbappe menyebut senator tersebut sebagai sosok yang tidak pantas menduduki jabatan publik.

Ia menilai komentar bernada kebencian seperti itu hanya mencoreng citra Paraguay yang selama Piala Dunia justru mendapat banyak pujian berkat perjuangan para pemainnya.

Menurut Mbappe, masyarakat dunia seharusnya mengingat pencapaian Timnas Paraguay di turnamen, bukan justru dihadapkan pada pernyataan yang memicu perpecahan.

Ia juga menegaskan tidak akan membiarkan ujaran rasis terus disebarkan tanpa perlawanan. Baginya, sepak bola adalah olahraga yang menyatukan banyak orang dari berbagai latar belakang, sehingga tidak ada ruang bagi diskriminasi maupun kebencian.

Respons Mbappe mendapat dukungan luas dari publik. Banyak penggemar sepak bola menilai sikap sang pemain sudah tepat karena memilih membela diri sekaligus mengecam tindakan rasisme yang masih kerap terjadi di dunia olahraga.

Baca Juga: Pelatih Paraguay Bantah Ejek Didier Deschamps Usai Disingkirkan Prancis di Piala Dunia 2026

Tidak lama setelah pernyataan Mbappe viral, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengeluarkan sikap resmi.

Federasi mengecam keras ucapan Celeste Amarilla dan menyebut pernyataan tersebut sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.

FFF menilai komentar senator Paraguay itu telah melampaui batas kritik terhadap seorang atlet. Federasi juga menegaskan bahwa pernyataan bernuansa rasis harus diproses melalui jalur hukum agar memberikan efek jera.

Baca Juga: Ogah Soroti Gaya Main Kotor Paraguay, Didier Deschamps Justru Heran Prancis yang Dihujani Kartu

Sebagai bentuk dukungan kepada Mbappe, FFF memastikan akan mengajukan laporan resmi kepada pihak berwenang untuk memproses kasus tersebut.

Federasi juga menyatakan akan terus berdiri di belakang seluruh pemain Timnas Prancis yang menjadi korban ujaran kebencian maupun diskriminasi.

Dalam pernyataannya, FFF menegaskan bahwa para pemain Timnas Prancis mewakili negara mereka di panggung internasional.

Karena itu, setiap serangan bernuansa rasis kepada pemain juga dianggap sebagai penghinaan terhadap nilai-nilai yang dijunjung sepak bola Prancis.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa isu rasisme masih menjadi tantangan besar di dunia sepak bola.

Berbagai federasi dan organisasi olahraga internasional terus mengampanyekan pentingnya menghentikan segala bentuk diskriminasi, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Kini perhatian tertuju pada langkah hukum yang akan ditempuh FFF serta respons dari pihak Celeste Amarilla setelah pernyataannya memicu kecaman dari berbagai kalangan.

EDITOR: Edi Yulianto