← Beranda
Guillermo Ochoa Resmi Pensiun Usai Piala Dunia 2026, Air Mata Sang Legenda Tutup Perjalanan Bersejarah
Andre Rizal Hanafi• Senin, 6 Juli 2026 | 21.59 WIB
Guillermo Ochoa memimpin skuad Timnas Meksiko untuk tampil di Piala Dunia 2026 yang digelar di hadapan pendukung sendiri. (Instagram @yosoy8a)

 

JawaPos.com - Perjalanan panjang Guillermo Ochoa bersama Timnas Meksiko akhirnya mencapai garis akhir.

Kiper berusia 40 tahun itu resmi mengakhiri karier profesionalnya setelah langkah Meksiko terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Momen perpisahan tersebut menjadi salah satu kisah paling emosional di turnamen, ketika Ochoa terlihat duduk sendirian di bangku cadangan sambil menahan air mata usai peluit panjang berbunyi.

Bagi pencinta sepak bola, nama Guillermo Ochoa sudah lama identik dengan Piala Dunia. Penampilannya di turnamen empat tahunan selalu berhasil mencuri perhatian berkat penyelamatan-penyelamatan luar biasa yang kerap membuat lawan frustrasi. Tak heran jika ia mendapat julukan sebagai "kiper spesialis Piala Dunia".

Baca Juga: Modal Jegal Erling Haaland! Anthony Gordon Bongkar Mentalitas 10 Pemain Inggris Usai Tumbangkan Meksiko di Azteca

Sepanjang karier internasionalnya, Ochoa mencatatkan 154 penampilan bersama Timnas Meksiko.

Ia juga menjadi salah satu dari sedikit pemain yang mampu tampil dalam enam edisi Piala Dunia, mulai dari 2006, 2010, 2014, 2018, 2022 hingga 2026. Meski tidak selalu menjadi pilihan utama di setiap edisi, kehadirannya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola Meksiko.

Prestasi Ochoa bersama El Tri juga tidak sedikit. Ia berhasil membantu Meksiko meraih enam gelar Piala Emas CONCACAF, satu trofi Liga Bangsa-Bangsa CONCACAF, serta satu gelar Piala Champions CONCACAF.

Baca Juga: Pelatih Paraguay Bantah Ejek Didier Deschamps Usai Disingkirkan Prancis di Piala Dunia 2026

Selain itu, ia turut mempersembahkan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, sebuah pencapaian yang semakin melengkapi perjalanan kariernya di level internasional.

Di level klub, Ochoa juga menikmati perjalanan yang panjang. Ia pernah merasakan gelar juara Liga Meksiko dan Liga Belgia, sekaligus membangun reputasi sebagai salah satu penjaga gawang paling konsisten yang pernah dimiliki negaranya.

Meski sempat berkarier di berbagai kompetisi Eropa, namanya tetap melekat sebagai simbol ketangguhan Timnas Meksiko.

Salah satu alasan mengapa Ochoa begitu dikenang adalah kemampuannya tampil luar biasa di laga-laga besar.

Penampilannya saat menghadapi tim-tim elite dunia berkali-kali menjadi sorotan. Refleks cepat, keberanian menghadapi situasi satu lawan satu, serta kemampuan membaca arah bola menjadikannya sosok yang sulit dilupakan oleh para penggemar sepak bola.

Keputusan pensiun ini memang menandai berakhirnya sebuah era. Meksiko kini harus memulai regenerasi di bawah mistar gawang tanpa sosok yang selama bertahun-tahun menjadi andalan mereka di berbagai turnamen besar.

Baca Juga: Kalahkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Timnas Inggris Ukir Tiga Rekor Baru!

Meski perjalanan sebagai pemain telah usai, warisan Guillermo Ochoa akan tetap hidup dalam sejarah sepak bola Meksiko.

Ia bukan hanya dikenang karena sederet trofi dan rekor yang diraih, tetapi juga karena dedikasi, loyalitas, dan semangat juangnya setiap kali mengenakan seragam El Tri.

Bagi banyak pendukung Meksiko, Ochoa akan selalu menjadi salah satu legenda terbesar yang pernah berdiri di bawah mistar gawang.

EDITOR: Banu Adikara