← Beranda
Gagal di Piala Dunia 2026, Korea Selatan Tunjuk Park Ji-sung Pimpin Komite Reformasi Sepak Bola
Andre Rizal HanafiSenin, 6 Juli 2026 | 16.49 WIB
Legenda hidup Korea Selatan, Park Ji-sung, ditunjuk melakukan reformasi sepak bola di Korea Selatan. (istimewa)
 

JawaPos.comKegagalan Korea Selatan di Piala Dunia 2026 langsung mendapat respons dari pemerintah.

Tidak lama setelah tim nasional dipastikan tersingkir di fase grup, pemerintah melalui Kementerian Olahraga mengumumkan pembentukan K-Football Innovation Committee, sebuah komite yang bertugas menyusun langkah reformasi sepak bola nasional.

Legenda sepak bola Korea Selatan, Park Ji-sung, dipercaya memimpin komite tersebut sebagai ketua umum.

Baca Juga: Dihujani Kritik usai Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korea Selatan Menuju Amerika Serikat

Pembentukan komite dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah dan Korea Football Association (KFA) sebagai upaya memperbaiki sistem pembinaan serta meningkatkan daya saing tim nasional pada masa mendatang.

Langkah ini diambil setelah muncul gelombang kekecewaan dari masyarakat terhadap hasil yang diraih Taeguk Warriors di Piala Dunia 2026.

Publik menilai performa tim belum mampu memenuhi ekspektasi, sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh, mulai dari pembinaan pemain usia muda hingga pengelolaan kompetisi domestik.

Baca Juga: Rumor Keributan Hong Myung-bo dan Son Heung-min Mencuat Setelah Korea Selatan Takluk dari Meksiko

Di Piala Dunia 2026, Korea Selatan harus puas finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi tiga poin. Satu-satunya kemenangan mereka diraih saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor tipis 1-0.

Namun, dua pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan 0-1. Korea Selatan takluk dari Meksiko pada laga kedua sebelum kembali kalah dengan skor yang sama saat menghadapi Afrika Selatan. Hasil tersebut membuat mereka gagal melaju ke babak 32 besar.

Kegagalan ini menjadi sorotan karena Korea Selatan selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia.

Baca Juga: Pendukung Korea Selatan Geruduk Bandara Incheon, KFA dan Hong Myung-bo Jadi Sasaran Kemarahan Publik

Dalam beberapa edisi Piala Dunia sebelumnya, mereka kerap mampu bersaing dan bahkan beberapa kali lolos ke fase gugur.

Melalui K-Football Innovation Committee, pemerintah berharap evaluasi tidak berhenti pada hasil di lapangan saja.

Komite akan mengkaji berbagai aspek, termasuk sistem pembinaan pemain muda, peningkatan kualitas pelatih, pengembangan kompetisi, hingga strategi jangka panjang tim nasional.

Baca Juga: Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Resmi Mengundurkan Diri Usai Dikritik Presiden Karena Gagal di Piala Dunia 2026

Kehadiran Park Ji-sung juga dinilai memberi nilai lebih bagi proses reformasi tersebut. Mantan gelandang yang pernah membela Manchester United itu memiliki pengalaman bermain di level tertinggi sepak bola dunia dan dianggap memahami kebutuhan untuk membangun sistem yang lebih kompetitif.

Meski agenda kerja komite belum diumumkan secara rinci, pembentukannya menunjukkan keseriusan pemerintah dan KFA dalam melakukan pembenahan.

Targetnya bukan hanya memperbaiki prestasi dalam jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi yang lebih kuat agar Korea Selatan kembali menjadi salah satu negara yang disegani di sepak bola Asia maupun dunia.

EDITOR: Edi Yulianto