JawaPos.com — Azzedine Ounahi menjadi sorotan setelah membawa Maroko melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kanada 3-0 di Houston.
Gelandang berusia 26 tahun itu mencetak dua gol dan kini bersiap memimpin Singa Atlas menghadapi Prancis yang diperkuat Kylian Mbappe pada laga perempat final di Boston Stadium, Foxborough, Jumat (10/7/2026).
Maroko kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.
Setelah mencatat sejarah pada Piala Dunia 2022, Singa Atlas kembali melangkah ke delapan besar berkat penampilan impresif para pemainnya, terutama Ounahi yang tampil sebagai pembeda.
Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Dua Gol ke Gawang Kanada Jadi Bukti Evolusi Permainan
Azzedine Ounahi menjadi aktor utama kemenangan Maroko atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, gelandang kreatif tersebut membuka keunggulan sebelum mencetak gol keduanya menjelang pertandingan usai.
Satu gol tambahan dari Soufiane Rahimi memastikan kemenangan 3-0 sekaligus mengantar Maroko ke perempat final.
Penampilan Ounahi menunjukkan perkembangan besar karena kini tidak hanya piawai mengatur ritme permainan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung lewat gol.
Performa tersebut membuat lini tengah Maroko semakin sulit ditebak. Kehadirannya menjadi ancaman karena mampu muncul dari lini kedua sekaligus menyelesaikan peluang dengan tenang.
Perjalanan dari Casablanca hingga Menembus Kompetisi Elite Eropa
Azzedine Ounahi lahir di Casablanca, Maroko, pada 19 April 2000.
Bakat sepak bolanya mulai berkembang di akademi Raja Casablanca sebelum melanjutkan pembinaan di Akademi Mohammed VI yang dikenal sebagai tempat lahirnya banyak talenta terbaik Maroko.
Perjalanannya menuju level profesional tidak berjalan mulus. Ounahi sempat bergabung dengan tim cadangan Strasbourg di Prancis, tetapi gagal menembus skuad utama akibat ketatnya persaingan.
Pengalaman itu tidak membuatnya menyerah. Ia memilih bergabung dengan US Avranches di Championnat National atau kasta ketiga Liga Prancis agar mendapatkan kesempatan bermain secara reguler.
Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam kariernya.
Bermain secara konsisten membuat kemampuan Ounahi sebagai gelandang box-to-box berkembang pesat hingga menarik perhatian Angers yang merekrutnya pada 2021 untuk tampil di Ligue 1.
Bersama Angers, Ounahi dikenal memiliki kemampuan membawa bola di bawah tekanan, visi bermain yang tajam, serta keberanian menusuk ke area pertahanan lawan.
Meski klubnya berjuang di papan bawah, kualitas individunya justru semakin mendapat perhatian.
Bersinar di Piala Dunia 2022 hingga Gabung Klub Besar
Nama Ounahi mulai dikenal publik sepak bola dunia saat tampil pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Bersama Sofyan Amrabat dan Selim Amallah, ia membentuk trio lini tengah yang menjadi fondasi keberhasilan Maroko menjadi tim Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia.
Penampilannya menuai banyak pujian karena mampu bermain tenang saat menghadapi Belgia, Spanyol, hingga Portugal.
Ounahi memperlihatkan kemampuan melewati tekanan lawan melalui dribel pendek, distribusi bola yang akurat, dan transisi menyerang yang efektif.
Bahkan, pelatih Spanyol saat itu, Luis Enrique, secara terbuka mengaku terkesan dengan kualitas permainan Ounahi setelah kedua tim bertemu pada babak 16 besar.
Pujian tersebut semakin mengangkat namanya di panggung sepak bola internasional.
Tidak lama setelah turnamen berakhir, Olympique Marseille bergerak cepat merekrutnya pada bursa transfer Januari 2023. Kepindahan tersebut menjadi lompatan besar karena ia bergabung dengan salah satu klub papan atas Prancis.
Kariernya di Marseille memang diwarnai persaingan ketat dan beberapa kendala kebugaran. Demi mendapatkan menit bermain lebih banyak, Ounahi sempat menjalani masa peminjaman bersama Panathinaikos di Yunani.
Setelah memperoleh pengalaman berharga, ia melanjutkan petualangan bersama Girona pada musim panas 2025.
Bermain di La Liga membuat kualitasnya semakin berkembang sebagai gelandang komplet yang mampu mengatur tempo sekaligus aktif membantu serangan.
Baca Juga: Hasil Kanada vs Maroko 0-3 di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Tim Pertama Lolos ke Perempat Final
Siap Memimpin Maroko Hadapi Kylian Mbappe
Di tim nasional Maroko, Ounahi kini menjadi salah satu pilar utama generasi emas Singa Atlas sejak menjalani debut pada 2022.
Kemampuannya membaca permainan, menghubungkan lini belakang dan depan, serta membantu pertahanan membuat posisinya hampir tidak tergantikan.
Pada Piala Dunia 2026, pelatih Mohamed Ouahbi memberikan peran yang lebih ofensif kepada Ounahi. Ia diberi kebebasan masuk ke area sepertiga akhir lapangan sehingga lebih sering menciptakan peluang maupun mencetak gol.
Dua gol ke gawang Kanada menjadi bukti perubahan peran tersebut berjalan sangat efektif. Ounahi kini bukan hanya motor permainan dari lini kedua, tetapi juga menjadi penyelesai akhir yang berbahaya.
Tantangan berikutnya tentu jauh lebih berat. Maroko akan menghadapi Prancis yang dipimpin Kylian Mbappe pada babak perempat final di Boston Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026).
Laga tersebut diprediksi menghadirkan duel menarik antara kreativitas lini tengah Maroko yang dipimpin Ounahi dengan kekuatan serangan Prancis yang bertumpu pada Mbappe.
Jika mampu kembali tampil seperti saat melawan Kanada, Ounahi berpeluang menjadi sosok yang kembali menentukan langkah Maroko menuju semifinal.
Dengan usia yang masih memasuki masa keemasan sebagai pesepak bola, Ounahi diprediksi akan terus menjadi tulang punggung Maroko dalam beberapa tahun mendatang.
Konsistensi penampilannya berpotensi menjadikannya salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Singa Atlas sekaligus simbol kebangkitan sepak bola Maroko di panggung dunia.