← Beranda
Prediksi Line Up Kolombia vs Ghana: James Rodriguez Siap Memimpin Los Cafeteros ke Babak 16 Besar
Andre Rizal HanafiSabtu, 4 Juli 2026 | 13.05 WIB
James Rodriguez masuk skuad timnas Kolombia untuk Piala Dunia 2026. (Dok. James Rodriguez)

 

JawaPos.com - Kolombia akan menghadapi Ghana pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat. Pertandingan yang dimainkan Sabtu dini hari WIB ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk mengamankan tiket menuju babak 16 besar. 

Meski Kolombia lebih diunggulkan berkat performa impresif sepanjang fase grup, Ghana tetap memiliki potensi memberikan kejutan dengan permainan disiplin yang mereka tunjukkan sejak awal turnamen.

Los Cafeteros datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menutup fase grup sebagai pemuncak klasemen. 

Baca Juga: Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika

Kolombia berhasil mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan dan mampu melewati persaingan berat di grup yang juga dihuni Portugal. Konsistensi permainan menjadi modal utama skuad asuhan Nestor Lorenzo untuk melangkah lebih jauh di turnamen.

Di sisi lain, Ghana memastikan tempat di fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Perjalanan mereka memang tidak semulus Kolombia, tetapi Black Stars menunjukkan karakter kuat saat menghadapi lawan-lawan tangguh. 

Organisasi pertahanan yang rapi menjadi kekuatan utama tim asuhan Carlos Queiroz dalam menjaga peluang lolos.

Kolombia diperkirakan kembali menurunkan komposisi terbaik setelah melakukan sejumlah rotasi pada laga terakhir fase grup. 

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Kolombia vs Ghana: Daniel Munoz Pastikan Main Solid di 32 Besar Piala Dunia 2026

Beberapa pemain inti yang sempat diistirahatkan diprediksi kembali mengisi starting XI demi memastikan performa maksimal pada pertandingan yang sudah memasuki fase gugur.

Di bawah mistar gawang, Camilo Vargas hampir dipastikan kembali menjadi pilihan utama. Pengalamannya dalam mengawal lini pertahanan membuat posisinya sulit tergantikan. 

Di sektor belakang, Daniel Munoz diperkirakan kembali mengisi posisi bek kanan setelah sebelumnya mendapat waktu istirahat. 

Sementara duet Davinson Sanchez dan Jhon Lucumi tetap menjadi andalan di jantung pertahanan dengan Johan Mojica mengawal sisi kiri.

Lini tengah Kolombia diprediksi dihuni Jefferson Lerma sebagai gelandang bertahan yang bertugas memutus serangan lawan. 

Ia akan didampingi Jhon Arias dan Kevin Puerta yang memiliki mobilitas tinggi dalam menjaga keseimbangan permainan sekaligus membantu membangun serangan dari lini kedua.

Baca Juga: Dari 'Waka Waka' hingga 'Wonderwall': 15 Lagu yang Paling Sering Menggema di Piala Dunia 2026

Sektor depan masih menjadi kekuatan utama Kolombia. James Rodriguez diperkirakan mendapat peran bebas untuk mengatur ritme permainan dan menyuplai bola ke lini depan. 

Pengalaman serta visi bermainnya menjadi salah satu senjata utama Los Cafeteros dalam membongkar pertahanan Ghana.

Di sisi sayap, Luis Diaz tetap menjadi pemain yang paling diandalkan. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta penyelesaian akhirnya membuat pemain Liverpool tersebut menjadi ancaman serius bagi lini belakang lawan. 

Sementara Luis Suarez yang bermain untuk Sporting CP diperkirakan dipercaya sebagai ujung tombak utama. Meski belum mencetak gol di turnamen ini, kontribusinya dalam membuka ruang tetap sangat penting bagi permainan Kolombia.

Sementara itu, Ghana diperkirakan tidak melakukan banyak perubahan dibanding laga sebelumnya. Carlos Queiroz tampaknya masih mempercayai kerangka tim yang sukses membawa mereka lolos dari fase grup.

Benjamin Asare kemungkinan kembali dipercaya menjaga gawang karena Lawrence Ati-Zigi masih belum pulih dari cedera. Di lini belakang, Jonas Adjetey akan berduet dengan Luckassen sebagai bek tengah. Keduanya didukung Senaya di sisi kanan dan Gideon Mensah di posisi bek kiri.

Pada lini tengah, Thomas Partey tetap menjadi sosok sentral dalam mengatur permainan Ghana. Pengalaman gelandang Arsenal tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi dominasi lini tengah Kolombia. Ia diperkirakan ditemani Elisha Owusu dan Sibo yang memiliki tugas membantu pertahanan sekaligus mendukung serangan balik cepat.

Lini depan Ghana juga tetap mengandalkan Antoine Semenyo meski masih dibayangi masalah pada pergelangan kaki. Penyerang tersebut diprediksi tetap masuk starting XI karena menjadi salah satu sumber gol utama tim. 

Andre Ayew yang berpengalaman kemungkinan kembali dipercaya sebagai pemimpin lini serang, sedangkan Kamaldeen Sulemana akan mengandalkan kecepatannya dari sisi sayap.

Secara kualitas individu, Kolombia memang memiliki keunggulan. Kehadiran James Rodriguez dan Luis Diaz memberikan variasi serangan yang sulit dihentikan. 

Selain itu, keseimbangan antara lini tengah dan pertahanan membuat permainan Kolombia terlihat lebih matang sepanjang turnamen.

Meski demikian, Ghana bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Tim asal Afrika tersebut dikenal memiliki pertahanan disiplin serta kemampuan melakukan transisi cepat ketika merebut bola. 

Strategi itu berpotensi menyulitkan Kolombia apabila terlalu banyak memberikan ruang di lini belakang.

Salah satu duel menarik diperkirakan terjadi di sektor tengah antara Jefferson Lerma dan Thomas Partey. 

Kedua pemain memiliki karakter permainan yang hampir serupa sebagai gelandang pekerja keras. Tim yang mampu menguasai lini tengah kemungkinan besar akan lebih mudah mengendalikan jalannya pertandingan.

Pertarungan di sisi sayap juga layak mendapat perhatian. Luis Diaz diprediksi akan sering berhadapan dengan Senaya maupun Thomas Partey yang turun membantu pertahanan. Jika Diaz mampu menemukan ruang, peluang Kolombia menciptakan gol akan semakin besar.

Di kubu Ghana, kecepatan Kamaldeen Sulemana dan Antoine Semenyo bisa menjadi ancaman melalui skema serangan balik. Kolombia harus menjaga konsentrasi agar tidak kehilangan keseimbangan ketika terlalu fokus menyerang.

Melihat performa kedua tim sepanjang fase grup, Kolombia memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan kemenangan. 

Materi pemain yang lebih merata, pengalaman sejumlah pemain senior, serta kualitas lini serang menjadi faktor pembeda. Namun, Ghana tetap berpotensi memberikan kejutan apabila mampu mempertahankan disiplin bertahan dan memanfaatkan peluang dari serangan balik.

Prediksi susunan pemain:
Kolombia (4-3-3): Vargas; Munoz, Davinson Sanchez, Jhon Lucumi, Johan Mojica; Jhon Arias, Jefferson Lerma, Kevin Puerta; James Rodriguez, Luis Suarez, Luis Diaz.

Ghana (4-3-3): Asare; Senaya, Jonas Adjetey, Luckassen, Gideon Mensah; Elisha Owusu, Thomas Partey, Sibo; Antoine Semenyo, Andre Ayew, Kamaldeen Sulemana.

Dengan kualitas yang dimiliki kedua tim, pertandingan diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal. 

Kolombia berpeluang lebih besar menguasai jalannya laga melalui penguasaan bola dan kreativitas James Rodriguez, sedangkan Ghana akan mengandalkan pertahanan rapat serta serangan balik cepat. 

Jika mampu bermain efektif di depan gawang, Los Cafeteros diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

EDITOR: Banu Adikara