JawaPos.com – Ronald Koeman resmi mengundurkan diri dari jabatan manajer tim nasional Belanda setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia pada babak 32 besar.
Dilansir dari laman One Football pada Kamis (2/7), Keputusan tersebut diambil setelah Belanda mengalami kekalahan dari Maroko melalui drama adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang hingga babak perpanjangan waktu.
Pengunduran diri Koeman mengakhiri masa kepemimpinannya bersama Oranje yang telah berlangsung selama tiga tahun.
Dalam pertandingan tersebut, Belanda sempat unggul atas Maroko sebelum lawan mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan. Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu dan tidak menghasilkan pemenang hingga akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Maroko berhasil keluar sebagai pemenang dan menghentikan langkah Belanda di turnamen tersebut.
Setelah hasil tersebut, Koeman menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada federasi sepak bola Belanda (KNVB). Pelatih berusia 63 tahun itu menyampaikan penghargaan kepada para pemain yang telah bekerja sama dengannya selama menjabat sebagai pelatih tim nasional.
Koeman juga memberikan apresiasi kepada staf kepelatihan, pihak federasi, serta seluruh pihak yang mendukung perjalanan tim.
Koeman menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung Belanda yang terus memberikan dukungan, termasuk ketika tim menghadapi situasi sulit. Ia mengaku merasa bangga dapat menjalankan tugas sebagai pelatih tim nasional dan mewakili negaranya dalam berbagai kompetisi.
Meski demikian, ia mengakui keinginannya untuk mengakhiri masa kepemimpinan dengan meraih gelar juara dunia belum dapat terwujud.
Mantan pelatih tersebut meninggalkan jabatannya dengan perasaan campur aduk setelah perjalanan panjang bersama Oranje. Koeman menilai sepak bola telah memberikan banyak pengalaman berharga, mulai dari bertemu berbagai sosok hingga menjadikan kecintaannya terhadap olahraga tersebut sebagai profesi.
Mantan pemain Tim Oranye tesebut juga menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan, kritik, tantangan, serta keberhasilan yang telah dilalui selama menangani tim nasional Belanda.
***