JawaPos.com — Manuel Neuer menegaskan tidak menyesali keputusannya kembali membela Timnas Jerman pada Piala Dunia 2026 meski Die Mannschaft tersingkir di babak 32 besar.
Kiper berusia 40 tahun itu menutup karier internasionalnya dengan rasa bangga setelah mencatatkan 128 penampilan bersama Jerman dan meninggalkan warisan besar bagi generasi penerus.
Baca Juga: Bintang Baru Real Madrid Menggila! Marc Cucurella jadi Dalang 3 Gol Spanyol Saat Hancurkan Austria
Mengapa Manuel Neuer Memutuskan Kembali ke Timnas Jerman?
Keputusan Manuel Neuer kembali memperkuat Jerman di Piala Dunia 2026 lahir dari situasi darurat yang dihadapi tim.
Kiper Bayern Munchen itu memilih membatalkan pensiun internasional setelah kiper utama Marc-Andre ter Stegen harus menepi akibat cedera.
Sebelumnya, Neuer telah mengakhiri karier bersama tim nasional usai Euro 2024. Namun, kesempatan membela negaranya sekali lagi dianggap sebagai sebuah kehormatan yang tidak ingin dilewatkan.
Sayangnya, perjalanan comeback tersebut tidak berakhir sesuai harapan. Jerman harus angkat koper lebih cepat setelah kalah 3-4 melalui adu penalti dari Paraguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Meski hasil itu mengecewakan, Neuer menegaskan tidak pernah menyesali keputusannya kembali mengenakan seragam Der Panzer. Baginya, kesempatan membela negaranya tetap menjadi kebanggaan terbesar dalam kariernya.
"Selalu menjadi sebuah kehormatan!" tulis Neuer.
Neuer kemudian mengungkapkan rasa kecewanya atas hasil yang diraih Jerman di turnamen tersebut.
"Tersingkir lebih awal dari Piala Dunia sangat mengecewakan. Kami jelas tidak memenuhi harapan dan seharusnya bisa melangkah lebih jauh di turnamen ini. Akhir seperti ini sangat menyakitkan," ujar Neuer.
“Saya secara sadar memutuskan untuk bermain sekali lagi untuk Jerman. Pertama, karena mengenakan seragam tim nasional selalu membuat saya sangat bangga.”
Apa Misi Manuel Neuer Saat Kembali Membela Jerman?
Neuer menjelaskan keputusannya kembali bukan semata-mata untuk menambah jumlah penampilan bersama tim nasional.
Ia merasa memiliki tanggung jawab membimbing para pemain muda yang mulai menjadi tulang punggung Jerman.
Pengalaman tampil dalam empat edisi Piala Dunia membuatnya yakin masih bisa memberikan kontribusi besar. Perannya tidak hanya menjaga gawang, tetapi juga menjadi sosok pemimpin di ruang ganti maupun di lapangan.
Menurut Neuer, regenerasi sepak bola Jerman membutuhkan pemain senior yang mampu membagikan pengalaman menghadapi tekanan di turnamen besar.
Karena itu, ia menerima panggilan tim nasional meski usianya telah menginjak 40 tahun.
"Kedua, karena pada usia 40 tahun dan dengan pengalaman dari empat turnamen Piala Dunia, saya ingin mendukung para pemain muda, baik di dalam maupun di luar lapangan, sebaik mungkin serta membantu sepak bola Jerman," kata Neuer.
Meski akhir perjalanannya terasa pahit, sang penjaga gawang mengaku tetap bersyukur atas kesempatan tersebut.
"Meski akhirnya sangat pahit, saya tidak menyesali keputusan ini sedikit pun. Kekecewaan saya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, tetapi saya juga merasakan rasa syukur yang sangat besar. Terima kasih atas dukungan kalian selama bertahun-tahun dan sepanjang turnamen ini," lanjut Neuer.
Baca Juga: Mikel Oyarzabal Gacor! Bintang Spanyol Ramaikan Perburuan Golden Boot Piala Dunia 2026
Seperti Apa Warisan Manuel Neuer Bersama Timnas Jerman?
Pensiunnya Manuel Neuer menandai berakhirnya salah satu era paling bersejarah dalam sepak bola Jerman. Ia menjadi salah satu pemain terakhir yang masih bertahan dari skuad juara dunia 2014.
Selama memperkuat tim nasional, Neuer dikenal sebagai sosok yang merevolusi peran penjaga gawang modern.
Kemampuannya bermain jauh dari garis gawang membuat konsep sweeper-keeper semakin populer di level tertinggi sepak bola.
Neuer mengakhiri karier internasional dengan torehan 128 penampilan sejak menjalani debut pada 2010.
Ia juga tampil dalam 23 pertandingan Piala Dunia dan membukukan tujuh clean sheet sepanjang kiprahnya di turnamen paling bergengsi tersebut.
Meski gagal mengakhiri karier internasional dengan trofi atau pencapaian manis di Piala Dunia 2026, nama Manuel Neuer tetap akan dikenang sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang sejarah sepak bola Jerman.
Keputusan kembali membela negaranya di usia 40 tahun menjadi bukti dedikasi dan kecintaannya terhadap lambang Garuda Jerman di dada.