← Beranda
Prediksi Timnas Portugal Kontra Kroasia: Duel Raksasa Eropa Merebutkan Tiket Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Andre Rizal HanafiJumat, 3 Juli 2026 | 02.44 WIB
Cristiano Ronaldo berusaha membawa Portugal melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026. (Instagram @cristiano)

 

JawaPos.com - Timnas Portugal akan menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit. Laga ini dijadwalkan berlangsung di BMO Field, Toronto, Kanada, pada Jumat (3/7) pukul 06.00 WIB.

Laga Timnas Portugal vs Kroasia menjadi salah satu duel paling menarik di babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Pertemuan kedua tim mempertemukan dua kekuatan besar Eropa dengan karakter permainan yang berbeda. 

Timas Portugal datang dengan kualitas individu yang sangat mumpuni, sementara Kroasia tetap mengandalkan organisasi permainan, pengalaman, dan mental bertanding yang sudah teruji di berbagai turnamen besar termasuk piala dunia.

Baca Juga: Prediksi Meksiko vs Timnas Inggris: Thierry Henry Yakin Three Lions Mustahil Mengulang Comeback Jika Kebobolan Lebih Dulu

Timnas Portugal lolos ke fase gugur, tapi perjalanan mereka di babak penyisihan grup belum sepenuhnya meyakinkan. Tim asuhan Roberto Martinez hanya mampu finis sebagai runner-up Grup K setelah mengoleksi satu kemenangan dan dua hasil imbang. 

Hasil seri tanpa gol saat menghadapi Kolombia memperlihatkan masih adanya persoalan dalam penyelesaian akhir ketika menghadapi lawan yang tampil disiplin. Meski begitu, Portugal tetap menjadi salah satu tim yang paling diunggulkan.

Kedalaman skuad mereka menjadi nilai lebih dibanding banyak peserta lainnya. Hampir di setiap lini, Portugal memiliki pemain yang tampil reguler di klub-klub elite Eropa.

Baca Juga: Singkirkan Swedia, Kylian Mbappe Siap Bawa Timnas Prancis Kalahkan Paraguay di 16 Besar Piala Dunia 2026

Nama Cristiano Ronaldo masih menjadi sorotan utama di lini depan. Penyerang veteran tersebut sudah menyumbang dua gol sepanjang turnamen, meski keduanya tercipta ketika Portugal menang telak 5-0 atas Uzbekistan. 

Selain Ronaldo, Portugal juga masih memiliki Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, Joao Felix, Pedro Neto hingga Bernardo Silva. Para bintang itu mampu menjadi pembeda dalam pertandingan penting. 

Rotasi pemain yang dilakukan Roberto Martinez sepanjang fase grup juga diperkirakan membuat kondisi fisik para pemain inti tetap terjaga. Situasi tersebut menjadi modal penting mengingat fase gugur menuntut konsistensi selama 90 menit, bahkan hingga perpanjangan waktu apabila diperlukan.

Di sektor pertahanan, Portugal diperkirakan kembali menurunkan Diogo Costa di bawah mistar gawang. Lini belakang kemungkinan dihuni Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, dan Nuno Mendes. Kombinasi tersebut memberikan keseimbangan antara pengalaman dan kecepatan dalam mengantisipasi serangan lawan.

Sementara itu, Kroasia kembali membuktikan diri sebagai salah satu tim yang selalu sulit dikalahkan ketika memasuki turnamen besar. Meski mengawali Piala Dunia 2026 dengan kekalahan 2-4 dari Inggris, mereka mampu bangkit melalui kemenangan atas Panama dan Ghana untuk mengamankan tiket ke babak gugur.

Tim besutan Zlatko Dalic memang tidak lagi diperkuat skuad yang sama seperti beberapa tahun lalu. Namun, karakter permainan Kroasia masih tetap identik dengan penguasaan bola yang rapi, disiplin bertahan, serta mampu memanfaatkan peluang secara efektif.

Baca Juga: Tak Hanya Jurgen Klopp, Ilkay Gundogan Juga Pertanyakan Keputusan VAR yang Merugikan Jerman 

Luka Modric masih menjadi pemimpin di lini tengah meski usianya tidak lagi muda. Pengalamannya dipadukan dengan Mateo Kovacic membuat permainan Kroasia tetap stabil. 

Kehadiran Petar Sucic yang tampil cukup impresif sejak fase grup juga menambah variasi permainan di sektor tengah. Di lini depan, Kroasia diperkirakan mengandalkan Ante Budimir sebagai ujung tombak dengan dukungan Martin Baturina dan Ivan Perisic dari kedua sisi sayap. 

Perisic masih menjadi salah satu pemain yang memiliki pengalaman panjang menghadapi pertandingan bertekanan tinggi bersama tim nasional.

Baca Juga: Dipulangkan Paraguay, Julian Nagelsmann Luapkan Kekecewaan: Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Kelas Satu

Secara kualitas individu, Portugal memang lebih diunggulkan. Namun Kroasia memiliki reputasi sebagai tim yang mampu membuat kejutan di fase gugur. Mereka pernah mencapai final Piala Dunia 2018 dan semifinal Piala Dunia 2022 berkat konsistensi permainan serta mental bertanding yang kuat.

Catatan pertemuan kedua tim dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan persaingan yang cukup seimbang. Portugal meraih kemenangan 2-1 dan 4-1, Kroasia sempat menang 2-1 dan 3-2, sementara pertemuan terakhir pada November 2024 berakhir imbang 1-1. Statistik tersebut memperlihatkan bahwa duel kedua negara hampir selalu berlangsung ketat.

Melihat performa lima pertandingan terakhir, Portugal belum terkalahkan dengan dua kemenangan dan tiga hasil imbang. Sementara Kroasia membukukan tiga kemenangan dalam lima laga terakhir meski sempat kalah dari Inggris dan Belgia.

Baca Juga: Kapten Timnas Jerman Joshua Kimmich Ogah Salahkan Keputusan VAR usai Tersingkir dari Piala Dunia

Pertandingan nanti diperkirakan akan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Portugal kemungkinan lebih banyak menguasai bola melalui kreativitas Bruno Fernandes, Vitinha, dan Joao Neves. Sebaliknya, Kroasia diprediksi memilih bermain lebih sabar sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.

Duel lini tengah akan menjadi salah satu faktor yang menentukan hasil akhir pertandingan. Portugal memiliki energi dan mobilitas yang tinggi, sedangkan Kroasia menawarkan pengalaman serta ketenangan dalam mengendalikan ritme permainan. Tim yang mampu menguasai area tersebut berpeluang besar mengontrol jalannya laga.

Di lini depan, Ronaldo tetap menjadi ancaman utama bagi pertahanan Kroasia. Meski tidak lagi berada pada usia emasnya, naluri mencetak gol sang kapten masih menjadi senjata berbahaya. 

Di sisi lain, Kroasia berharap pengalaman Modric dan Perisic mampu membawa tim tetap tenang menghadapi tekanan Portugal. Jika melihat kedalaman skuad dan kualitas individu, Portugal memiliki peluang sedikit lebih besar untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. 

Baca Juga: Fans Ingin Jurgen Klopp Gantikan Julian Nagelsmann sebagai Pelatih Timnas Jerman

Namun Kroasia hampir selalu mampu memberikan perlawanan sengit dalam pertandingan hidup mati sehingga laga diperkirakan tidak akan berjalan mudah bagi Selecao das Quinas. Pertandingan ini berpotensi ditentukan oleh detail kecil seperti efektivitas penyelesaian akhir, kesalahan individu, maupun situasi bola mati.

Apabila Portugal mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik dibanding saat menghadapi Kolombia, mereka berpeluang mengakhiri perlawanan Kroasia dalam waktu normal.

Prediksi skor akhir pertandingan adalah Portugal 2-1 Kroasia. Portugal diperkirakan mampu melangkah ke babak 16 besar, tetapi kemenangan tersebut diyakini harus diraih melalui pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit terakhir.

Baca Juga: Hajime Moriyasu Yakin Jepang Dekati Level Tim Elite meski Kalah dari Brasil di Piala Dunia

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah