JawaPos.com - Inggris akhirnya memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang dramatis 2-1 atas RD Kongo. Namun, kemenangan itu diraih dengan perjuangan yang jauh dari kata mudah.
The Three Lions sempat berada di ambang salah satu kegagalan paling memalukan dalam sejarah mereka di turnamen besar. Beruntung, Harry Kane kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol yang membalikkan keadaan dan mengantar Inggris menghadapi Meksiko di babak berikutnya.
Melansir The Standard, berikut tiga poin penting dari kemenangan dramatis Inggris.
1. Inggris Nyaris Menelan Salah Satu Kekalahan Paling Memalukan
RD Kongo membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di babak gugur. Tim asuhan Sebastien Desabre tampil berani dan mengejutkan Inggris lewat gol cepat Brian Cipenga.
Baca Juga: Jelang Lawan Meksiko, Thomas Tuchel Akui Inggris Bakal Kesulitan Bermain di Stadion Azteca
Gol tersebut berawal dari kelengahan lini belakang Inggris. Noni Madueke gagal menjaga pemainnya sehingga Djed Spence harus menghadapi dua lawan sekaligus. Cipenga memanfaatkan celah itu untuk melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dihentikan Jordan Pickford.
Gol tersebut membuat Inggris kehilangan ritme permainan. Mereka beberapa kali kesulitan menguasai pertandingan, bahkan Jude Bellingham mendapat kartu kuning akibat tekel keras yang lahir dari rasa frustrasi.
Selama lebih dari satu jam, ancaman tersingkir lebih awal benar-benar menghantui skuad Thomas Tuchel.
2. Inggris Menciptakan Banyak Peluang, tetapi Mpasi Tampil Gemilang
Meski tertinggal, Inggris sebenarnya terus menekan pertahanan RD Kongo. Ezri Konsa nyaris mencetak gol setelah memanfaatkan tendangan bebas Noni Madueke, sementara Bellingham berkali-kali mengancam lewat sundulan maupun tembakan dari luar kotak penalti.
Marcus Rashford juga beberapa kali mampu menembus pertahanan lawan, tetapi penyelesaiannya belum membuahkan hasil. Bahkan Aaron Wan-Bissaka melakukan blok heroik di garis gawang untuk menggagalkan peluang Inggris.
Di bawah mistar, Lionel Mpasi tampil luar biasa. Kiper RD Kongo itu melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan Bellingham yang sempat berubah arah.
Pada satu titik, Inggris seolah ditakdirkan gagal mencetak gol meski terus mendominasi pertandingan.
3. Harry Kane Kembali Menjadi Penyelamat Three Lions
Ketika Inggris membutuhkan sosok pembeda, Harry Kane kembali tampil sebagai jawabannya.
Kapten Inggris itu menyamakan kedudukan lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Anthony Gordon. Gol tersebut membangkitkan semangat tim yang sebelumnya mulai frustrasi.
Baca Juga: Pelatih RD Kongo Terima Kabar Duka Usai Disingkirkan Inggris di Piala Dunia 2026
Tak berhenti sampai di situ, Kane kembali menunjukkan kualitas individunya beberapa menit kemudian. Ia menerima bola dengan membelakangi gawang, memutar badan melewati penjaganya, mengecoh bek berikutnya, lalu melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Mpasi.
Dua gol tersebut memastikan Inggris membalikkan keadaan sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Selain menjadi pahlawan kemenangan, Kane juga kembali mencatat sejarah. Ia kini telah mencetak lebih banyak gol di Piala Dunia daripada legenda Brasil, Pelé, sekaligus memimpin Inggris meraih kemenangan pertama setelah sempat tertinggal di ajang Piala Dunia sejak final 1966.
Dengan performa sang kapten yang terus konsisten, Inggris kini memiliki modal besar saat menghadapi tantangan berat melawan Meksiko di babak 16 besar.