JawaPos.com - Drama comeback timnas Inggris saat menyingkirkan Kongo di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menuai pujian. Namun, legenda Prancis Thierry Henry justru melihat hasil itu sebagai sinyal bahaya jelang duel melawan Meksiko.
Thierry Henry menilai timnas Inggris asuhan Thomas Tuchel tidak bisa berharap keajaiban yang sama terulang jika kembali tertinggal lebih dulu saat menghadapi tuan rumah Meksiko di piala dunia. Inggris sebelumnya sempat dikejutkan gol cepat Brian Cipenga pada menit ketujuh ketika menghadapi Kongo.
Beruntung, Harry Kane tampil sebagai penyelamat lewat dua gol yang memastikan kemenangan 2-1 sekaligus membawa timnas Inggris melaju ke babak 16 besar piala dunia. Tantangan lebih berat menanti timnas Inggris yang akan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca, markas yang dikenal angker sekaligus berada di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut.
Melansir Metro Sport, menurut Thierry Henry, kondisi tersebut akan menjadi ujian besar bagi timnas Inggris. "Anda tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan, tetapi Anda harus mengatasi situasi ini," kata Henry kepada Fox Sports.
"Jika mereka memulai dengan cara yang sama seperti hari ini di Azteca, mengatasi ketinggian, kita tidak tahu bagaimana cuacanya nanti, bermain di dalam ruangan tertutup dan bermain di luar ruangan itu berbeda," imbuh dia.
Meksiko Belum Kebobolan
Peringatan Henry bukan tanpa alasan. Meksiko tampil luar biasa sepanjang turnamen. Sebagai tuan rumah bersama, El Tri sukses menyapu bersih empat pertandingan melawan Afrika Selatan, Korea Selatan, Republik Ceko, dan Ekuador. Yang lebih mengesankan, mereka belum sekalipun kebobolan.
Melihat performa tersebut, Henry meragukan Inggris bisa bangkit jika kembali tertinggal.
"Jadi, Meksiko yang kita lihat kemarin dan bagaimana mereka bermain (melawan Ekuador), saya tidak tahu apakah Anda akan mampu bangkit melawan tim yang masih belum kebobolan satu gol pun," papar Henry."
Selain faktor permainan, atmosfer Stadion Azteca dan dukungan puluhan ribu suporter Meksiko juga diprediksi akan menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Inggris.
Harry Kane Tak Bisa Terus Jadi Penyelamat
Henry juga memberikan pujian kepada Harry Kane yang kembali menjadi pembeda bagi Inggris. Namun, dia menegaskan bahwa ketergantungan terhadap sang kapten tidak bisa berlangsung terus-menerus.
"Kita semua tahu orang ini, Sir Harry [Kane], bisa berada dalam situasi di mana dia bisa membongkar pertahanan tim mana pun kapan saja, tetapi Anda tidak bisa memulai seperti itu dan Anda tidak akan selalu memiliki jeda pendinginan yang dapat memberi Anda sedikit peluang, karena Ekuador setelah jeda pendinginan itu berada dalam kesulitan," ternga Henry.
"Maksud saya, Harry Kane… setiap kali dialah yang menyelamatkan mereka," lanjut Henry.
Baca Juga: Tak Hanya Jurgen Klopp, Ilkay Gundogan Juga Pertanyakan Keputusan VAR yang Merugikan Jerman
Ucapan Henry menjadi peringatan keras bagi Inggris. Jika ingin melangkah ke perempat final, Three Lions dituntut tampil lebih disiplin sejak menit pertama dan tidak lagi bergantung pada aksi heroik Kane untuk menyelamatkan keadaan.