← Beranda
Usia 39 Tahun, Lionel Messi Masih Tak Terbendung! 11 Rekor Piala Dunia Ini Jadi Bukti
Andre Rizal HanafiSelasa, 30 Juni 2026 | 23.14 WIB
Lionel Messi merayakan gol di Piala Dunia. (AFA)

 

JawaPos.com - Lionel Messi kembali membuktikan bahwa namanya pantas disejajarkan dengan para legenda terbesar dalam sejarah sepak bola. Penampilan gemilang kapten Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 tidak hanya membawa Albiceleste melangkah mulus ke babak 32 besar, tetapi juga melahirkan sederet rekor baru yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemain terbaik dalam sejarah turnamen paling bergengsi di dunia.

Di usia 39 tahun, Messi masih tampil luar biasa. Enam gol yang dicetaknya hanya dalam tiga pertandingan timnas Argentina fase grup piala dunia menjadi bukti bahwa kualitas sang megabintang belum memudar. 

Ketajamannya di depan gawang sekaligus menjadi modal penting bagi Argentina yang datang ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan target mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi 2022. Performa impresif tersebut juga membuat Messi kembali menghiasi buku sejarah Piala Dunia dengan berbagai pencapaian yang sulit ditandingi pemain lain.

Baca Juga: Gol Dianulir dan Tersingkir di Babak 32 Besar, Jurgen Klopp Sebut Keputusan Wasit Rugikan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026

Salah satu rekor terbaru lahir saat Argentina menghadapi Yordania. Gol tendangan bebas yang dicetak Messi pada menit ke-80 membuatnya menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Catatan itu semakin menegaskan konsistensinya di panggung terbesar sepak bola dunia. Bukan hanya tampil, Messi terus menjadi pembeda dalam setiap edisi yang diikutinya.

Piala Dunia 2026 juga menjadi turnamen keenam sepanjang karier internasional Messi. Dengan pencapaian tersebut, ia bergabung bersama Cristiano Ronaldo dan Guillermo "Memo" Ochoa sebagai tiga pemain pertama yang berhasil tampil dalam enam edisi Piala Dunia.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Neymar Tak Dimainkan saat Timnas Brasil Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar di Piala Dunia 2026

Tak hanya itu, koleksi gol Messi kini mencapai 19 gol di Piala Dunia. Jumlah tersebut menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen, melewati sejumlah nama besar yang selama bertahun-tahun menghuni daftar teratas.

Tambahan gol itu berasal dari dua gol saat menghadapi Austria dan hattrick ke gawang Aljazair. Tiga gol ke gawang Aljazair bahkan melahirkan rekor lain karena Messi menjadi pemain tertua yang pernah mencetak hattrick di ajang Piala Dunia.

Produktivitas Messi juga terlihat dari kemampuannya membuka keunggulan bagi Argentina. Hingga saat ini, ia tercatat sudah 16 kali mencetak gol pembuka dalam pertandingan Piala Dunia, jumlah terbanyak dibandingkan pemain mana pun.

Selain itu, Messi telah mencetak gol ke gawang 13 negara berbeda di Piala Dunia. Rekor tersebut menunjukkan konsistensinya menghadapi berbagai lawan dari lintas generasi.

Kontribusi Messi juga tidak hanya datang melalui gol. Kreativitasnya sebagai playmaker tetap menjadi salah satu senjata utama Argentina.

Saat ini dia telah mengoleksi delapan assist di Piala Dunia, menyamai catatan legenda Argentina Diego Maradona. Dengan torehan 19 gol dan delapan assist, Messi kini memiliki total 27 kontribusi gol, terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Baca Juga: Timnas Brasil Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Matheus Cunha Balas Komentar Pedas Pemain Jepang Kento Shiogai

Dominasi Messi juga terlihat dari jumlah penampilannya. Hingga babak grup Piala Dunia 2026 berakhir, dia sudah mencatatkan 29 pertandingan, terbanyak sepanjang sejarah kompetisi tersebut.

Dia juga menjadi pemain dengan jumlah starter terbanyak, yakni 26 pertandingan, serta memegang rekor sebagai kapten yang paling sering memimpin tim di Piala Dunia dengan total 21 pertandingan.

Di level individu, Messi masih menjadi satu-satunya pemain yang pernah memenangkan penghargaan Golden Ball Piala Dunia sebanyak dua kali. Penghargaan tersebut diraihnya pada edisi 2014 dan 2022, sebuah pencapaian yang belum mampu disamai pemain lain hingga saat ini.

Baca Juga: Bukan Kebetulan, Ini Strategi Besar Maroko hingga Menjelma sebagai Kekuatan Baru Sepak Bola Dunia

Deretan rekor tersebut membuat warisan Messi di Piala Dunia semakin sulit disentuh. Hampir setiap pertandingan yang dijalaninya selalu menghadirkan pencapaian baru.

Meski telah memenangkan hampir seluruh gelar bergengsi sepanjang kariernya, motivasi Messi belum juga surut. Ia masih menjadi sosok sentral dalam permainan Argentina dan terus menunjukkan kualitas yang membuatnya tetap berada di level tertinggi.

Perjalanan Argentina sendiri masih berlanjut. Pada babak 32 besar, Albiceleste dijadwalkan menghadapi Tanjung Verde dalam pertandingan yang akan digelar di Miami Stadium pada 3 Juli mendatang.

Baca Juga: Prediksi Timnas Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Siap Ciptakan Kejutan di Babak 32 Besar

Laga tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Messi untuk membawa Argentina melangkah lebih jauh sekaligus menambah daftar rekor yang sudah begitu panjang. Jika performanya terus terjaga, bukan tidak mungkin jumlah gol maupun pencapaian individu sang kapten akan kembali bertambah sebelum Piala Dunia 2026 berakhir.

Bagi para pencinta sepak bola, setiap pertandingan Messi kini bukan sekadar menyaksikan aksi seorang pemain hebat. Mereka juga sedang melihat langsung bagaimana sejarah terus ditulis oleh salah satu pesepak bola terbaik yang pernah dimiliki olahraga ini.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah