← Beranda
Juergen Klopp Kritik Soal Gol Jerman Dianulir VAR, Bawa-bawa Arsenal!
Andika RachmansyahSelasa, 30 Juni 2026 | 19.32 WIB
Juergen Klopp, pelatih yang dikenal dengan gaya bermain Gegenpressing, memberikan penilaiannya atas kekalahan Jerman dari Paraguay di Piala Dunia 2026. (Instagram/@kloppo)

 

JawaPos.com - Juergen Klopp melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit yang menganulir gol Jonathan Tah saat Jerman menghadapi Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bahkan, mantan pelatih Liverpool itu membawa-bawa nama Arsenal sebagai perbandingan.

Jerman menelan pil pahit setelah tumbang dari Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Der Panzer itu kalah lewat drama adu penalti dengan skor 3-4, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Kekalahan ini jauh di luar dugaan, mengingat armada Julian Nagelsmann sangat diunggulkan untuk menang.

Dalam laga tersebut, Jerman sejatinya berhasil membalikkan keadaan menjadi unggul 2-1 pada menit ke-102 lewat tandukan Jonathan Tah yang memenangkan duel udara dalam situasi sepak pojok. Akan tetapi, gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan peninjauan lewat Video Assistant Referee (VAR).

Baca Juga: Jerman Pulang Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Der Panzer?

Wasit menilai Waldemar Anton melakukan pelanggaran dengan menghalangi pergerakan kiper Paraguay, Orlando Gill. Dalam insiden tersebut, Gill sempat terjatuh sebelum bangkit dan mencoba menghalau sundulan Tah. Keputusan kontroversial itu pun menuai banyak kritik, termasuk dari mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp.

Klopp membandingkan gol Tah dengan banyaknya gol yang dicetak Arsenal sepanjang musim lalu saat menjuarai Liga Inggris. Pasalnya, The Gunners - julukan Arsenal - kerap memakai taktik seperti itu dalam situasi sepak pojok. Dan hasilnya, tidak ada pelanggaran yang tercipta.

"Kalau gol seperti itu dianggap tidak sah, maka Arsenal tidak akan menjadi juara Liga Inggris. Sekitar 60 persen gol mereka tercipta dengan cara seperti itu,” ujar Klopp, dilansir dari BBC, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga: Jerman Pulang Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026, Keputusan Nagelsmann Jadi Sasaran Kritik

“Kami seharusnya memenangkan pertandingan ketika bola itu masuk ke gawang. Jadi, tentu saja keputusan ini sangat menyakitkan,” tambah dia.

Legenda Timnas Inggris Ikut Mengkritik Wasit

Keputusan kontroversial tersebut juga membuat legenda Timnas Inggris, Alan Shearer, bereaksi. Shearer menilai wasit membuat keputusan yang buruk, karena seharusnya gol Tah tidak perlu dianulir.

"Saya sama sekali tidak setuju dengan keputusan itu. Kiper terjatuh hanya karena sedikit sentuhan dan itu sangat berlebihan. Menurut saya, itu keputusan yang sangat buruk,” kata Shearer.

Shearer menjelaskan bahwa sepak bola adalah olahraga kontak fisik. Menurutnya, kontak yang dilakukan Anton kepada Gill masih dalam batas wajar. Bahkan, ia menyebut kiper Paraguay terlalu berlebihan sampai terjatuh setelah terkena kontak yang sangat minim.

“Anda harus paham bahwa sepak bola adalah olahraga kontak (fisik). Kiper berhasil mengecoh wasit dan VAR. Cara dia menjatuhkan diri benar-benar memalukan,” ujarnya.

Mantan Asisten Wasit Liga Inggris Berikan Pendapat

Tidak berhenti sampai disitu. Mantan asisten wasit Liga Inggris, Darren Cann, juga memberikan pendapatnya terkait pelanggaran Antoni terhadap Gill.

"Menurut saya, ini pelanggaran yang sangat ringan,” terang Cann.

Baca Juga: Julian Nagelsmann Bicara Masa Depannya Usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Cann menilai kalau insiden tersebut tidak cukup untuk dianggap pelanggaran. Namun, di sisi lain, ia juga tidak heran kalau gol itu akhirnya dianulir. Menurutnya, sepanjang gelaran Piala Dunia 2026 sudah beberapa kali terjadi kasus serupa, di mana kontak fisik yang sangat minim justru berujung pada pelanggaran.

“Insiden ini bahkan nyaris tidak layak disebut pelanggaran. Memang ada sedikit kontak terhadap kiper, tetapi bagi saya itu tidak cukup. Meski begitu, saya menduga wasit tetap akan membatalkan gol tersebut. Menurut kami, gol ini seharusnya tetap disahkan,” papar Cann.

Timnas Jerman Perpanjang Catatan Minor di Piala Dunia

Kekalahan dari Paraguay memperpanjang catatan minor skuad Jerman di ajang Piala Dunia. Setelah merebut gelar juara pada edisi 2014, Der Panzer mengalami penurunan drastis.

Baca Juga: Orlando Gill Bangga usai Jadi Pahlawan Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026

Pada Piala Dunia 2018, Jerman secara mengejutkan tersingkir di fase grup untuk pertama kalinya sejak 1938. Begitu juga pada edisi 2022 di Qatar. Kini, Der Panzer berhasil lolos dari fase grup, tapi langkahnya langsung terhenti di babak 32 besar.

EDITOR: Edi Yulianto