← Beranda
Respons Pelatih Portugal Saat Cristiano Ronaldo Dibandingkan dengan Messi dan Haaland
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 30 Juni 2026 | 17.45 WIB
Duel terakhir Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo berpeluang terjadi karena Argentina vs Portugal berpotensi bertemu di final Piala Dunia 2026 (kolase instagram.com/@leomessi @cristiano)
 
 

 

JawaPos.com - Pelatih Portugal Roberto Martinez membela keputusannya untuk terus memainkan Cristiano Ronaldo selama 90 menit di setiap laga fase grup Piala Dunia 2026. Ia bahkan menilai membandingkan situasi Ronaldo dengan Lionel Messi maupun Erling Haaland merupakan hal yang "kekanak-kanakan".

Ronaldo kembali bermain penuh saat Portugal ditahan imbang 0-0 oleh Kolombia pada laga terakhir Grup K. Hasil itu membuat Selecao das Quinas hanya finis sebagai runner-up grup dan harus menghadapi Kroasia di babak 32 besar.

Meski tampil selama 270 menit penuh di fase grup, penyerang berusia 41 tahun itu kembali kesulitan memberikan ancaman berarti terhadap pertahanan Kolombia.

Martinez Tolak Perbandingan

Keputusan Martinez mempertahankan Ronaldo sepanjang pertandingan memunculkan pertanyaan, terutama karena Argentina dan Norwegia memilih mengistirahatkan Lionel Messi serta Erling Haaland pada laga terakhir fase grup.

Baca Juga: Portugal Tidak Bisa Cetak Gol ke Gawang Kolombia, Martinez Tetap Puas Timnya Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Namun, melansir ESPN, Martinez menegaskan setiap tim memiliki situasi yang berbeda.

"Kami tidak membandingkan diri dengan pemain dari tim lain. Itu akan kekanak-kanakan."

Menurutnya, Ronaldo tetap memiliki kualitas yang sangat penting bagi permainan Portugal.

"Cristiano sudah terbiasa berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Ini lebih soal kekuatan mental dan selalu disiplin dalam posisinya serta selalu membuka ruang dalam pola serangan kami."

Baca Juga: Kolombia Juara Grup K Usai Imbangi Portugal 0-0, Pelatih Soroti Banyaknya Peluang yang Terbuang

Martinez juga menepis anggapan bahwa faktor usia membuat Ronaldo harus mendapat menit bermain yang lebih sedikit.

"Bukan masalah bagi Cristiano untuk bermain selama 90 menit, tetapi mungkin di pertandingan berikutnya kita perlu melakukan perubahan, tetapi itu sama seperti pemain lainnya."

Rotasi Tetap Dilakukan

Martinez menjelaskan Portugal tetap menerapkan rotasi selama fase grup. Hingga kini, ia telah memainkan 21 pemain berbeda di sektor lapangan.

Ia mencontohkan rotasi yang dilakukan terhadap Joao Neves dan Ruben Neves yang masing-masing bermain selama 45 menit, begitu pula Diogo Dalot dan Joao Cancelo yang bergantian mengisi posisi bek kanan.

Baca Juga: Prediksi Skor Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026: Ronaldo Siap Bawa Selecao Rebut Juara Grup K

Menurut Martinez, seluruh keputusan didasarkan pada data kebugaran pemain.

"Kami memantau semua informasi yang kami dapatkan dalam pertandingan, apa yang kami lakukan dalam pertandingan latihan, dan selalu ada kesempatan untuk melakukan perubahan."

"Ada beberapa pemain yang belum dalam kondisi fisik prima, tetapi semua data yang kami kumpulkan sangat penting dalam membantu kami mengambil keputusan tersebut."

Portugal Fokus Hadapi Fase Gugur

Kegagalan menjadi juara Grup K membuat Portugal berada di jalur yang lebih berat. Setelah menghadapi Kroasia di babak 32 besar, mereka berpotensi bertemu juara Eropa, Spanyol, jika berhasil lolos.

Meski demikian, Martinez menilai target utama Portugal di fase grup memang hanya memastikan tiket ke babak gugur.

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Diogo Costa Fokus Raih Kemenangan

"Sekarang saatnya untuk menyesuaikan diri, meningkatkan diri, dan mengarahkan pertandingan ke arah yang kita inginkan, dengan penguasaan bola yang lebih banyak dan kontrol yang lebih baik."

"Ini adalah bagian dari Piala Dunia, bagian dari taktik yang ada, dan seperti yang saya katakan, kami membutuhkan tiga pertandingan ini untuk mencapai level terbaik kami. Itu adalah pertandingan yang sangat berharga."

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan Portugal masih membidik perjalanan panjang di turnamen.

"Kami ingin berada di sini untuk delapan pertandingan dan ini adalah turnamen yang berbeda sekarang."

EDITOR: Edi Yulianto