← Beranda
Nagatomo Yakin Jepang Bisa Kejutkan Brasil: Kami Bukan Tim yang Layak Gugur di Babak 32 Besar
Dhimas GinanjarSenin, 29 Juni 2026 | 17.53 WIB
Kubo (kiri) dan Nagatomo (dua dari kanan) saat latihan di Monterrey, Meksiko, Rabu (3/7). (Kyodo)

JawaPos.com – Bek senior Jepang Yuto Nagatomo meminta rekan-rekannya menghadapi Brasil tanpa rasa takut pada babak 32 besar Piala Dunia. Menurutnya, Samurai Biru kini sudah jauh berkembang dan semakin mendekati level lima kali juara dunia tersebut.

Seperti dilansir Kyodo, Senin (29/6), Nagatomo menilai pertandingan di Houston akan menjadi ujian terbesar bagi kekuatan mental Jepang. Namun ia yakin tim asuhan Hajime Moriyasu memiliki peluang menciptakan sejarah.

"Kalau melihat perkembangan dalam 10 hingga 20 tahun terakhir, saya rasa Jepang berkembang lebih pesat daripada Brasil. Bukan berarti Brasil tidak berkembang, tetapi peningkatan kami jauh lebih besar. Saya merasakan jarak dengan mereka semakin dekat," ujar Nagatomo.

Pemain berusia 39 tahun itu merupakan salah satu sosok paling berpengalaman di skuad Jepang. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan kelimanya secara beruntun, sekaligus rekor terbanyak bagi pemain Jepang.

Nagatomo pernah membawa Jepang tiga kali mencapai babak 16 besar, yakni pada 2010, 2018, dan 2022. Meski selalu gagal melangkah lebih jauh, ia menilai pengalaman pahit itu menjadi pelajaran berharga bagi generasi sekarang.

Ia secara khusus mengingat kekalahan dramatis 2-3 dari Belgia pada Piala Dunia 2018. Saat itu Jepang sempat unggul dua gol sebelum akhirnya kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.

"Saat unggul 2-0 atas Belgia, kami terus menyerang. Tidak ada yang mencoba mengendalikan pertandingan atau berbicara agar tim lebih tenang," katanya.

Menurut Nagatomo, untuk melangkah jauh di Piala Dunia dibutuhkan kecerdasan membaca situasi, ketenangan, dan kesamaan pemahaman di dalam tim. Jepang harus tahu kapan menyerang, kapan mempertahankan keunggulan, bahkan kapan membawa pertandingan hingga perpanjangan waktu atau adu penalti.

Ia juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak memberikan rasa hormat yang berlebihan kepada Brasil. Nagatomo justru menilai Jepang memiliki kekompakan tim yang mampu menandingi bahkan melampaui lawannya.

Meski demikian, Nagatomo tetap memberi perhatian khusus kepada Neymar yang telah kembali memperkuat Brasil. Menurutnya, kehadiran sang bintang dapat mengangkat performa seluruh tim, seperti pengaruh Lionel Messi terhadap Argentina.

"Kami tidak tahu apakah Neymar akan menjadi starter atau masuk dari bangku cadangan. Tetapi dia memiliki kualitas luar biasa. Satu umpan darinya saja bisa mengubah jalannya pertandingan," ujarnya.

Bagi Nagatomo, laga melawan Brasil bukan sekadar pertandingan babak gugur. Ia ingin Jepang dikenang sebagai tim yang mampu menciptakan sejarah baru.

"Saya ingin orang-orang mengingat bahwa Nagatomo pernah menjadi bagian dari tim Jepang ini, tim yang berpotensi menjadi juara. Kami bukan tim yang seharusnya tersingkir di babak 32 besar. Itu tidak boleh terjadi," tegasnya.

Menurut Nagatomo, jika Jepang mampu mengalahkan Brasil, momen tersebut akan menjadi salah satu hari paling bersejarah dalam dunia olahraga Jepang.

"Kami akan menjadikannya hari yang tidak akan pernah dilupakan oleh sepak bola Jepang dan masyarakat Jepang. Itulah arti mengalahkan Brasil yang tampil dengan kekuatan terbaiknya," pungkasnya.

EDITOR: Dhimas Ginanjar