JawaPos.com - Seorang dukun Ghana Nana Kwaku Bonsam menjadi sorotan setelah mengaku tidak sengaja mengirimkan ritual mantra kepada Timnas Turki di piala dunia. Pengakuan yang disampaikan dengan nada santai itu langsung menarik perhatian publik dan memicu beragam reaksi di media sosial.
Dalam pernyataannya, Nana Kwaku Bonsam mengatakan bahwa sejak awal dia telah menyiapkan sebuah jimat khusus yang ditujukan untuk melemahkan calon lawan Ghana di Piala Dunia 2026. Namun, sebuah kesalahan yang dilakukan murid dukun Ghana saat proses ritual membuat energi tersebut justru mengarah kepada timnas Turki.
"Sejujurnya, itu adalah kesalahan besar. Saya telah menyiapkan jimat khusus untuk melemahkan lawan Ghana yang dituju di Piala Dunia, tetapi saat ritual berlangsung, murid saya tidak sengaja menggeser peta sehingga energi tersebut malah berpindah ke Turki," ujar Nana Kwaku Bonsam.
Baca Juga: Prediksi Babak Gugur Piala Dunia 2026: 3 Alasan Bosnia Bisa Menyulitkan Timnas Aerika Serikat
Dia mengaku baru menyadari ada sesuatu yang tidak beres ketika mengikuti pertandingan-pertandingan Turki di turnamen tersebut. Menurut dia, banyak peluang emas yang gagal menjadi gol serta sejumlah momen kurang beruntung membuatnya mulai curiga bahwa ritual yang dilakukan tidak mengenai sasaran.
"Saat saya menonton pertandingan-pertandingan terakhir Turki dan melihat banyak peluang yang terbuang serta berbagai momen sial, saya sadar ada sesuatu yang tidak beres. Saya dengan tulus meminta maaf kepada rakyat Turki, karena kalian sebenarnya bukan targetnya," lanjut Nana Kwaku Bonsam.
Tak hanya meminta maaf, Nana Kwaku Bonsam juga mengklaim tengah menyiapkan jimat penawar untuk menghilangkan kutukan yang disebutnya tidak sengaja mengenai Turki.
Baca Juga: Yuto Nagatomo Tulis Sejarah Baru di Piala Dunia 2026, Bukti Dedikasi 16 Tahun untuk Jepang
"Saat ini saya sedang menyiapkan jimat penawar untuk membatalkan kutukan tersebut sepenuhnya dan memperbaiki keadaan," kata Nana Kwaku Bonsam.
Pernyataan tersebut sontak mengundang beragam komentar dari warganet. Sebagian menganggapnya sebagai candaan yang menghibur, sementara yang lain menilai pernyataan itu hanyalah bagian dari kepercayaan pribadi yang tidak memiliki dasar ilmiah.
Terlepas dari benar atau tidaknya klaim tersebut, kisah unik ini menjadi salah satu cerita yang mencuri perhatian selama Piala Dunia 2026. Di tengah ketatnya persaingan di lapangan, cerita di luar pertandingan seperti ini kerap menjadi bahan perbincangan karena dinilai menghibur sekaligus mengundang rasa penasaran.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Federasi Sepak Bola Turki maupun pihak Tim Nasional Turki terkait pernyataan Nana Kwaku Bonsam. Namun kisah ini sudah lebih dulu ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial dan menjadi salah satu topik yang mengundang gelak tawa para pencinta sepak bola.