← Beranda
Desak FIFA Tambah Kuota Piala Dunia untuk Negara Afrika, Zlatan Ibrahimovic: Sepak Bola Eropa Membosankan
Andre Rizal HanafiJumat, 26 Juni 2026 | 18.19 WIB
Zlatan Ibrahimovic (Instagram @iamzlatanibrahimovic)

 

JawaPos.com - Mantan penyerang legendaris dunia Zlatan Ibrahimovic kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pandangannya mengenai perkembangan sepak bola internasional. Komentarnya muncul setelah kemenangan Afrika Selatan atas Korea Selatan yang mengantarkan wakil Afrika tersebut melaju ke babak berikutnya dalam turnamen piala dunia.

Dalam pernyataannya, Zlatan Ibrahimovic secara terbuka meminta FIFA untuk memberikan lebih banyak tempat bagi negara-negara Afrika di ajang Piala Dunia. Perkembangan sepak bola Afrika dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa benua tersebut layak mendapatkan representasi yang lebih besar di kompetisi tertinggi dunia.

"Saya pikir ini pesan untuk FIFA. Mereka harus membawa lebih banyak negara Afrika ke Piala Dunia," ujar Zlatan Ibrahimovic.

Baca Juga: Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Timnas Jepang Hadapi Brasil, Belanda Lawan Maroko

Pria asal Swedia itu menilai banyak tim Afrika memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan negara-negara besar dari Eropa maupun Amerika Selatan. Dia bahkan menyinggung Nigeria sebagai salah satu negara yang menurutnya pantas tampil di panggung besar sepak bola dunia.

Zlatan menjelaskan bahwa daya tarik utama sepak bola Afrika terletak pada gaya bermain yang langsung dan agresif. Dia menganggap pendekatan tersebut jauh lebih menarik untuk disaksikan dibandingkan permainan yang terlalu berhati-hati dan penuh perhitungan.

"Ketika mereka mendapatkan bola, mereka langsung menyerang. Inilah jenis sepak bola yang kita inginkan," kata Zlatan.

Baca Juga: Zidane Iqbal Bela Zayd Tahsin, Tegur Fans Irak yang Minta Foto Lalu Mengejek Rekanya di Media Sosial

Tak hanya memuji tim-tim Afrika, Zlatan juga memberikan kritik terhadap sebagian besar sepak bola Eropa saat ini. Menurut dia, banyak tim terlalu fokus pada penguasaan bola dan taktik sehingga pertandingan kehilangan unsur hiburan yang selama ini menjadi daya tarik utama olahraga tersebut.

"Sepak bola Eropa membosankan. Terlalu banyak umpan ke belakang dan terlalu banyak taktik," lanjut mantan striker AC Milan, Inter Milan, Paris Saint-Germain, Barcelona, dan Manchester United tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Zlatan memberikan apresiasi khusus kepada Maroko dan Afrika Selatan yang berhasil menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. Dia menilai kedua tim memiliki karakter permainan yang berbeda namun sama-sama efektif.

Menurut dia, Maroko merupakan tim Afrika terbaik dalam hal penguasaan bola. Sementara itu, Afrika Selatan dinilai memiliki kualitas luar biasa dalam melakukan serangan balik cepat yang mampu merepotkan lawan.

Performa kedua tim tersebut membuat Zlatan optimistis bahwa wakil Afrika mampu menciptakan kejutan lebih besar pada fase berikutnya. Bahkan, dia memprediksi setidaknya akan ada satu tim Afrika yang berhasil menembus babak semifinal.

"Saya pikir tim Afrika akan mencapai semifinal tahun ini. Saya senang karena mereka pantas mendapatkannya," ungkap Zlatan.

Baca Juga: Real Madrid Aktifkan Klausul Nico Paz, Como Diberi Batas Waktu untuk Ambil Keputusan

Komentar Zlatan juga menyentuh persoalan pemain keturunan Afrika yang memilih membela negara-negara Eropa. Dia menyebut nama Kylian Mbappe dan Victor Osimhen sebagai contoh potensi besar sepak bola Afrika.

Dengan gaya khasnya yang penuh percaya diri, Zlatan bahkan berandai-andai bahwa Mbappe seharusnya bermain untuk Kamerun, sementara Osimhen menjadi andalan Nigeria di turnamen besar. Terlepas dari pernyataan tersebut, satu hal yang jelas adalah Zlatan melihat masa depan sepak bola Afrika dengan sangat optimistis.

Performa Maroko, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya dianggap menjadi bukti bahwa kekuatan sepak bola dunia kini semakin merata. Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin negara-negara Afrika akan menjadi penantang serius gelar juara dalam turnamen-turnamen besar pada masa mendatang.

Baca Juga: Usai Era Peter Cklamovski, Malaysia Resmi Datangkan Tan Cheng Hoe Sebagai Pelatih

Bagi Zlatan, sepak bola Afrika tidak hanya layak mendapatkan perhatian lebih, tetapi juga pantas memperoleh kesempatan yang lebih besar di panggung dunia.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah