← Beranda
Facundo Medina Bungkam Keraguan, Jadi Kunci Kuatnya Sisi Kiri Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Andre Rizal HanafiRabu, 24 Juni 2026 | 12.58 WIB
Pemain belakang timnas Argentina Facundo Medina. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Keputusan pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni memasukkan nama Facundo Medina ke dalam skuad utama Piala Dunia 2026 sempat memunculkan tanda tanya. Banyak pendukung Albiceleste menilai bahwa Marcos Senesi lebih layak mendapatkan tempat setelah tampil impresif bersama klubnya sepanjang musim di kompetisi Inggris.

Namun setelah dua pertandingan fase grup piala dunia berjalan, keputusan Scaloni mulai terlihat tepat. Medina mampu menjawab keraguan dengan penampilan konsisten yang memberikan keseimbangan bagi lini pertahanan timnas Argentina.

Menariknya, pemain berusia 27 tahun itu tidak dimainkan pada posisi aslinya sebagai bek tengah. Scaloni justru menempatkannya sebagai bek kiri, peran yang mampu dijalankan Medina dengan sangat baik. Kemampuan bermain di beberapa posisi menjadi salah satu alasan utama sang pelatih mempercayainya sejak awal turnamen.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor saat Timnas Portugal Bantai Uzbekistan 5-0: Saya Kembali!

Dalam dua laga pertama, sektor kiri pertahanan Argentina menjadi salah satu area yang paling sulit ditembus lawan. Medina menunjukkan disiplin tinggi saat bertahan dan mampu membangun kerja sama yang solid dengan Lisandro Martínez di sisi kiri pertahanan.

Kekuatan fisik menjadi salah satu senjata utama Medina. Dia beberapa kali memenangkan duel satu lawan satu, baik saat menghadapi winger cepat maupun ketika harus berduel udara.

Kemampuan tersebut membuat para pemain sayap lawan kesulitan menciptakan ruang untuk melakukan penetrasi ke area berbahaya. Tidak hanya itu, Medina juga tampil tenang ketika menguasai bola. Dia mampu membantu tim saat membangun serangan dari belakang dan tidak ragu mengalirkan bola ke lini tengah maupun depan.

Baca Juga: Timnas Prancis Berduka, Didier Deschamps Tinggalkan Skuad Les Blues usai Sang Ibu Meninggal Dunia

Kontribusinya dalam fase build-up membuat permainan Argentina tetap berjalan lancar meski berada di bawah tekanan lawan. Performa apiknya semakin lengkap ketika berhasil mencatatkan assist untuk gol yang dicetak Lionel Messi.

Gol tersebut memiliki arti khusus karena turut mengantarkan Messi mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.

Kontribusi Medina sejauh ini menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pelapis di skuad Argentina. Dia hadir sebagai solusi atas masalah yang sempat muncul di sektor kiri pertahanan, terutama setelah performa Marcos Acuña mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan fase gugur yang semakin dekat, Medina berpeluang mempertahankan tempatnya di tim utama. Jika mampu menjaga konsistensi permainan seperti yang ditunjukkan pada fase grup, bek serbabisa tersebut bisa menjadi salah satu faktor penting dalam upaya Argentina mempertahankan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah