← Beranda
Aljazair Sempat Ajukan Protes kepada FIFA soal Kinerja Wasit yang Dianggap Memihak Messi dan Argentina
M Shofyan Dwi Kurniawan• Rabu, 24 Juni 2026 | 00.42 WIB
Aljazair ajukan keluhan resmi ke FIFA terkait insiden Lionel Messi. (X/@LARGOESPN)
 
 

 

JawaPos.com - Kemenangan meyakinkan Argentina atas Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 ternyata tidak sepenuhnya bebas dari kontroversi. Di balik hattrick Lionel Messi yang membuat dunia berdecak kagum, Federasi Sepak Bola Aljazair dilaporkan sempat mengajukan keluhan resmi kepada FIFA terkait kepemimpinan wasit.

Tim berjuluk Desert Foxes merasa sejumlah keputusan penting selama pertandingan lebih menguntungkan Argentina dan mempertanyakan mengapa beberapa insiden krusial tidak mendapat hukuman.

Protes Resmi Dikirim ke Komisi Wasit FIFA

Melansir Give Me Sport, Aljazair mengajukan pengaduan mengenai "dugaan buruknya kinerja wasit" setelah kekalahan 3-0 dari Argentina.

Baca Juga: Dari Menang Golden Ball Terbanyak Sampai Pencetak Gol Terbanyak! 21 Rekor Lionel Messi di Piala Dunia

Laporan tersebut menyebut bahwa surat resmi telah dikirim kepada komisi wasit FIFA. Fokus utama keluhan mereka adalah insiden pada babak pertama ketika Lionel Messi menginjak betis kapten Aljazair, Aissa Mandi.

Pihak Aljazair meyakini tindakan tersebut seharusnya berujung kartu merah bagi sang kapten Argentina. Namun, wasit asal Polandia, Szymon Marciniak, tidak memberikan hukuman apa pun.

Ironisnya bagi Aljazair, Messi kemudian tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol dan menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol saat itu.

Mac Allister Juga Jadi Sorotan

Selain insiden yang melibatkan Messi, Aljazair juga mempertanyakan aksi Alexis Mac Allister terhadap Ibrahim Maza.

Gelandang Liverpool tersebut dianggap menyikut wajah Maza dalam sebuah duel, tetapi Marciniak yang berada sangat dekat dengan kejadian itu memilih untuk membiarkan permainan berlanjut.

Baca Juga: Penaltinya Tidak Masuk, Messi: Kalau Tidak Gagal, Mungkin Gol-gol Lainnya Nggak Ada!

Keputusan tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai kinerja tim VAR yang dipimpin Tomasz Kwiatkowski, sesama wasit asal Polandia yang sebelumnya juga bertugas pada final Piala Dunia 2022.

Banyak Pengamat Menilai Messi Seharusnya Dikartu Merah

Kontroversi tersebut memicu perdebatan luas. Sejumlah pengamat sepak bola bahkan menilai Messi seharusnya diusir dari lapangan.

Mantan bek Manchester City, Nedum Onuoha, mengatakan:

"Menurut saya, itu seharusnya kartu merah. Rasanya momen itu terlewatkan."

Baca Juga: Messi Menggila, Mac Allister Kehabisan Kata-kata

"Wasit mungkin melewatkannya - dan saya mengerti mengapa dia melewatkannya - tetapi bagi asisten wasit video [VAR] untuk melihat itu dan mengatakan 'tidak, itu semua baik-baik saja, tidak ada lagi yang perlu diperhatikan'... Saya pribadi berpikir itu layak mendapatkan kartu merah."

Mantan pemain timnas Venezuela, Ale Moreno, bahkan lebih tegas dalam penilaiannya.

"100% kartu merah untuk Lionel Messi. Seharusnya memang begitu."

Sementara itu, presenter asal Inggris Piers Morgan turut melontarkan kritik keras.

"Dia seharusnya diusir dari lapangan karena pelanggaran brutal dengan sepatu mengarah ke atas terhadap Mandi dari Aljazair. Fakta bahwa dia bahkan tidak mendapat kartu kuning itu konyol - bisa saja mematahkan kaki pemain itu."

Baca Juga: Player of The Week Pekan 2 Piala Dunia 2026: La Pulga Argentina Lionel Messi!

Terlepas dari kontroversi tersebut, hasil pertandingan tidak berubah. Hattrick Messi tetap sah dan membawa Argentina mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-0.

Bagi Aljazair, kekecewaan terhadap keputusan wasit menjadi bagian dari cerita pahit malam itu. Sementara bagi Messi, pertandingan tersebut menjadi salah satu momen bersejarah dalam kariernya, meski hingga kini masih menyisakan perdebatan mengenai beberapa insiden yang terjadi di atas lapangan.

EDITOR: Edi Yulianto