← Beranda
Thomas Meunier Soroti Semangat Iran Usai Tahan Belgia, Perang Dinilai Perkuat Mental Tim
Andre Rizal HanafiSenin, 22 Juni 2026 | 23.49 WIB
Pemain Belgia Thomas Meunier. (X/@teammelliactu)

 

JawaPos.com - Hasil imbang tanpa gol antara timnas Belgia dan Iran menghadirkan banyak cerita di luar lapangan. Salah satu yang menarik perhatian datang dari bek senior Belgia, Thomas Meunier, yang memberikan pandangannya mengenai kondisi yang sedang dihadapi Iran dan pengaruhnya terhadap performa tim di Piala Dunia.

Pertandingan yang berakhir dengan skor 0-0 tersebut berlangsung ketat. Belgia yang lebih diunggulkan gagal menemukan celah untuk membongkar pertahanan Iran yang tampil disiplin sepanjang laga.

Usai pertandingan, Meunier mengakui bahwa faktor nonteknis memiliki pengaruh besar terhadap semangat juang para pemain Iran. 

Baca Juga: Profil Alireza Beiranvand: Pemegang 2 Rekor Dunia, Pahlawan Timnas Iran saat Tahan Imbang Belgia di Piala Dunia 2026

Meski mengaku tidak terbiasa mencampurkan sepak bola dan politik, ia menilai situasi yang sedang terjadi di Iran membuat para pemain memiliki motivasi tambahan ketika membela negaranya.

“Secara umum, saya tidak terbiasa mencampur sepak bola dan politik, tetapi dalam situasi saat ini, hampir tidak mungkin untuk memisahkan keduanya,” ujar Meunier.

Pemain berusia 34 tahun itu kemudian membandingkan situasi tersebut dengan pengalaman Belgia saat menghadapi Ukraina di ajang UEFA Nations League.

Baca Juga: Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Adu Ketajaman Lukaku dan Taremi Penentu Laga

Menurutnya, pemain dari negara yang sedang menghadapi masa sulit sering kali memiliki dorongan emosional yang lebih besar ketika tampil di lapangan.

Meunier menilai para pemain Iran kemungkinan membawa beban sekaligus tanggung jawab untuk memberikan kebanggaan kepada masyarakat yang tengah menghadapi situasi berat akibat konflik dan perang.

Ia bahkan menyebut bahwa beberapa pemain mungkin memiliki keluarga atau kerabat yang terdampak langsung oleh kondisi tersebut. Karena itu, rasa nasionalisme dan keinginan untuk mewakili rakyat mereka menjadi semakin kuat.

“Ketika seseorang patriotik, dalam situasi seperti ini, seseorang merasakan tanggung jawab yang lebih kuat lagi terhadap negaranya,” lanjut Meunier.

Menurutnya, faktor emosional seperti itu dapat menjadi sumber energi tambahan yang tidak selalu terlihat dalam statistik pertandingan. Semangat tersebut membuat para pemain mampu bekerja lebih keras, bertahan lebih disiplin, dan berjuang hingga menit terakhir.

Meunier juga mengaku memahami perasaan tersebut. Ia mengatakan bahwa jika berada dalam posisi yang sama, kemungkinan besar dirinya akan merasakan dorongan serupa untuk memberikan yang terbaik bagi negaranya.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Belgia vs Iran! Jeremy Doku Absen, Begini Kata Pelatih Rudi Garcia

Pernyataan pemain Belgia itu mendapat perhatian karena disampaikan dengan nada penuh empati terhadap lawan. Di tengah persaingan sengit di lapangan, Meunier memilih menyoroti sisi kemanusiaan yang menurutnya ikut membentuk jalannya pertandingan.

Hasil imbang ini membuat Belgia kehilangan kesempatan untuk mengamankan kemenangan, sementara Iran kembali menunjukkan bahwa semangat kolektif dan daya juang tinggi mampu menjadi modal penting dalam menghadapi lawan yang lebih diunggulkan.

EDITOR: Edi Yulianto