← Beranda
Francisco Conceicao Tegaskan Pemain Timnas Portugal Tak Terpaksa dan Wajib Suplai Bola untuk Ronaldo
Bramasta JPSenin, 22 Juni 2026 | 17.51 WIB
Pilar Timnas Portugal Francisco Conceicao dan Cristiano Ronaldo. (MIGUEL A LOPES/EPA/Shutterstock)

 

JawaPos.com – Winger timnas Portugal Francisco Conceicao bantah keras anggapan bahwa pasukan Selecao das Quinas merasa terpaksa untuk terus memberi suplai-suplai bola kepada Cristiano Ronaldo di lapangan pada gelaran Piala Dunia FIFA 2026.

Bantahan ini muncul dan beradar luas di media sosial setelah para kritikus sepak bola mengecam timnas Portugal dan Ronaldo sebagai kapten setelah hasil imbang mengecekan 1-1 melawan DR Kongo di pertandingan pembuka piala dunia.

Berbicara pada konferensi pers sebelum latihan di Palm Beach, Florida, Conceicao mengatakan, seluruh skuad timnas Portugal tidak merasa terpaksa memberi bola kepada Ronaldo dalam skema permainan setelah berbagai kritik pedas bagi sang ujung tombak pada piala dunia.

"Kami (semua pemain timnas Portugal) tidak memiliki kewajiban atau kebutuhan untuk mengoper bola kepadanya (Ronaldo). Cristiano adalah contoh (bagi rekan setim) karena semangat yang ditunjukkan setiap hari, seolah-olah hari itu sesi latihan terakhirnya," terang Francisco Conceicao.

"Saya mengumpan bola kepada siapa pun yang menurut saya lebih baik tanpa penjagaan. Bukan berarti saya punya waktu untuk memikirkan siapa dan seperti apa wajah rekan setim (yang harus diumpan),” tegas winger berusia 23 tahun ini.

“Saya pikir kami melakukan semuanya berdasar insting, kami melakukan semuanya itu sepersekian detik, tidak ada waktu untuk itu (memilih siapa yang diberi bola) dan tentu saja, Cristiano ada di sini untuk membantu, seperti pemain lain di tim nasional," imbuh Francisco Conceicao.

Pemain Juventus yang melakukan debut Piala Dunia dalam pertandingan imbang melawan Kongo ini, menambahkan, pujian kepada sang pemain ikonik Portugal bernomor tujuh tersebut sebagai contoh karena jiwa kepemimpinan.

"Cristiano adalah contoh (bagi tim) karena apa yang telah dia capai dalam karirnya, karena rasa lapar yang dia tunjukkan setiap hari, sekarang di usia 41 tahun, rasa lapar yang dia tunjukkan untuk menang setiap hari," lanjut Francisco Conceicao.

"Saya pikir, bagi generasi baru (Portugal seperti saya), dan bagi kita semua yang ada di sini, dia (Ronaldo) adalah contoh, karena jika dia telah menaklukkan begitu banyak (kejuaraan) dan terus lapar (dengan kemenangan), maka rasa lapar harus saya miliki untuk mencapai sedikit dari apa yang telah dia capai," sambung dia.

“Ronaldo adalah contoh karena kepemimpinannya juga, karena gol-gol yang dia cetak. Nah, dia adalah salah satu anggota tim yang hadir untuk membantu kami, dan saya pikir kita membutuhkan semua individu agar kerja tim secara kolektif dapat berjalan dengan baik,” lengkap pemain yang sering disebut Chicco ini.

Selanjutnya, Tim asuhan Roberto Martinez kembali berlatih pada Minggu (21/6) waktu setempat untuk mempersiapkan diri menghadapi laga penting Grup K melawan Uzbekistan di Houston, dengan harapan meraih kemenangan pertama Portugal di Piala Dunia 2026.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah