JawaPos.com - Matheus Cunha menjadi bintang kemenangan Brasil saat Selecao bangkit dari hasil kurang memuaskan di laga pembuka dengan mengalahkan Haiti 3-0 pada pertandingan kedua Grup C Piala Dunia 2026.
Namun, bukan hanya dua gol Cunha yang mencuri perhatian. Sebuah momen emosional dari tribun juga menjadi perbincangan hangat di media sosial, ketika sang ibu terlihat tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan putranya mencetak gol untuk Brasil.
Baca Juga: Denzel Dumfries Jadi Kunci Permainan Ronald Koeman di Timnas Belanda, Ternyata Ini Alasannya!
Melansir NDTV, video tersebut dengan cepat menjadi viral dan menyentuh hati para penggemar sepak bola. Momen itu terasa semakin spesial mengingat Cunha baru saja menjalani malam terbaiknya bersama tim nasional di panggung terbesar dunia.
Penyerang Manchester United itu mencetak dua gol di babak pertama, sementara Vinicius Junior turut menyumbang satu gol dalam kemenangan yang membuat Brasil kembali ke jalur positif setelah sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Maroko.
"Berada di Piala Dunia, membayangkan hal itu, sungguh luar biasa," kata Cunha.
"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan."
Pelatih Carlo Ancelotti mengaku puas dengan respons yang ditunjukkan timnya setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan pertama.
"Ini sesuai dengan yang saya harapkan dari pertandingan ini," ujar Ancelotti.
Cunha membuka keunggulan Brasil setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Vinicius Junior yang gagal diamankan kiper Haiti, Johny Placide. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertamanya di ajang Piala Dunia.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Belgia vs Iran! Jeremy Doku Absen, Begini Kata Pelatih Rudi Garcia
Selebrasi khas "berselancar" yang diperagakannya langsung memancing kegembiraan puluhan ribu pendukung Brasil di Lincoln Financial Field, Philadelphia.
Tak berhenti di situ, pemain berusia 27 tahun tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan Vinicius. Tendangan keras kaki kirinya menghujam sudut gawang dan membuat Brasil unggul 2-0.
Selebrasi kedua Cunha bahkan tak kalah unik. Ia meluncur di atas rumput sebelum memperagakan gerakan berenang, sebuah aksi yang seolah menenggelamkan harapan Haiti untuk bangkit.
Vinicius kemudian ikut mencetak gol untuk menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol bagi juara dunia lima kali tersebut.
Kemenangan ini sekaligus memastikan Haiti menjadi tim pertama yang tersingkir dari Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Brasil kembali menunjukkan kapasitas mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Ancelotti juga membawa kabar baik bagi para pendukung Selecao. Ia mengungkapkan bahwa Neymar diperkirakan sudah pulih dari cedera betis kanan dan bisa kembali bermain saat Brasil menghadapi Skotlandia pada pertandingan terakhir fase grup.
Sebelumnya, keputusan Ancelotti yang hanya memainkan Cunha sebagai pemain pengganti saat melawan Maroko sempat dipertanyakan. Namun, kesempatan menjadi starter kali ini dijawab sang penyerang dengan performa luar biasa.
Di tengah pesta kemenangan Brasil, momen paling menyentuh justru datang dari tribun. Air mata bahagia sang ibu menjadi simbol perjalanan panjang Matheus Cunha hingga akhirnya mampu bersinar bersama Selecao di panggung Piala Dunia.
Dan bagi sang penyerang, malam di Philadelphia bukan sekadar tentang dua gol, melainkan tentang sebuah mimpi yang akhirnya benar-benar menjadi kenyataan.