← Beranda
Ditanya Soal Klub Malam oleh Jurnalis AS, Bek Timnas Senegal Kalidou Koulibaly Tegaskan Pilih Pergi Latihan dan Masjid
Andre Rizal Hanafi• Minggu, 21 Juni 2026 | 12.29 WIB
Pemain timnas Senegal Kalidou Koulibaly. (Jung Yeon-je/AFP)

 

JawaPos.com - Dalam sebuah sesi wawancara setelah pertandingan di Piala Dunia 2026, bek timnas Senegal Kalidou Koulibaly menjadi sorotan. Dia menjawab lugas ketika mendapat pertanyaan tak biasa dari seorang jurnalis Amerika Serikat.

Momen tersebut terjadi saat konferensi pers usai laga timnas Senegal. Seorang jurnalis menyarankan Kolidou Koulibaly untuk mengunjungi sebuah klub malam bernama Paradise yang disebut populer di kalangan para pemain dan pengunjung selama turnamen piala dunia.

"Saya sarankan kamu pergi ke klub Paradise. Semua pemain menikmati suasananya di sini," ujar jurnalis tersebut.

Baca Juga: Aksi Nyeleneh Suporter Brasil Pakaikan Jersey Argentina ke Patung Rocky, Berharap Dapat Kutukan

Alih-alih menanggapi dengan candaan atau jawaban diplomatis, Koulibaly memberikan respons yang tenang dan tegas. Pemain berusia 35 tahun itu mengatakan, belum mengunjungi tempat hiburan apa pun sejak tiba di Amerika Serikat.

"Saya belum keluar rumah sejak tiba di sini kecuali untuk latihan dan masjid saja," jawab Koulibaly.

Lebih lanjut, mantan pemain Chelsea FC itu menjelaskan, prinsip hidup dan keyakinan yang dianutnya menjadi alasan utama mengapa dirinya memilih fokus pada aktivitas tertentu selama berada di turnamen.

"Kami adalah muslim dan hal-hal seperti ini bukan bagian dari budaya agama kami," lanjut Kalidou Koulibaly.

Baca Juga: Piala Liga Indonesia Segera Bergulir, Diikuti 38 Klub dari Super League dan Championship

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian banyak penggemar sepak bola di media sosial. Banyak yang memuji sikap Koulibaly karena dinilai menunjukkan konsistensi antara keyakinan pribadi dan kehidupan profesionalnya sebagai atlet.

Selama bertahun-tahun, Koulibaly memang dikenal sebagai sosok yang disiplin baik di dalam maupun luar lapangan. Selain menjadi pilar pertahanan Senegal, dia juga kerap mendapat apresiasi karena sikap rendah hati dan komitmen terhadap nilai-nilai yang diyakininya.

Jawaban sang bek juga dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya dan agama yang ada di dunia sepak bola. Di tengah atmosfer pesta yang biasanya menyertai turnamen besar seperti Piala Dunia, setiap pemain memiliki cara masing-masing dalam mengisi waktu di luar pertandingan.

Bagi Koulibaly, pilihan tersebut sederhana. Fokus pada persiapan pertandingan, menjaga kondisi fisik, serta menjalankan ibadah menjadi prioritas utama selama membela Senegal di ajang sepak bola terbesar dunia.

Respons singkat namun penuh makna itu pun menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan usai pertandingan. Itu sekaligus memperlihatkan sisi lain dari seorang pemain yang selama ini dikenal tangguh di lapangan hijau.

Baca Juga: Prediksi Timnas Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung TV dan Live Streaming

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah