JawaPos.com - Pantai Gading mendapat kabar kurang menyenangkan menjelang pertandingan melawan Jerman.
Penyerang andalan mereka, Elye Wahi, dipastikan tidak dapat bergabung dengan skuad setelah otoritas Kanada menolak permohonan visa masuk sang pemain.
Menurut laporan yang beredar, keputusan tersebut berkaitan dengan penyelidikan yang masih berlangsung terhadap dugaan keterlibatan Wahi dalam kasus pengaturan pertandingan saat membela klub Prancis, OGC Nice.
Meski hingga kini belum ada keputusan hukum maupun bukti yang mengarah pada vonis bersalah, status investigasi yang belum ditutup membuat proses imigrasi pemain berusia 23 tahun itu mengalami kendala.
Kasus yang menyeret nama Wahi bermula dari pertandingan Nice melawan FC Metz pada Mei 2026. Ia dituduh sengaja menerima kartu kuning dalam laga tersebut untuk memperoleh keuntungan melalui aktivitas taruhan olahraga.
Dugaan tersebut kemudian memicu penyelidikan yang melibatkan sejumlah pihak terkait.
Namun sejauh ini, proses investigasi disebut belum menghasilkan bukti yang cukup kuat untuk menguatkan tuduhan tersebut.
Situasi itu membuat kasus berjalan tanpa perkembangan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, aturan imigrasi Kanada dikenal cukup ketat terhadap individu yang sedang terlibat dalam proses penyelidikan atau kasus hukum tertentu.
Otoritas setempat memiliki kewenangan untuk menolak izin masuk apabila dinilai terdapat risiko yang berkaitan dengan integritas atau kepentingan hukum yang sedang berjalan.
Akibat keputusan tersebut, Wahi dipastikan tidak akan terbang ke Kanada dan harus melewatkan laga penting Pantai Gading melawan Jerman.
Absennya sang penyerang tentu menjadi kerugian tersendiri bagi tim, mengingat ia merupakan salah satu opsi utama di lini depan.
Tim pelatih Pantai Gading kini harus mencari alternatif untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Wahi.
Sejumlah nama lain berpeluang mendapatkan kesempatan tampil sejak menit awal dalam pertandingan melawan Jerman.
Baca Juga: Pelatih Qatar dan Kanada Cekcok Mulut Usai Laga Piala Dunia 2026, Ternyata Karena Ini Alasannya
Sementara itu, pihak Wahi maupun federasi sepak bola Pantai Gading belum memberikan pernyataan resmi terkait penolakan visa tersebut.
Fokus tim kini tertuju pada persiapan pertandingan, sementara sang pemain masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai status investigasi yang sedang berjalan.
Bagi Wahi, situasi ini menjadi tantangan yang harus dihadapi di luar lapangan. Hingga ada kejelasan dari hasil penyelidikan, masa depannya dalam beberapa agenda internasional masih berpotensi dipengaruhi oleh kebijakan imigrasi negara tujuan.