JawaPos.com - Penampilan gemilang para bintang di Piala Dunia 2026 menghadirkan satu pertanyaan menarik bagi para penggemar Inggris: bagaimana jika mereka mengenakan seragam The Three Lions timnas Inggris?
Beberapa pemain yang kini menjadi andalan negara lain ternyata memiliki hubungan kuat dengan Inggris. Ada yang lahir di sana, ada pula yang pernah memperkuat tim kelompok umur Inggris sebelum akhirnya memilih jalan berbeda.
Melansir Mirror, berikut enam nama yang sebenarnya bisa saja menjadi bagian dari skuad Inggris.
Baca Juga: Prediksi Timnas Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Misi Bangkit Dua Tim yang Sama-Sama Terluka
1. Michael Olise (Prancis)
Michael Olise menjadi salah satu pemain paling menonjol di turnamen setelah membantu Prancis bangkit dan mengalahkan Senegal. Didier Deschamps bahkan memuji kontribusi pemain berusia 24 tahun itu di lini tengah.
Lahir di Hammersmith dan tumbuh besar di London, Olise memiliki ayah berdarah Inggris-Nigeria dan ibu keturunan Prancis-Aljazair. Kondisi tersebut memberinya empat pilihan tim nasional.
Gareth Southgate dan staf pelatih Inggris sebenarnya sudah lama memantau perkembangan Olise. Namun, sang pemain akhirnya memilih Prancis, negara yang menurutnya selalu menjadi impian untuk dibela.
Baca Juga: Kabar Terbaru Cedera Harry Kane dan Declan Rice usai Laga Timnas Inggris Kontra Kroasia
2. Jamal Musiala (Jerman)
Jamal Musiala merupakan salah satu kehilangan terbesar Inggris dalam beberapa tahun terakhir. Meski lahir di Jerman, Musiala pindah ke Inggris pada usia tujuh tahun dan sempat memperkuat timnas Inggris mulai level junior hingga U-21. Namun, pendekatan agresif dari Jerman membuat sang gelandang kreatif memilih Die Mannschaft.
Joachim Low bahkan telah memberi jaminan bahwa Musiala akan masuk skuad Euro 2020 jika memilih Jerman, sesuatu yang tidak dilakukan Inggris.
3. Erling Braut Haaland (Norwegia)
Banyak yang lupa bahwa Erling Haaland lahir di Leeds ketika ayahnya, Alf-Inge Haaland, masih bermain di Inggris. Karena lahir di wilayah Inggris, penyerang Manchester City tersebut sebenarnya memenuhi syarat untuk membela The Three Lions.
Namun, ikatan keluarga yang kuat dengan Norwegia membuat pilihan Haaland tak pernah berubah. Kini, striker berusia 25 tahun itu menjadi mesin gol utama Norwegia.
4. Folarin Balogun (Amerika Serikat)
Folarin Balogun pernah dianggap sebagai masa depan lini depan Inggris. Dia bahkan mencatatkan 13 penampilan bersama timnas Inggris U-21.
Namun, striker yang lahir di Amerika Serikat itu akhirnya memutuskan kembali membela negara kelahirannya. Keputusan tersebut terbukti tepat setelah Balogun tampil impresif bersama Amerika Serikat di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
5. Jeremie Frimpong (Belanda)
Bek sayap eksplosif Belanda ini lahir di Amsterdam, tetapi menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Inggris dan berkembang dalam akademi Manchester City.
Frimpong sebenarnya memenuhi syarat membela Inggris, tetapi akhirnya memilih Belanda, negara kelahirannya. Kini dia menjadi salah satu bek sayap paling berbahaya di dunia.
6. Scott McTominay (Skotlandia)
Scott McTominay lahir di Lancaster, Inggris. Meski demikian, dia memiliki garis keturunan Skotlandia dari sang ayah dan memilih membela negara tersebut.
Baca Juga: Bintang Timnas Kongo Sebut Cristiano Ronaldo Bukan Ancaman Lagi: Dia Sudah Agak Tua Sekarang
Keputusan itu menjadikan gelandang Manchester United tersebut sebagai salah satu pemain terpenting Skotlandia dalam beberapa tahun terakhir.
Sepak Bola Internasional Semakin Dinamis
Fenomena pemain dengan banyak opsi kewarganegaraan semakin umum di era sepak bola modern. Inggris sendiri kerap mengambil pendekatan yang tidak terlalu agresif dalam meyakinkan pemain-pemain multinasional.
Akibatnya, sejumlah talenta yang memiliki hubungan dengan Inggris justru berkembang menjadi bintang bagi negara lain. Dari Michael Olise hingga Erling Haaland, daftar ini menunjukkan bahwa batas-batas dalam sepak bola internasional kini semakin cair.
Dan dari semua nama tersebut, Michael Olise mungkin menjadi sosok yang paling membuat para pendukung Inggris bertanya-tanya: bagaimana jadinya jika memilih The Three Lions?