← Beranda
Cedera Lutut Paksa Kubo Absen, Jepang Andalkan Keito Nakamura Hadapi Tunisia
Dhimas GinanjarJumat, 19 Juni 2026 | 21.19 WIB
Takefusa Kubo saat bermain melawan Belanda di fase grup Piala Dunia 2026. Di pertandingan itu, dia mengalami cedera lutut kiri. (Instagram Kubo)

JawaPos.com – Timnas Jepang harus menghadapi Tunisia tanpa salah satu pemain kuncinya, Takefusa Kubo. Gelandang serang Real Sociedad itu dipastikan absen pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera lutut kiri.

Seperti dilansir Kyodo, Jumat (19/6), Kubo tidak ikut dalam rombongan tim yang berangkat ke Monterrey, Meksiko. Pemain berusia 24 tahun itu tetap berada di hotel tim untuk menjalani pemulihan dan rehabilitasi.

Cedera tersebut didapat Kubo saat Jepang bermain imbang 2-2 melawan Belanda pada laga pembuka. Ia harus ditarik keluar pada menit ke-75 setelah menerima tekel keras dari bek Belanda Denzel Dumfries.

Kubo bahkan meninggalkan stadion di Dallas menggunakan kursi roda. Hasil pemeriksaan medis pada Senin kemudian mengonfirmasi adanya cedera pada lutut kirinya.

Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) memastikan Kubo tetap berada dalam skuad berisi 26 pemain. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan ia bisa kembali bermain.

Absennya Kubo membuat perhatian kini tertuju kepada Keito Nakamura. Penyerang berusia 25 tahun itu tampil impresif saat mencetak gol penyeimbang Jepang ke gawang Belanda pada debutnya di Piala Dunia.

Nakamura mengatakan dirinya siap mengambil tanggung jawab lebih besar di lini depan. Ia berharap bisa kembali memberi kontribusi langsung terhadap gol Jepang saat menghadapi Tunisia.

"Baik itu gol, assist, atau aksi sebelum gol tercipta, saya ingin melakukan sesuatu yang berujung langsung pada gol untuk tim," ujar Nakamura setelah sesi latihan tim di dekat Nashville, Tennessee.

Meski kehilangan Kubo, Nakamura optimistis rekan setimnya itu akan segera kembali. Ia menegaskan seluruh pemain akan membawa semangat Kubo saat bertanding melawan Tunisia.

"Saya penasaran bagaimana peluang kami tanpa ide, kreativitas, dan sesuatu yang spesial darinya. Tapi kami akan membawa semangatnya saat bertanding dan saya sama sekali tidak khawatir," katanya.

Kapten Jepang Ko Itakura juga mengaku telah berbicara langsung dengan Kubo. Menurutnya, sang pemain tetap berusaha melakukan segala hal yang memungkinkan agar bisa kembali membantu tim.

Di sisi lain, Jepang juga mewaspadai perubahan yang terjadi pada Tunisia. Lawan mereka itu baru saja mengganti pelatih Sabri Lamouchi dengan pelatih asal Prancis Herve Renard setelah dibantai Swedia 1-5 pada laga pertama.

Bek Takehiro Tomiyasu menilai Tunisia akan menghadirkan tantangan berbeda dibanding Belanda. Karena itu Jepang harus mampu menyesuaikan pendekatan permainan sesuai karakter lawan.

Menariknya, Renard bukan sosok asing bagi Jepang. Pelatih yang pernah membawa Arab Saudi mengejutkan dunia dengan mengalahkan Argentina 2-1 di Piala Dunia 2022 itu bahkan menyebut Jepang sebagai tim terbaik di Asia saat ini.

"Bagi saya, Jepang sekarang adalah tim terbaik di Asia," kata Renard dalam konferensi pers menjelang pertandingan. Meski begitu, ia menegaskan fokus Tunisia saat ini adalah memperbaiki performa timnya sendiri.

Laga melawan Tunisia menjadi penting bagi Jepang dalam persaingan Grup F. Kemenangan akan membuka peluang besar bagi Samurai Biru untuk melangkah ke babak berikutnya, meski harus melakukannya tanpa salah satu bintang utama mereka.

EDITOR: Dhimas Ginanjar