← Beranda
Kronologi Lengkap Cedera Horor Ismael Kone dan 2 Kartu Merah di Laga Kanada vs Qatar Piala Dunia 2026
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 19 Juni 2026 | 17.37 WIB
Ismael Kone mendapat dukungan dari rekan setim usai cedera horor akibat tekel keras Assim Madibo pada laga Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026. (Instagram @canmnt)

JawaPos.com — Kanada meraih kemenangan telak 6-0 atas Qatar pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 di Stadion BC Place, Vancouver, Jumat (19/6/2026) WIB.

Namun, kemenangan besar itu dibayangi cedera horor Ismael Kone yang mengalami patah kaki akibat tekel keras Assim Madibo, sementara Qatar harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain setelah menerima dua kartu merah.

Baca Juga: Dulu Menonton Ayah, Sebastian Berhalter Kini Ditonton Ayah di Piala Dunia 2026

Bagaimana Kronologi Cedera Horor Ismael Kone?

Insiden mengerikan yang menjadi sorotan dunia terjadi pada menit ke-53 saat Kanada sudah unggul 3-0 atas Qatar.

Gelandang Kanada Ismael Kone berusaha menguasai bola di area tengah lapangan ketika Assim Madibo datang terlambat melakukan tekel keras.

Benturan tersebut langsung membuat Kone terjatuh sambil menahan kesakitan. Para pemain Kanada segera memanggil tim medis setelah melihat kondisi rekannya yang tampak serius.

Wasit Cristian Garay awalnya hanya mengeluarkan kartu kuning kepada Madibo. Namun, tayangan ulang VAR menunjukkan pelanggaran yang sangat berbahaya sehingga keputusan tersebut ditinjau ulang.

Setelah melihat monitor VAR, wasit membatalkan kartu kuning dan mengubahnya menjadi kartu merah langsung. Keputusan itu membuat Qatar harus bermain dengan sembilan pemain hingga akhir pertandingan.

Kondisi Kone membuat suasana pertandingan sempat memanas. Beberapa pemain Kanada terlihat emosional karena khawatir terhadap kondisi sang gelandang yang mengalami cedera serius.

Tim medis kemudian masuk ke lapangan untuk memberikan penanganan. Kone akhirnya diangkut menggunakan brankar dan tidak bisa melanjutkan pertandingan karena diduga mengalami patah kaki akibat tekel keras tersebut.

Kartu Merah Pertama yang Mengubah Jalannya Pertandingan

Baca Juga: Peringati Hari Pengungsi saat Hadapi Amerika Serikat, Awer Mabil Ingin Australia Petik Hasil Manis di Piala Dunia

Sebelum insiden Kone terjadi, Qatar sebenarnya sudah kehilangan satu pemain sejak babak pertama. Tekanan bertubi-tubi Kanada membuat tim asal Asia tersebut kesulitan mengembangkan permainan.

Gol pertama Kanada lahir pada menit ke-16 melalui Cyle Larin setelah terjadi kemelut di depan gawang Qatar. Dominasi tuan rumah berlanjut dan menghasilkan gol kedua pada menit ke-29 lewat tendangan voli Jonathan David.

Situasi semakin buruk bagi Qatar pada menit ke-33. Ahmed Homam melakukan pelanggaran terhadap Tajon Buchanan yang sedang memimpin serangan balik cepat Kanada.

Wasit sempat melakukan pengecekan VAR sebelum mengambil keputusan final. Hasilnya, Homam langsung diusir dari lapangan dengan kartu merah karena dianggap menggagalkan peluang emas lawan.

Bermain dengan 10 pemain membuat Qatar semakin kesulitan menghadapi agresivitas Kanada. Menjelang turun minum, Jonathan David mencetak gol keduanya pada menit ke-45+3 untuk membawa Kanada unggul 3-0.

Nathan Saliba Beri Dukungan untuk Kone

Setelah Kone harus meninggalkan lapangan, Kanada memasukkan Nathan Saliba sebagai pemain pengganti. Keputusan itu justru menjadi titik penting dalam jalannya pertandingan.

Hanya tujuh menit setelah masuk lapangan, Saliba langsung mencetak gol melalui skema tendangan bebas.

Gol tersebut membuat Kanada memperlebar keunggulan menjadi 4-0 atas Qatar yang sudah bermain dengan sembilan pemain.

Momen emosional terjadi setelah gol tercipta. Saliba merayakan golnya dengan mengangkat jersey milik Kone sebagai bentuk dukungan moral kepada rekan setimnya yang baru saja mengalami cedera horor.

Aksi tersebut mendapat apresiasi dari para pemain Kanada maupun suporter yang memenuhi Stadion BC Place. Dukungan untuk Kone terus mengalir sepanjang pertandingan berlangsung.

Di sisi lain, Qatar semakin kesulitan menahan serangan Kanada karena kekurangan dua pemain. Ruang di lini pertahanan mereka terbuka lebar dan dimanfaatkan secara maksimal oleh tuan rumah.

Kanada Pesta Gol dan Puncaki Grup B

Keunggulan jumlah pemain membuat Kanada tampil semakin percaya diri sepanjang babak kedua. Serangan dari kedua sisi lapangan terus mengalir tanpa henti.

Gol kelima Kanada lahir pada menit ke-75 melalui Jacob Shaffelburg. Bola sempat berubah arah setelah mengenai pemain Qatar sebelum akhirnya masuk ke gawang.

Jonathan David kemudian melengkapi malam gemilangnya pada masa injury time. Penyerang andalan Kanada itu mencetak gol ketiga pada menit ke-90+2 untuk mengukir hattrick sekaligus menutup pesta gol timnya.

Kemenangan 6-0 menjadi salah satu hasil terbesar sejauh ini di Piala Dunia 2026. Selain menunjukkan kualitas Kanada sebagai tuan rumah, laga ini juga meninggalkan cerita pahit akibat cedera serius yang dialami Ismael Kone.

Bagi Qatar, kekalahan telak tersebut semakin menyakitkan karena harus bermain dengan sembilan pemain dalam waktu yang cukup lama.

Dua kartu merah yang diterima Ahmed Homam dan Assim Madibo menjadi titik balik yang membuat mereka tidak mampu memberikan perlawanan berarti.

Sementara itu, Kanada kini memuncaki klasemen sementara Grup B berkat kemenangan meyakinkan tersebut.

Namun, perhatian utama pascalaga tertuju pada kondisi Ismael Kone yang harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut setelah mengalami cedera patah kaki akibat tekel keras Assim Madibo.

EDITOR: Hendra