JawaPos.com - Timnas Prancis sukses mengawali kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-1 atas Senegal di New Jersey. Namun, hasil positif tersebut tidak membuat Adrien Rabiot sepenuhnya puas.
Gelandang timnas Prancis berusia 31 tahun itu justru menyoroti kondisi lapangan Stadion MetLife. Menurut Adrien Rabiot, kualitas rumput di stadion yang akan menjadi tuan rumah final Piala Dunia itu jauh dari ideal.
Melansir BBC, Adrien Rabiot, yang bermain penuh dan menyumbang assist untuk gol kedua Bradley Barcola, mengaku kurang nyaman dengan permukaan lapangan yang digunakan di piala dunia kali ini.
Baca Juga: Empat Statistik Gila Lionel Messi di Piala Dunia Setelah Hattrick ke Gawang Aljazair
"Lapangan... saya bahkan tidak tahu apakah bisa disebut lapangan. Rasanya lebih seperti permukaan buatan - cukup keras dan cukup kaku," kata Rabiot usai pertandingan.
Keluhan Rabiot Senada dengan Vinicius Junior
Keluhan dari pemain Prancis tersebut bukan yang pertama muncul selama turnamen berlangsung. Sebelumnya, penyerang Brasil Vinicius Junior juga mengkritik kondisi lapangan setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka.
Menurut bintang Real Madrid itu, cuaca panas membuat permukaan lapangan menjadi cepat kering sehingga memengaruhi kualitas permainan. "Di babak kedua, dengan cuaca panas, lapangan menjadi sangat cepat kering. Permainan menjadi sangat lambat dan kami tidak bisa menemukan ritme permainan kami," ujar Vinicius.
Baca Juga: Erling Haaland Sebut Lionel Messi Gila usai Hattrick Spektakuler Bersama Timnas Argentina
Stadion MetLife yang berkapasitas 78.576 penonton sejatinya merupakan markas dua tim NFL, New York Giants dan New York Jets. Sebelum Piala Dunia digelar, stadion tersebut menggunakan rumput sintetis.
Untuk keperluan turnamen, penyelenggara memasang lapangan rumput sementara sebagai pengganti permukaan buatan yang selama ini digunakan. Meski demikian, kualitas lapangan masih menjadi sorotan para pemain.
Menariknya, permukaan sintetis MetLife memang memiliki reputasi yang kurang baik di kalangan NFL. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pemain mengalami cedera serius di stadion tersebut.
Salah satu kasus terbaru menimpa wide receiver New York Giants, Malik Nabers, yang mengalami cedera ligamen anterior cruciate (ACL) pada September lalu. Insiden tersebut semakin memperkuat reputasi yang dijuluki sebagian pihak sebagai kutukan MetLife.
Akan Jadi Venue Final Piala Dunia
Stadion MetLife memiliki peran penting sepanjang Piala Dunia 2026. Selain menjadi tempat pertandingan grup terakhir Inggris melawan Panama pada 27 Juni, stadion megah tersebut juga dijadwalkan menjadi tuan rumah partai final pada 19 Juli mendatang. Sementara itu, Senegal akan kembali bermain di venue yang sama saat menghadapi Norwegia pada 22 Juni.
MetLife sendiri termasuk dalam delapan stadion yang dipasangi rumput sementara untuk turnamen ini. Secara keseluruhan, 16 stadion digunakan sebagai venue Piala Dunia 2026, dengan sejumlah lapangan lainnya juga mendapat penyesuaian demi memenuhi standar FIFA.
Baca Juga: Video Zinedine Zidane Menonton Gawang Putranya Dibobol Messi Jadi Viral