JawaPos.com - Kapten Timnas Senegal, Kalidou Koulibaly, menyampaikan keprihatinannya terkait berbagai hambatan yang dihadapi penggemar Afrika untuk menghadiri Piala Dunia.
Pernyataan bek berpengalaman tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola internasional dan memicu diskusi mengenai akses suporter dari berbagai negara ke turnamen terbesar dunia itu.
Koulibaly mengungkapkan bahwa dirinya merasa kesulitan yang dialami keluarga pemain dan para pendukung Afrika seharusnya tidak terjadi dalam ajang yang mengusung semangat persatuan melalui olahraga.
Menurutnya, sepak bola merupakan milik semua orang tanpa memandang asal negara maupun latar belakang.
Dalam keterangannya, pemain yang saat ini membela klub Arab Saudi itu menjelaskan bahwa federasi sepak bola Senegal telah berupaya keras untuk membantu keluarga pemain agar dapat hadir dan memberikan dukungan langsung dari tribun.
Namun, berbagai kendala administrasi dan pembatasan perjalanan disebut masih menjadi tantangan bagi banyak pihak.
Baca Juga: Pelatih Ghana Carlos Queiroz Masuk Rekor Dunia, Lima Kali Pimpin Tim di Piala Dunia
“Saya tidak mengerti mengapa penggemar Afrika diberi begitu banyak hambatan untuk datang. Sepak bola adalah untuk semua orang,” ujar Koulibaly.
Meski menyampaikan kritik yang cukup tegas, Koulibaly memilih untuk tidak masuk terlalu jauh ke ranah politik. Ia lebih menekankan pentingnya kesempatan yang setara bagi seluruh suporter yang ingin mendukung negaranya di panggung dunia.
Bagi pemain berusia 35 tahun tersebut, kehadiran keluarga dan penggemar memiliki peran penting dalam perjalanan sebuah tim selama turnamen berlangsung.
Dukungan dari tribun tidak hanya memberi semangat tambahan bagi para pemain, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan budaya sepak bola yang selalu hadir dalam setiap edisi Piala Dunia.
Senegal sendiri dikenal memiliki basis suporter yang besar dan fanatik. Kehadiran mereka di stadion kerap menghadirkan suasana meriah dengan nyanyian, tarian, serta warna khas yang menjadi representasi budaya Afrika.
Karena itu, Koulibaly berharap jumlah pendukung Afrika yang hadir di stadion bisa sebanyak tim-tim Afrika yang berjuang di lapangan.
Baca Juga: Prediksi Skor Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026: Kans Cyle Larin Bombardir Gawang The Maroons
Pernyataan sang kapten pun dengan cepat menyebar luas di media sosial dan mendapat beragam respons dari penggemar sepak bola di berbagai negara.
Banyak yang mendukung pandangannya dan menilai bahwa turnamen sebesar Piala Dunia seharusnya dapat diakses oleh seluruh pencinta sepak bola secara lebih merata.
Di tengah berbagai perdebatan yang muncul, pesan utama Koulibaly tetap sederhana. Ia ingin sepak bola menjadi ruang yang terbuka bagi semua orang, termasuk para pendukung Afrika yang ingin memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaannya dari tribun stadion.Tagging: PialaDunia2026