← Beranda
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Mengapa Bendera Arab Saudi Tidak Diletakkan di Tanah? Ini Alasan dan Maknanya!
Andre Rizal Hanafi• Selasa, 16 Juni 2026 | 23.45 WIB
Bendera Arab Saudi jelang lawan Uruguay. (istimewa)

 

JawaPos.com - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan menarik di atas lapangan, tetapi juga berbagai momen unik yang menjadi perhatian penonton. 

Salah satu yang mencuri perhatian terjadi saat laga yang melibatkan Arab Saudi, ketika bendera negara tersebut diperlakukan berbeda dibandingkan bendera peserta lainnya saat prosesi lagu kebangsaan.

Pada umumnya, bendera-bendera berukuran besar yang dibawa ke tengah lapangan akan dibentangkan atau diletakkan di permukaan lapangan selama lagu kebangsaan diperdengarkan. 

Baca Juga: Klasemen Grup H Piala Dunia 2026: Uruguay Memimpin, Arab Saudi Stabil, Spanyol Tercecer di Posisi Ketiga

Namun, dalam prosesi yang melibatkan Arab Saudi, bendera negara tersebut justru diangkat dan tetap berkibar saat lagu kebangsaan dimainkan.

Perlakuan khusus tersebut bukan tanpa alasan. Bendera Arab Saudi memiliki karakteristik yang berbeda dari sebagian besar bendera negara lain karena memuat kalimat syahadat atau kalimat tauhid dalam tulisan Arab. 

Kalimat tersebut memiliki makna religius yang sangat penting bagi umat Islam sehingga penggunaannya diatur dengan penuh penghormatan.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan Lawan Arab Saudi

Karena memuat unsur keagamaan yang sakral, banyak pihak berupaya menghindari kondisi yang dianggap dapat mengurangi penghormatan terhadap tulisan tersebut, termasuk meletakkannya di tanah saat upacara resmi berlangsung. 

Oleh sebab itu, dalam sejumlah kesempatan internasional, bendera Arab Saudi sering diperlakukan dengan tata cara khusus.
Momen serupa terlihat dalam pertandingan Arab Saudi melawan Uruguay di Piala Dunia 2026. 

Saat lagu kebangsaan diperdengarkan, bendera Arab Saudi tetap diangkat oleh petugas sehingga tidak berada di permukaan lapangan seperti bendera lainnya.

Menariknya, Uruguay juga melakukan penyesuaian serupa terhadap bendera mereka pada prosesi tersebut. Langkah ini diduga dilakukan untuk menjaga keselarasan visual selama upacara berlangsung sehingga tidak terlihat adanya perbedaan yang mencolok antara kedua negara yang sedang bertanding.

Bagi sebagian penonton, kejadian ini mungkin tampak sebagai detail kecil yang mudah terlewat. Namun bagi banyak umat Muslim di berbagai belahan dunia, tindakan tersebut memiliki makna simbolis yang cukup besar karena menunjukkan penghormatan terhadap unsur keagamaan yang terdapat pada bendera Arab Saudi.

Baca Juga: 4 Imbang dan 2 Menang! Tim Asia Belum Terkalahkan di Piala Dunia 2026

Kehadiran momen ini juga menjadi contoh bagaimana ajang olahraga terbesar dunia dapat menjadi ruang bagi penghormatan terhadap keberagaman budaya dan keyakinan. 

Di tengah atmosfer kompetisi yang ketat, perhatian terhadap nilai-nilai simbolik seperti ini menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya menyatukan bangsa melalui pertandingan, tetapi juga melalui penghargaan terhadap identitas dan tradisi masing-masing negara.

EDITOR: Banu Adikara