JawaPos.com - Timnas Jepang dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola terbesar di Asia. Namun di balik prestasi mereka di lapangan, ada satu hal yang sering menimbulkan pertanyaan dari para penggemar sepak bola dunia.
Mengapa Jepang menggunakan jersey biru, padahal warna bendera nasional mereka adalah merah dan putih? Ternyata, pemilihan warna biru memiliki latar belakang sejarah yang panjang dan sudah menjadi bagian dari identitas sepak bola Jepang selama puluhan tahun.
Awal mula penggunaan warna biru dapat ditelusuri hingga tahun 1930. Saat itu, Jepang mengikuti Far Eastern Championship Games dengan tim yang sebagian besar berasal dari Tokyo Imperial University.
Baca Juga: Luis de la Fuente Pujian Gavi: Pemain Muda yang Menjadi Inspirasi Timnas Spanyol
Tim tersebut mengenakan seragam berwarna biru muda dan berhasil menorehkan hasil yang cukup baik dalam turnamen tersebut. Keberhasilan itu membuat warna biru mulai identik dengan sepak bola Jepang.
Meski belum menjadi warna resmi, kesan positif yang ditinggalkan tim saat itu membuat warna tersebut terus digunakan dalam berbagai kesempatan berikutnya. Identitas biru semakin kuat pada Olimpiade Berlin 1936.
Dalam salah satu pertandingan paling bersejarah, Jepang secara mengejutkan berhasil mengalahkan Swedia yang saat itu lebih diunggulkan. Kemenangan tersebut diraih ketika Jepang mengenakan jersey biru.
Baca Juga: Lawan Tim Debutan di Piala Dunia, Mikel Merino Minta Timnas Spanyol Tak Anggap Remeh Tanjung Verde
Laga itu kemudian dikenal sebagai salah satu momen terbesar dalam sejarah awal sepak bola Jepang. Sejak saat itu, warna biru mulai dianggap membawa keberuntungan bagi tim nasional.
Meski demikian, Jepang sempat mencoba kembali menggunakan warna yang lebih dekat dengan bendera nasional mereka. Pada periode 1988 hingga 1992, tim nasional mengenakan kombinasi merah dan putih sebagai identitas utama.
Namun, pergantian warna tersebut tidak diiringi dengan peningkatan prestasi yang signifikan. Setelah kembali menggunakan jersey biru pada tahun 1992, sepak bola Jepang justru memasuki era perkembangan yang pesat.
Dalam beberapa tahun berikutnya, Jepang berhasil meraih berbagai pencapaian penting, termasuk tampil secara rutin di putaran final Piala Dunia dan menjadi salah satu tim paling konsisten di Asia.
Selain faktor sejarah dan tradisi, warna biru juga memiliki makna simbolis bagi Jepang. Biru dianggap mewakili langit dan lautan yang mengelilingi negara kepulauan tersebut. Warna ini mencerminkan semangat, ketenangan, dan karakter masyarakat Jepang yang dekat dengan alam.
Dari kombinasi sejarah, simbolisme, dan keberhasilan di lapangan itulah lahir identitas yang kini dikenal dunia sebagai Samurai Blue. Hingga saat ini, jersey biru bukan sekadar warna seragam bagi Timnas Jepang, melainkan simbol perjalanan panjang yang telah menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola negeri Sakura.
Baca Juga: Kisah Deniz Undav, Pemain Keturunan Kurdi yang Bersinar untuk Timnas Jerman di Piala Dunia 2026