← Beranda
David Raya Siap Bersaing Demi Posisi Kiper Utama Timnas Spanyol di Piala Dunia
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 16 Juni 2026 | 04.14 WIB
David Raya menegaskan persaingan sehat antara kiper Spanyol menjelang Piala Dunia 2026, dengan Unai Simon dan Joan Garcia. (ig @sefutbol) 

 

JawaPos.com - David Raya menegaskan bahwa persaingan memperebutkan posisi penjaga gawang utama timnas Spanyol merupakan sesuatu yang sehat menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Kiper Arsenal tersebut akan bersaing dengan Joan Garcia dan Unai Simon untuk mendapatkan tempat di bawah mistar gawang La Roja.

David Raya datang dengan reputasi mentereng setelah meraih tiga penghargaan Sarung Tangan Emas Liga Primer Inggris secara beruntun. Pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente diperkirakan tetap akan mempercayakan posisi starter kepada Unai Simon saat Spanyol menghadapi Tanjung Verde pada laga pembuka Grup H piala dunia, Senin (15/6).

Simon memang sudah lama menjadi pilihan utama timnas Spanyol dan berperan besar dalam keberhasilan La Roja menjuarai Euro 2024. Namun, kehadiran David Raya dan Joan Garcia membuat persaingan di posisi penjaga gawang semakin sengit pada turnamen piala dunia.

Baca Juga: Kaka Percaya Carlo Ancelotti Akan Membalikkan Keadaan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

Persaingan Sehat di Antara Tiga Kiper

Melansir ESPN, berbicara di markas latihan Spanyol di Chattanooga, Tennessee, Raya mengatakan bahwa ketiganya justru saling membantu untuk berkembang.

"Kami menanggapi perdebatan ini] dengan sangat alami. Selalu ada banyak persaingan, dengan para penjaga gawang yang kami miliki. Kami berusaha saling mendorong untuk menjadi lebih baik, dan membuat tugas manajer sedikit lebih sulit dalam memilih," turu David Raya.

"Kami di sini untuk saling membantu. Siapa pun yang bermain di pertandingan pertama, kedua, dan ketiga akan melakukan yang terbaik yang mereka bisa," lanjut dia.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Minta Timnas Brasil Tingkatkan Performa Jika Ingin Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026

Pernyataan tersebut menunjukkan suasana harmonis di dalam skuad Spanyol, meski persaingan untuk menjadi pilihan utama sangat terbuka.

Joan Garcia dan Unai Simon Punya Modal Kuat

Persaingan semakin menarik karena Joan Garcia juga tampil impresif sepanjang musim lalu bersama Barcelona. Namun, dalam laga pemanasan menjelang Piala Dunia, Garcia sempat melakukan kesalahan yang berujung gol saat Spanyol bermain imbang 1-1 melawan Irak.

Sementara itu, Unai Simon kembali dipercaya menjadi starter ketika Spanyol mengalahkan Peru 3-1. Dalam laga tersebut, Raya dimainkan pada babak kedua.

"Wajar jika di media, dengan Joan dan Unai di LaLiga, ada perdebatan. Saya sudah lama tidak berada di Spanyol. Saya ingat pertama kali saya datang ke tim nasional, orang-orang bertanya siapa saya," ujar Raya.

"Saya mencoba mempersulit manajer untuk mengambil keputusan."

Raya sudah meninggalkan Spanyol sejak 2012 ketika bergabung dengan Blackburn Rovers. Karirnya kemudian berlanjut bersama Southport, Brentford, hingga akhirnya mencapai level tertinggi bersama Arsenal.

Baca Juga: Carlo Ancelotti dan Casemiro Jadi Sasaran Kritik usai Timnas Brasil Ditahan Maroko

Meski telah menghabiskan 14 tahun terakhir di Inggris dan baru menjalani debut bersama timnas Spanyol pada 2022, kiper berusia 30 tahun itu mengaku tidak pernah sekalipun mempertimbangkan untuk membela Inggris.

"Tidak, itu tidak pernah terlintas di pikiran saya. Saya merasa sebagai orang Spanyol. Saya selalu ingin bermain untuk Spanyol, dan saya tidak pernah memikirkannya," tegas dia.

Spanyol Bersiap Memulai Perjalanan

Spanyol akan memulai kampanye mereka di Grup H dengan menghadapi Tanjung Verde di Atlanta. Setelah itu, tim asuhan Luis de la Fuente masih harus melawan Arab Saudi sebelum menutup fase grup dengan pertandingan melawan Uruguay di Guadalajara.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Sebut Timnas Brasil Tampil Gugup saat Ditahan Maroko di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Dengan tiga kiper berkualitas yang sama-sama berada dalam performa terbaik, Spanyol memiliki kemewahan yang jarang dimiliki banyak negara lain. Kini, keputusan akhir ada di tangan Luis de la Fuente, yang harus menentukan siapa sosok yang paling tepat mengawal gawang La Roja dalam perburuan gelar juara dunia 2026.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah