JawaPos.com - Vinicius Junior kembali menunjukkan kualitas di panggung terbesar sepak bola dunia. Ketika timnas Brasil berada dalam situasi sulit saat menghadapi Maroko pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026, pemain sayap Real Madrid itu muncul dengan aksi brilian yang menyelamatkan Selecao dari kekalahan.
Dalam pertandingan di hadapan lebih dari 75 ribu penonton, timnas Brasil sempat tertinggal lebih dulu dari Maroko. Namun, Vinicius sukses menghidupkan kembali harapan timnya lewat gol spektakuler yang memastikan laga berakhir imbang 1-1 pada laga grup C Piala Dunia.
Vinicius bekerja sama dengan Bruno Guimaraes sebelum mengecoh beberapa pemain Maroko dan melepaskan tembakan kaki kanan yang bersarang di sudut gawang Yassine Bounou. "Kami harus beradaptasi secepat mungkin karena mereka mencetak gol terlalu cepat, dan itu benar-benar mengubah cara bermain kami," kata Vinicius melalui penerjemah, dikutip dari Fox Sports.
Baca Juga: Lamine Yamal dalam Kondisi Prima Jelang Lawan Tanjung Verde, tapi Belum Bisa Main 90 Menit
Gol tersebut menjadi penyelamat timnas Brasil dalam satu-satunya pertandingan fase grup yang mempertemukan dua tim penghuni 10 besar ranking FIFA. Meski demikian, pelatih Carlo Ancelotti tetap mendapat sorotan karena belum memberikan kesempatan kepada Endrick untuk tampil.
Terlepas dari kritik tersebut, Vinicius menjadi sosok pembeda bagi Brasil pada awal perjalanan mereka di Piala Dunia keduanya. "Dia bermain bagus," ujar Ancelotti.
"Dia berbahaya, dan saya pikir dia memiliki semua kemampuannya untuk tampil baik di Piala Dunia," tutur Ancelotti.
Merasa Masih Bisa Lebih Baik
Meski menjadi pencetak gol penyama kedudukan, Vinicius merasa penampilannya masih jauh dari sempurna. Pemain yang mencetak 16 gol dalam 36 pertandingan bersama Real Madrid musim lalu itu mengakui kemampuan teknisnya belum mencapai level terbaik.
"Saya yakin saya bisa banyak berkembang. Saya berhasil mencetak gol, tetapi kemampuan teknis saya belum 100%. Saya bisa meningkatkan kemampuan itu dan membantu Brasil dalam serangan," kata Vinicius.
Gol ke gawang Maroko juga memiliki arti khusus bagi Vinicius. Itu merupakan gol pertamanya dalam duel langsung melawan kapten Maroko, Achraf Hakimi, baik di level internasional maupun saat keduanya berhadapan di level klub.
Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengakui, kualitas bintang Brasil itu luar biasa. Timnya melakukan kesalahan dalam mengantisipasi serangan yang berujung pada gol Vinicius.
"Vinicius, jelas dia pemain hebat. Tapi kami tidak memiliki cukup pemain di zona tersebut saat itu. Kami tiba-tiba kehilangan bola, dan mereka melakukan serangan balik, sehingga jauh lebih sulit untuk bertahan. Dan ketika Anda berhadapan dengan Vinicius, yah, sulit untuk bertahan bersama," kata Ouahbi melalui penerjemah.
Ancelotti Dinilai Berperan Besar
Gol ke gawang Maroko menjadi gol ke-10 Vinicius bersama tim nasional Brasil dan tercipta dalam penampilannya yang ke-50 bersama Selecao. Pemain bernomor punggung tujuh itu juga memberikan pujian kepada Ancelotti, sosok yang sangat mengenalnya setelah keduanya bekerja sama selama bertahun-tahun di Real Madrid.
Baca Juga: Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
"Dia membantu saya beradaptasi secepat mungkin dengan tim saya, dan dia memberi saya perhatian yang saya butuhkan dan pantas dapatkan. Saya akan berbuat lebih banyak untuknya," ujar Vinicius.
Meski Brasil gagal meraih kemenangan di laga pembuka, performa Vinicius menjadi salah satu sisi positif yang bisa dibawa Selecao ke pertandingan berikutnya. Namun, sang bintang sendiri menegaskan bahwa para pendukung belum melihat versi terbaiknya.