JawaPos.com - Tim nasional Amerika Serikat memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang sempurna. Pasukan Mauricio Pochettino sukses menghajar Paraguay 4-1 dalam laga pembuka Grup D dan mencatat sejarah baru.
Gol bunuh diri Damian Bobadilla membuka keunggulan USMNT sebelum Folarin Balogun mencetak dua gol dan menjadi pemain Amerika pertama sejak 1930 yang mampu membukukan brace dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Paraguay sempat memperkecil ketertinggalan lewat Mauricio di babak kedua, tetapi Giovanni Reyna memastikan kemenangan tuan rumah melalui gol spektakuler pada masa injury time.
Baca Juga: Kabar Cedera Christian Pulisic Setelah Kemenangan Telak Timnas Amerika Serikat
Tendangan trivela pemain Borussia Monchengladbach itu sekaligus membuat Amerika Serikat untuk pertama kalinya mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Legenda USMNT, Alexi Lalas, bahkan menyebut skuad saat ini sebagai "tim terbaik sepanjang masa" milik Amerika Serikat.
"Itu termasuk yang terbaik. Saya tidak tahu apakah dari segi keterampilan itu nomor satu, tetapi saya pikir untuk saat ini dan mencetak gol di Piala Dunia, saya pasti akan menempatkannya di urutan teratas," kata Reyna usai pertandingan.
Selebrasi Menutup Telinga Sempat Disalahartikan
Setelah mencetak gol, Reyna melakukan selebrasi dengan berlari sambil menutup kedua telinganya. Aksi tersebut langsung memicu berbagai spekulasi.
Sebagian pihak menduga selebrasi itu merupakan sindiran terhadap peristiwa Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika ia sempat terlibat kontroversi dengan pelatih saat itu, Gregg Berhalter, dan hampir dipulangkan karena masalah disiplin.
Baca Juga: VAR Mencatat Sejarah Mistaken Identity dalam Laga Timnas Amerika Serikat vs Paraguay, Apa Maksudnya?
Namun, melansir Talk Sport, Reyna membantah anggapan tersebut.
"Itu lebih merupakan sesuatu yang hanya saya, sahabat saya, dan saudara laki-laki saya bicarakan, tetapi tidak ada hubungannya dengan Qatar 2022. Sesuatu antara saya dan saudara laki-laki saya."
Ketika diminta menjelaskan lebih jauh, pemain berusia 23 tahun itu hanya menjawab singkat sambil tersenyum.
"Hanya saja, saya rasa saya tidak banyak mendengar."
Selebrasi Kedua Berisi Kabar Bahagia
Menariknya, selebrasi Reyna tidak berhenti sampai di situ. Setelah merayakan gol bersama rekan-rekannya, gelandang serang tersebut mengambil bola dan menyelipkannya di bawah jersey sambil mengisap ibu jarinya. Gestur klasik tersebut ternyata memiliki makna yang jauh lebih spesial.
Baca Juga: Timnas Amerika Serikat vs Paraguay: Mengapa Kartu Kuning Tim Ream Dibatalkan oleh VAR?
Reyna mengumumkan bahwa sang istri, Chloe Ortolano, tengah mengandung.
"Istri saya sedang hamil," ungkapnya.
"Aku sudah tahu sejak beberapa bulan lalu. Jadi aku menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya. Dan rasanya ini adalah waktu yang tepat."
Sulit membayangkan panggung yang lebih sempurna untuk membagikan kabar bahagia tersebut. Gol pertama di Piala Dunia, kemenangan telak untuk tim nasional, dan pengumuman bahwa dirinya akan segera menjadi ayah membuat malam itu menjadi salah satu momen paling berkesan dalam karier Giovanni Reyna.
Kini, Amerika Serikat memimpin klasemen sementara Grup D dan bersiap menghadapi Australia di Seattle pada 19 Juni mendatang, dengan kepercayaan diri yang sedang berada di level tertinggi.