JawaPos.com - Amerika Serikat memulai Piala Dunia 2026 dengan cara yang nyaris sempurna. Tim asuhan Mauricio Pochettino tampil dominan dan membungkam Paraguay dengan skor telak 4-1 di depan pendukung sendiri.
Semua berjalan sesuai rencana. Taktik Pochettino sukses, para pemain tampil gemilang, dan atmosfer stadion begitu meriah. Namun, ada satu momen yang sempat membuat para pendukung tuan rumah menahan napas, yakni ketika Christian Pulisic tidak kembali ke lapangan pada babak kedua.
Bintang utama USMNT itu terpaksa ditarik keluar setelah mengalami masalah pada kaki kirinya.
Baca Juga: 4 Fakta Penting dari Kemenangan Telak AS atas Paraguay di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Apa Cedera yang Dialami Christian Pulisic?
Pulisic sebenarnya tampil impresif pada babak pertama. Namun, sebuah benturan yang diterimanya membuat pemain AC Milan tersebut harus mengakhiri pertandingan lebih cepat.
Melansir Sports Illustrated, usai laga, Pulisic menjelaskan bahwa masalah yang dialaminya tidak terlalu serius.
“Saya hanya sedikit terkena tendangan di babak pertama, jadi saya sangat berharap itu bukan apa-apa,” ungkap Pulisic.
Baca Juga: VAR Mencatat Sejarah Mistaken Identity dalam Laga Timnas Amerika Serikat vs Paraguay, Apa Maksudnya?
Pemain berusia 27 tahun itu menambahkan bahwa bagian yang mengalami masalah adalah betis kiri. Menurut Mauricio Pochettino, cedera tersebut sebenarnya sudah mulai dirasakan Pulisic beberapa hari sebelum pertandingan melawan Paraguay. Benturan yang diterimanya di babak pertama membuat rasa sakit itu semakin terasa.
Pelatih asal Argentina tersebut bahkan mengungkapkan bahwa kondisi Pulisic sempat memburuk saat jeda pertandingan. “Ketika tubuh Pulisic mulai kedinginan, dia tidak bisa berjalan,” kata Pochettino kepada wartawan.
Karena itulah, keputusan untuk menggantinya dengan Sebastian Berhalter dilakukan secara mendadak.
Hanya Langkah Pencegahan
Meski pernyataan Pochettino sempat membuat khawatir, baik sang pelatih maupun Pulisic berusaha menenangkan para pendukung Amerika Serikat.
Pochettino menegaskan bahwa timnya tidak ingin mengambil risiko yang tidak perlu, terlebih saat mereka sudah unggul nyaman 3-0 dan Paraguay bahkan belum mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran.
“Kami tidak ingin mengambil risiko apa pun,” ujar Pochettino.
Baca Juga: Perbanas dan Ubaya Ukir Sejarah, Jadi Juara Perdana Campus League Basketball
Pulisic juga menegaskan bahwa pergantian tersebut lebih bersifat pencegahan agar kondisinya tidak semakin parah. “Hari ini saya mengambil sedikit tindakan pencegahan, tetapi saya berharap saya akan baik-baik saja dalam beberapa hari ke depan,” kata sang kapten.
Berpeluang Tampil Lawan Australia
Kabar baiknya, Amerika Serikat masih memiliki waktu sekitar satu pekan sebelum pertandingan berikutnya. USMNT dijadwalkan menghadapi Australia pada 19 Juni di Seattle, sehingga Pulisic memiliki cukup waktu untuk memulihkan kondisinya.
Melihat optimisme yang ditunjukkan oleh pemain maupun staf pelatih, peluang Pulisic untuk tampil pada pertandingan tersebut masih sangat terbuka. Dan jika pemain sayap andalan itu mampu kembali dengan performa yang sama seperti saat menghadapi Paraguay, Australia tentu akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat.
Baca Juga: Jesse Marsch Anggap Pemain Timnas Kanada Lebih Nasionalis Dibanding Timnas AS
Untuk saat ini, para pendukung Amerika Serikat bisa sedikit bernapas lega. Cedera Christian Pulisic tampaknya tidak separah yang sempat dikhawatirkan, dan sang bintang masih berpeluang besar memimpin USMNT dalam lanjutan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.