JawaPos.com - Carlo Ancelotti mengaku antusias menghadapi salah satu momen paling spesial dalam karier kepelatihannya. Pelatih berusia 67 tahun itu akan menjalani pertandingan Piala Dunia pertamanya saat Brasil menghadapi Maroko pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026, Sabtu (13/6) di New Jersey.
Setelah meraih berbagai gelar bersama AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, Bayern Munchen, dan Real Madrid, Ancelotti kini memasuki babak baru bersama tim nasional Brasil. Melansir ESPN, pelatih asal Italia tersebut mengaku merasakan kehormatan besar bisa menangani negara dengan sejarah paling sukses di Piala Dunia.
"Ini pengalaman baru bagi saya. Ini sesuatu yang istimewa. Jelas ini membawa banyak tanggung jawab. Merupakan suatu kehormatan untuk mewakili negara sepak bola dan tim nasional paling berprestasi di dunia. Ini suatu kehormatan dan tanggung jawab. Ini momen yang indah bagi saya," kata Ancelotti dalam konferensi pers.
Baca Juga: Timnas Brasil Siap Memburu Gelar Keenam Piala Dunia, Penantian 24 Tahun Jadi Taruhan Besar
Carlo Ancelotti mulai menangani Brasil pada Mei 2025 dan kini mengemban tugas mengakhiri puasa gelar juara dunia Selecao yang sudah berlangsung sejak 2002.
Yakin Brasil Bisa Menandingi Siapa Pun
Meski belum ada tim yang dianggap sebagai favorit mutlak, Ancelotti percaya skuad yang dimilikinya cukup kuat untuk menghadapi siapa saja.
"Ini adalah tim yang mampu bersaing dengan siapa pun. Kami bisa menghadapi tim mana pun. Kami memiliki kualitas teknis dan pengalaman, dan kami sangat yakin bisa menghadapi tim mana pun. Kami memiliki firasat baik tentang Piala Dunia ini. Kami siap dan telah mempersiapkan diri. Saat ini belum ada favorit yang jelas untuk Piala Dunia. Beberapa tim akan memiliki kesempatan untuk bersaing hingga akhir," papar Ancelotti.
Baca Juga: Alisson Becker Puji Pengaruh Carlo Ancelotti di Timnas Brasil: Dia Seorang Juara Sejati
Ancelotti juga mengungkapkan kabar positif mengenai Neymar. Menurutnya, sang bintang diperkirakan sudah bisa kembali berlatih pada pekan depan.
Vinicius Junior: Kami Datang untuk Menjadi Juara
Optimisme serupa juga diungkapkan Vinicius Junior. Penyerang Real Madrid itu menegaskan Brasil datang ke Amerika Utara dengan satu tujuan, yakni mengangkat trofi Piala Dunia keenam.
"Kami datang untuk menjadi pemenang," kata Vinicius. Kami berada di level yang sama dengan tim-tim besar lainnya. Kami memiliki pemain-pemain hebat dan kami telah menjadi lebih baik dalam beberapa bulan terakhir," tutur Vinicius.
"Kami di sini untuk mencoba mengubah sejarah dan mengembalikan Brasil ke tempat yang seharusnya tidak pernah ditinggalkan, yaitu kembali ke puncak," ibuh dia.
Pemain berusia 25 tahun tersebut juga berharap seluruh rakyat Brasil memberikan dukungan penuh kepada tim selama turnamen berlangsung.
"Seluruh bangsa Brasil harus berada di pihak kami dan kami akan melakukan segala daya upaya untuk kembali ke puncak. Saya di sini bukan untuk menjadi pemain terbaik di turnamen ini, saya di sini untuk membantu Brasil menang," tandas Vinicius.
Misi Mengakhiri Penantian 24 Tahun
Brasil datang ke Piala Dunia 2026 dengan tekanan besar. Juara dunia lima kali itu sudah 24 tahun tidak mengangkat trofi sejak terakhir kali menjadi kampiun pada 2002.
Selain menghadapi Maroko, Selecao juga akan berhadapan dengan Haiti dan Skotlandia di Grup C. Dengan pengalaman dan mental juara yang dimiliki Ancelotti, Brasil berharap akhirnya bisa kembali berdiri di puncak sepak bola dunia.