JawaPos.com - Kanada memang berhasil menghindari kekalahan di laga pembuka Piala Dunia 2026, tetapi hasil imbang 1-1 melawan Bosnia and Herzegovina menyisakan beberapa pekerjaan rumah bagi Jesse Marsch.
Tampil di depan publik sendiri, Les Rouges sempat tertinggal lebih dulu lewat sundulan Jovo Lukic pada menit ke-21. Setelah kesulitan membongkar pertahanan Bosnia sepanjang pertandingan, Kanada akhirnya diselamatkan oleh gol Cyle Larin yang hanya membutuhkan waktu 121 detik sejak masuk dari bangku cadangan.
Meski berhasil mengamankan poin pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia, Kanada tentu kecewa karena gagal mengubah dominasi mereka menjadi kemenangan.
Baca Juga: Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada Jelang Laga Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026
Melansir Sports Mole, kini, menjelang pertandingan kedua melawan Qatar, Marsch dihadapkan pada dua dilema besar.
Menunggu Kembalinya Alphonso Davies
Salah satu absennya yang paling terasa saat melawan Bosnia adalah Alphonso Davies.
Kapten sekaligus bintang Bayern Munich tersebut masih menjalani pemulihan cedera hamstring yang dialaminya pada Mei lalu. Sebelum pertandingan pembuka, Marsch mengungkapkan bahwa proses pemulihan Davies berjalan dengan baik dan tim medis siap meningkatkan intensitas latihan sang pemain. Kehadiran Davies jelas sangat dirindukan.
Baca Juga: Komentar Jesse Marsch saat Kanada Imbang Lawan Bosnia Bikin Adem
Tanpa pemain berusia 25 tahun itu, Kanada memang mampu menguasai bola, tetapi terlihat kurang tajam dan minim kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Dominasi yang mereka miliki baru membuahkan hasil setelah pergantian pemain dilakukan pada babak kedua.
Marsch sendiri mengakui bahwa timnya bermain dengan "ragu-ragu" dan kurang menunjukkan intensitas yang diinginkannya.
Jika Davies mampu pulih tepat waktu untuk laga melawan Qatar, Kanada akan mendapatkan suntikan kualitas yang sangat dibutuhkan. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan individunya bisa menjadi pembeda dalam upaya meraih kemenangan pertama di Piala Dunia.
Dan dengan posisi mereka yang masih terbuka lebar untuk lolos ke fase gugur, kembalinya sang kapten akan menjadi kabar yang sangat menggembirakan.
Sudah Saatnya Cyle Larin Menjadi Starter?
Dilema kedua menyangkut lini depan Kanada.
Sebelum pertandingan melawan Bosnia, sebenarnya sudah muncul perdebatan mengenai apakah Cyle Larin layak dimainkan sejak awal. Penyerang Southampton itu datang ke Piala Dunia dengan modal performa impresif setelah mencetak enam gol dalam delapan pertandingan terakhir Championship.
Baca Juga: Rating Pemain Kanada vs Bosnia: Raih Poin Pertama dalam Sejarah Piala Dunia
Namun, Jesse Marsch memilih memasang Tani Oluwaseyi dan Jonathan David sebagai duet utama. Keputusan tersebut ternyata tidak memberikan hasil yang diharapkan.
Jonathan David menjalani laga yang mengecewakan dan gagal memaksimalkan peluang emas yang dimilikinya. Sementara itu, Oluwaseyi juga tampil kurang efektif dan kesulitan memberikan ancaman berarti bagi pertahanan Bosnia.
Sebaliknya, Larin langsung menunjukkan perbedaannya begitu masuk pada menit ke-76.
Hanya dua menit berselang, ia menerima umpan dari Promise David, melewati Tarik Muharemovic, lalu melepaskan tembakan yang berbuah gol penyama kedudukan. Meski sempat terbantu oleh pantulan bola, pergerakan dan instingnya di kotak penalti menunjukkan kualitas seorang striker berpengalaman.
Baca Juga: Profil Cyle Larin: Penyelamat Kanada dari Kekalahan Lawan Bosnia Herzegovina
Bahkan, Larin hampir menjadi pahlawan kemenangan Kanada di masa injury time sebelum upayanya digagalkan blok gemilang Tarik Muharemovic.
Melihat performa para penyerang utama yang kurang meyakinkan dan ketajaman yang sedang dimiliki Larin, sulit untuk mengabaikan argumen bahwa pemain berusia 31 tahun itu pantas mendapat tempat di susunan pemain inti saat menghadapi Qatar.
Keputusan Penting Menanti Marsch
Kanada masih berada dalam posisi yang bagus untuk melaju ke babak 16 besar. Namun, untuk meraih kemenangan pertama mereka di putaran final Piala Dunia, Jesse Marsch harus mengambil keputusan yang tepat.
Apakah Alphonso Davies sudah cukup fit untuk kembali bermain? Dan apakah sudah waktunya Cyle Larin mendapatkan tempat sebagai starter?
Jawaban atas dua pertanyaan itu bisa sangat menentukan perjalanan Kanada di Piala Dunia 2026.