← Beranda
Top Skor Copa Libertadores 2026, Alex Arce Siap Tampil di Piala Dunia dan Pindah ke Liga Turki
Andre Rizal HanafiSabtu, 13 Juni 2026 | 02.35 WIB
Penyerang Paraguay Alex Arce. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Penyerang Paraguay Alex Arce kembali menjadi sorotan berkat ketajamannya di level klub maupun tim nasional. Striker berusia 30 tahun itu saat ini memimpin daftar pencetak gol Copa Libertadores 2026 dengan koleksi delapan gol bersama Independiente Rivadavia.

Performa tersebut semakin memperkuat reputasi Alex Arce sebagai salah satu penyerang paling konsisten di kawasan CONMEBOL dalam beberapa tahun terakhir. Ke mana pun dia bermain, gol hampir selalu menjadi bagian dari kisahnya.

Musim ini menjadi bukti terbaru. Meski Independiente Rivadavia bukan tim unggulan dalam persaingan Libertadores, Alex Arce mampu tampil menonjol dan menjadi tumpuan utama lini depan. Insting mencetak gol, kemampuan duel udara, serta penyelesaian akhir yang efektif membuatnya menjadi ancaman bagi setiap lawan.

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Kamboja U-19 di Perebutan Tempat Ketiga Piala AFF U-19 2026

Karir Arce tidak dibangun secara instan. Lahir di Carapegua, Paraguay, pada 16 Juni 1995, dia mengawali perjalanan sepak bolanya dari akademi Cerro Porteno. Namun, jalan menuju puncak tidak langsung terbuka lebar.

Setelah hanya mencatatkan satu penampilan bersama tim utama Cerro Porteno, Arce harus menempuh jalur yang lebih panjang. Dia sempat memperkuat Rubio Nu dan Sportivo Ameliano sebelum menemukan performa terbaiknya.

Namanya mulai dikenal luas ketika membela Independiente Rivadavia pada periode 2023 hingga 2024. Dalam 36 pertandingan liga, dia mencetak 28 gol dan menjadi salah satu faktor penting keberhasilan klub tersebut bersaing di Argentina.

Baca Juga: Jadi Penentu Kemenangan Timnas Korea Selatan, Oh Hyeon-gyu Lupa Caranya Jebol Gawang Republik Ceko

Ketajamannya kemudian menarik perhatian klub Ekuador, LDU Quito. Bersama klub tersebut, Arce kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak 31 gol dari 43 pertandingan. Dia turut membantu tim meraih gelar juara Liga Ekuador dan menambah koleksi trofi dalam karir profesionalnya.

Tak heran jika setelah kembali ke Independiente Rivadavia pada 2025, ekspektasi besar langsung mengiringinya. Meski persaingan semakin ketat, Arce tetap mampu memberikan kontribusi penting, termasuk di ajang Copa Libertadores yang menjadi panggung utamanya musim ini.

Di level internasional, Arce mulai mendapatkan kepercayaan bersama Timnas Paraguay sejak 2024. Hingga Juni 2026, ia telah mengoleksi 15 penampilan dan satu gol untuk negaranya. 

Meski belum setajam saat bermain di klub, keberadaannya memberikan alternatif penting bagi lini serang Paraguay. Kini fokus berikutnya adalah Piala Dunia 2026. Dengan performa yang sedang menanjak, Arce berpeluang menjadi salah satu pemain kunci Paraguay dalam upaya mereka melangkah sejauh mungkin di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Menariknya, masa depan Arce juga mulai menjadi bahan pembicaraan. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa sang striker akan melanjutkan karir di Liga Turki setelah Piala Dunia berakhir. Kepindahan itu dipandang sebagai langkah baru bagi pemain yang selama ini sukses membuktikan kualitasnya di Paraguay, Argentina, dan Ekuador.

Jika transfer tersebut benar-benar terwujud, maka Turki akan menjadi babak baru dalam perjalanan seorang penyerang yang karirnya dibangun lewat kerja keras dan konsistensi. Dari klub-klub yang tidak terlalu diperhitungkan hingga menjadi top skor kompetisi paling bergengsi di Amerika Selatan, Álex Arce terus menunjukkan bahwa naluri golnya belum habis.

Baca Juga: Son Heung-min Samai Rekor Hong Myung-bo, Jadi Pemain Korea Selatan di Empat Piala Dunia Berbeda

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah