← Beranda
Ratusan Penggemar Berkumpul di Lapangan Gwanghwamun Seoul untuk Mendukung Timnas Korea Selatan
M Shofyan Dwi KurniawanSabtu, 13 Juni 2026 | 01.49 WIB
Suporter Timnas Korea Selatan padati Lapangan Gwanghwamun, sambut Piala Dunia 2026 dengan antusiasme tinggi! (ig @ktowncz)

 

JawaPos.com - Semangat Piala Dunia 2026 tak hanya terasa di stadion, tetapi juga di jantung ibu kota Korea Selatan, Seoul.  Ratusan penggemar memadati Lapangan Gwanghwamun di Seoul pada Jumat (12/6) pagi untuk memberikan dukungan kepada timnas Korea Selatan yang menjalani laga pembuka Grup A melawan Republik Ceko.

Dengan kick-off yang dijadwalkan berlangsung pukul 11 pagi waktu setempat, sekitar 500 orang sudah berkumpul di kawasan tersebut sejak pukul 9 pagi, menurut perkiraan tidak resmi kepolisian. Meski suhu diperkirakan mencapai 30 derajat Celcius, antusiasme para suporter tidak surut.

Banyak penggemar datang dengan membawa payung untuk melindungi diri dari terik matahari, sementara warna merah khas pendukung Taeguk Warriors mendominasi suasana di pusat kota Seoul. Tradisi nonton bareng dan aksi dukungan di jalanan sendiri telah menjadi bagian dari budaya sepak bola Korea Selatan sejak negara tersebut menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2002. 

Baca Juga: Pelatih Timnas Korea Selatan Puji Kekompakan Tim dalam Kemenangan atas Republik Ceko di Piala Dunia

Pada saat itu, ratusan ribu hingga jutaan orang turun ke jalan-jalan utama di berbagai kota besar untuk memberikan dukungan kepada tim nasional. Melansir Korea Times, lapangan Gwanghwamun pun kembali menjadi salah satu pusat berkumpulnya para suporter.

"Ini pertama kalinya saya ikut sorak-sorai di jalanan, jadi saya sangat gembira," kata Seo Young-shin, seorang pekerja kantoran berusia 37 tahun yang sengaja mengambil cuti demi menghadiri acara tersebut.

"Saya sangat menyukai Piala Dunia. Hari ini adalah pertandingan terpenting, jadi saya berharap kita menang," imbuh dia.

Baca Juga: Gagal Menang atas Timnas Korea Selatan, Pelatih Republik Ceko Akui Kekurangan Timnya

Seo datang bersama dua tetangganya dari Incheon, yang terletak di sebelah barat Seoul. Ketiganya tampil kompak dengan riasan wajah bergambar bendera nasional Korea Selatan.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh seorang pekerja kantoran bermarga Woo. Dia mengaku hanya mengambil cuti setengah hari dan harus kembali bekerja pada sore hari. Meski demikian, hal itu tidak mengurangi optimisme dirinya terhadap tim kesayangan.

Dia bahkan memprediksi Korea Selatan akan meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0. Acara nonton bareng tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Sepak Bola Korea, KT Corp., dan kelompok pendukung resmi tim nasional, Red Devils. Panitia memperkirakan jumlah pengunjung dapat mencapai 6.000 orang sepanjang acara berlangsung.

Menariknya, tidak semua pengunjung datang semata-mata untuk menyaksikan pertandingan. Kehadiran grup K-pop Cortis yang diundang secara khusus sebagai bagian dari rangkaian acara turut menarik perhatian kalangan muda.

"Saya datang untuk melihat Cortis, tetapi saya akan tetap di sini dan menyemangatinya sampai akhir," kata seorang mahasiswa berusia 19 tahun.

Atmosfer meriah di Lapangan Gwanghwamun menjadi bukti bahwa demam Piala Dunia masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Korea Selatan.  Tradisi yang lahir dari kisah bersejarah pada Piala Dunia 2002 kini kembali hidup, seiring harapan para penggemar untuk melihat Son Heung-min dan kawan-kawan melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Pelatih Timnas Korea Selatan Yakin Latihan di Dataran Tinggi Berdampak pada Kemenangan atas Republik Ceko

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah