JawaPos.com - Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya. Timnas Korsel meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Ceko pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026.
Melansir Channel New Asia, menurut Hong, keberhasilan timnya membalikkan keadaan tidak lepas dari kemampuan para pemain dalam menjalankan instruksi yang telah diberikan sebelum pertandingan dimulai.
Sempat tertinggal akibat gol sundulan Ladislav Krejci pada babak kedua, Korea Selatan menunjukkan karakter kuat dengan membalas melalui gol Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu untuk mengamankan tiga poin penting di Guadalajara.
Baca Juga: Gagal Menang atas Timnas Korea Selatan, Pelatih Republik Ceko Akui Kekurangan Timnya
"Sebelum pertandingan, saya menyampaikan dua pesan: jangan menyerah sampai akhir dan bersatu sebagai satu tim. Baik di lapangan maupun di luar lapangan, kita harus bermain sebagai satu tim," kata Hong dalam konferensi pers.
Semangat kebersamaan itu terbukti menjadi kunci kemenangan Taeguk Warriors. Meski sempat kesulitan menembus pertahanan lawan dan tertinggal lebih dahulu, Korea Selatan tetap tenang dan mampu membalikkan keadaan pada paruh kedua pertandingan.
Menariknya, kemenangan tersebut diraih ketika sang kapten sekaligus bintang utama tim, Son Heung-min, tidak berada dalam performa terbaiknya. Penyerang berusia 33 tahun itu gagal memanfaatkan lima peluang yang didapat pada babak pertama sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Oh Hyeon-gyu.
Pergantian tersebut terbukti jitu karena Oh berhasil mencetak gol penentu kemenangan bagi Korea Selatan. Meski Son tampil kurang efektif di depan gawang, Hong Myung-bo tetap memberikan dukungan penuh kepada pemain yang kini membela LAFC tersebut.
"Son adalah pemain terbaik kami dan juga kapten yang sangat stabil. Kami percaya bahwa Son telah melakukan yang terbaik," kata Hong.
Namun, pelatih berusia 56 tahun itu mengakui masih ada aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam penyelesaian akhir. Dia menilai timnya harus lebih efektif dalam memanfaatkan peluang agar tidak mengalami kesulitan serupa pada pertandingan berikutnya.
Kemenangan atas Republik Ceko membuat Korea Selatan mengoleksi tiga poin, jumlah yang sama dengan Meksiko yang sebelumnya mengalahkan Afrika Selatan pada laga pembuka Grup A. Situasi tersebut membuat duel melawan tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 pada 18 Juni mendatang diprediksi akan menjadi pertandingan yang sangat menentukan dalam persaingan memperebutkan tiket ke babak gugur.
"Kedua tim mencetak tiga poin ... pertandingan selanjutnya akan sangat penting," kata Hong.
Dengan modal kemenangan comeback dan semangat kolektif yang ditunjukkan saat menghadapi Republik Ceko, Korea Selatan kini memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi tantangan yang lebih berat melawan Meksiko.
Baca Juga: Hwang In-Beom Jadi Inspirasi Comeback Timnas Korea Selatan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026