← Beranda
2 Cerita Berbeda di Piala Dunia 2026: Korea Selatan Dapat Sambutan Hangat, Senegal Diperiksa
Andre Rizal HanafiKamis, 11 Juni 2026 | 15.42 WIB
Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. FIFA)

 

JawaPos.com - Piala Dunia 2026 yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai menghadirkan berbagai cerita menarik bahkan sebelum pertandingan pertama dimainkan. 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah perbedaan pengalaman yang dirasakan sejumlah tim nasional saat tiba di negara tuan rumah.

Timnas Korea Selatan mendapat sambutan hangat ketika tiba di Guadalajara, Meksiko. Kehadiran skuad Taeguk Warriors disambut dengan pertunjukan musik Mariachi yang menjadi salah satu ikon budaya Meksiko. Suasana semakin meriah ketika para pemain menerima suvenir berupa topi sombrero khas Meksiko.

Baca Juga: Respons Kritik, New Jersey Bagikan 770 Tiket Gratis Piala Dunia 2026 untuk Warga Lokal

Para pemain Korea Selatan tampak menikmati momen tersebut. Beberapa di antaranya terlihat tersenyum dan berinteraksi dengan para penyambut yang telah menunggu kedatangan mereka. 

Sambutan tersebut menjadi gambaran antusiasme masyarakat lokal dalam menyambut peserta turnamen terbesar di dunia itu.

Baca Juga: Bagian Jaringan Teroris? Pemerintah AS Ungkap Penyebab Penolakan Wasit Somalia di Piala Dunia 2026

Senegal Diperiksa

Di sisi lain, pengalaman berbeda dialami Timnas Senegal saat tiba di Bandara Raleigh-Durham, North Carolina, Amerika Serikat. 

Menurut sejumlah laporan yang beredar di media sosial dan berbagai sumber, rombongan Senegal menjalani proses pemeriksaan keamanan yang cukup ketat setibanya di bandara.

Para pemain dan staf disebut harus melalui pemeriksaan tambahan di area landasan sebelum melanjutkan perjalanan. 

Prosedur tersebut mencakup pemeriksaan barang bawaan hingga perlengkapan pribadi yang dibawa oleh anggota tim.

Kejadian ini kemudian memunculkan berbagai reaksi dari publik sepak bola. Banyak penggemar membandingkan perlakuan yang diterima kedua tim dan mempertanyakan mengapa pengalaman yang dirasakan peserta bisa sangat berbeda dalam ajang yang sama.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyebut bahwa pemeriksaan terhadap Timnas Senegal dilakukan karena alasan tertentu di luar prosedur keamanan yang berlaku. 

Amerika Serikat sendiri dikenal memiliki standar keamanan bandara yang ketat, terutama untuk penerbangan internasional dan kegiatan yang melibatkan acara berskala besar.

Baca Juga: Sambut Piala Dunia 2026, Pemerintah Meksiko Terapkan Libur Sekolah dan WFH Saat Laga Pembuka

Perbedaan pengalaman yang dialami Korea Selatan dan Senegal menunjukkan tantangan yang dihadapi penyelenggara dalam menggelar turnamen lintas negara. 

Dengan tiga negara tuan rumah dan puluhan kota penyelenggara, setiap lokasi memiliki kebijakan, budaya, serta prosedur yang berbeda.

FIFA dan panitia lokal tentu berharap seluruh peserta dapat merasakan kenyamanan yang sama selama berlangsungnya turnamen. 

Sebab selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Piala Dunia juga merupakan momen untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui semangat persahabatan dan saling menghormati.

EDITOR: Banu Adikara