JawaPos.com - Tim nasional Kanada masih menunggu kepastian kondisi bek tengah Moise Bombito menjelang Piala Dunia 2026. Pemain berusia 26 tahun itu terlihat mengikuti sesi latihan terbatas pada Senin (9/6) yang membuatnya masih memiliki peluang tampil di turnamen empat tahunan itu.
Sebelumnya, laporan The Athletic menyebutkan, Moise Bombito kemungkinan besar akan dicoret dari skuad timnas Kanada di piala dunia. Sebab, dia belum pulih sepenuhnya dari cedera patah kaki yang dialaminya pada Oktober 2025 saat membela klub Ligue 1 Prancis Nice.
Pelatih kepala Timnas Kanada Jesse Marsch pun belum memberikan keputusan final terkait kondisi sang pemain. Marsch menegaskan, tim akan memantau perkembangan Moise Bombito dari hari ke hari.
Baca Juga: Barcelona Kejar Tayang Renovasi Camp Nou, Mengapa Butuh Dana Tambahan EUR 400 Juta?
“Untuk Moise, kami akan melihat perkembangannya setiap hari. Saya rasa dia terlihat cukup baik hari ini, itu perkembangan yang positif,” ujar Marsch usai sesi latihan.
Dalam sesi latihan yang baru dijalaninya, Bombito tidak langsung bergabung dengan tim sejak awal. Bombito menjalani latihan individu selama sekitar 30 menit sebelum akhirnya ikut serta dalam latihan bersama.
Meskipun demikian, pergerakannya masih terlihat belum maksimal dan tampak mengenakan pelindung pada bagian tulang kering, lokasi cedera sebelumnya.
Baca Juga: Lawan Tiongkok, Timnas Thailand Turunkan Skuad Tertua Sepanjang Sejarah di Laga Resmi FIFA
Pemain Timnas Kanada lainnya, Alphonso Davies pun masih menjalani program pemulihan terpisah dan belum bergabung dengan latihan tim utama. Sementara itu, Jacob Shaffelburg dan Ali Ahmed telah kembali mengikuti latihan penuh setelah sebelumnya mengalami cedera hamstring.
Dalam sesi latihan, Marsch juga terlihat fokus meningkatkan efektivitas lini serang Kanada yang belakangan dinilai kurang tajam. Sang pelatih menekankan pentingnya penyelesaian akhir lewat latihan finishing.
“Kami ingin Kone lebih terlibat dalam fase akhir serangan, masuk ke kotak penalti, dan menciptakan peluang. Hari ini dia tampil sangat baik, banyak mencetak gol dari situasi latihan. Kami perlu memberinya lebih banyak kesempatan,” ujar Marsch.
Kanada sendiri tergabung di Grup B dan dijadwalkan menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada laga pembuka Piala Dunia pada 13 Juni. Jika Bombito dipastikan absen, opsi pengganti terdekat ialah Ralph Priso.
Bek Vancouver Whitecaps itu masih bersama skuad dan sempat tampil pada babak kedua laga persahabatan melawan Uzbekistan pekan lalu. Namun, situasi lini belakang Kanada semakin kompleks setelah Priso juga mengalami masalah kebugaran. Priso tidak mengikuti latihan penuh pada Senin dan hanya menjalani sesi pemulihan ringan.
“Priso mengalami sedikit cedera otot. Itu alasan kami tidak memainkannya saat melawan Irlandia. Kami berharap dia bisa kembali berlatih normal dalam satu atau dua hari ke depan,” jelas Marsch.
Baca Juga: John Herdman Mulai Persiapan ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Incar Gelar Juara