← Beranda
Bukan Sekadar Desain, Ini Alasan Timnas Haiti Pasang Bendera Polandia di Jersey Piala Dunia
Andre Rizal HanafiKamis, 11 Juni 2026 | 00.33 WIB
Jersey Piala Dunia timnas Haiti. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Timnas Haiti menjadi sorotan menjelang bergulirnya Piala Dunia setelah memperkenalkan jersey terbaru mereka yang menampilkan bendera Polandia.

Kehadiran simbol tersebut sempat memunculkan pertanyaan dari banyak pecinta sepak bola karena kedua negara berada di benua yang berbeda dan tidak memiliki hubungan yang umum dikenal dalam dunia olahraga.

Namun di balik keputusan itu ternyata tersimpan kisah sejarah yang panjang dan penuh makna. Bendera Polandia pada jersey Timnas Haiti bukanlah sekadar elemen desain, melainkan bentuk penghormatan terhadap hubungan persahabatan yang telah terjalin selama lebih dari dua abad.

Baca Juga: Terjawab! Teka-teki Pemain Asing Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares Segera Diumumkan

Cerita tersebut bermula pada tahun 1802 ketika Napoleon Bonaparte mengirim ribuan tentara dari Legiun Polandia ke Haiti. Saat itu Haiti masih menjadi koloni Prancis dan tengah dilanda pemberontakan budak yang memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan.

Di luar dugaan, sebagian tentara Polandia justru menaruh simpati terhadap perjuangan rakyat Haiti. Mereka melihat kesamaan nasib karena Polandia pada masa itu juga mengalami tekanan dan kehilangan kedaulatan akibat campur tangan kekuatan asing di Eropa.

Alih-alih membantu menumpas pemberontakan, banyak tentara Polandia memilih membelot dan bergabung dengan rakyat Haiti. Mereka ikut bertempur melawan pasukan Prancis dalam perjuangan menuju kemerdekaan.

Baca Juga: Resmi! Persebaya Surabaya Perpanjang Kontrak Ernando Ari, Andalan Bernardo Tavares Musim Depan

Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada 1804, Haiti resmi menjadi negara merdeka dan tercatat sebagai republik kulit hitam pertama yang meraih kemerdekaan melalui revolusi budak.

Sebagai bentuk penghargaan atas bantuan yang diberikan, pemimpin Haiti saat itu, Jean-Jacques Dessalines, memberikan kewarganegaraan kepada para tentara Polandia yang memilih berdiri bersama rakyat Haiti. Mereka bahkan mendapat penghormatan khusus dan dianggap sebagai bagian dari bangsa Haiti.

Dalam berbagai catatan sejarah, Dessalines menyebut para tentara Polandia sebagai Orang Kulit Hitam Eropa. Sebutan tersebut bukan merujuk pada warna kulit, melainkan simbol persaudaraan dan solidaritas dalam melawan penindasan.

Lebih dari 200 tahun telah berlalu, tetapi kisah tersebut tetap dikenang oleh masyarakat Haiti. Karena itu, kehadiran bendera Polandia pada jersey Timnas Haiti menjadi simbol penghormatan terhadap hubungan historis yang unik antara kedua bangsa.

Di tengah hiruk-pikuk sepak bola modern, langkah Timnas Haiti menunjukkan bahwa sebuah jersey dapat menyimpan cerita yang jauh lebih besar daripada sekadar identitas tim.

Simbol itu menjadi pengingat bahwa persahabatan, solidaritas, dan perjuangan untuk kebebasan dapat terus hidup lintas generasi, bahkan hingga panggung terbesar sepak bola dunia.

Baca Juga: Kabar dari Italia: Emil Audero Disebut Kandidat Kuat Pengganti David De Gea di Fiorentina

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah