← Beranda
Timnas Amerika Serikat Tumbang 1-2 dari Jerman, Pelajaran Berharga Sebelum Piala Dunia 2026
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 7 Juni 2026 | 20.03 WIB
Timnas Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Jerman 1-2 dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026. (ig @usmnt)

 

JawaPos.com - Timnas Amerika Serikat menutup persiapan mereka menuju Piala Dunia 2026 dengan kekalahan tipis 1-2 dari Jerman dalam laga persahabatan yang berlangsung di Chicago. Laga ini menjadi ujian penting bagi kedua tim sebelum memulai petualangan mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia.

Melansir Stars and Stripes FC, meski harus menelan kekalahan, penampilan tim asuhan Mauricio Pochettino tetap memberikan sejumlah catatan positif menjelang pertandingan pembuka melawan Paraguay.

Harapan publik tuan rumah sempat mendapat pukulan cepat ketika Jerman langsung membuka keunggulan di awal pertandingan. Berawal dari situasi tendangan bebas, Kai Havertz berhasil memanfaatkan bola pantul di depan gawang dan menyundulnya menjadi gol. 

Baca Juga: Timnas Argentina Tumbangkan Honduras 2-0 Tanpa Lionel Messi, Martinez dan Simeone Jadi Penyelamat

Die Mannschaft pun unggul 1-0 saat pertandingan baru berjalan beberapa menit. Gol cepat tersebut membuat Amerika Serikat harus bekerja lebih keras untuk menemukan ritme permainan mereka. Namun seiring hujan mulai reda, USMNT perlahan mengambil alih kendali pertandingan.

Amerika Serikat Bangkit dan Menyamakan Kedudukan

Setelah tertinggal, Amerika Serikat tampil lebih agresif dalam penguasaan bola dan mulai menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Sergiño Dest beberapa kali mampu menembus pertahanan Jerman, sementara Christian Pulisic aktif menginisiasi serangan dari berbagai sisi lapangan.

Peluang demi peluang mulai bermunculan, termasuk melalui situasi bola mati yang beberapa kali merepotkan pertahanan Jerman. Upaya keras tuan rumah akhirnya membuahkan hasil melalui Antonee "Jedi" Robinson.

Baca Juga: Posisinya Digeser Manuel Neuer, Begini Tanggapan Oliver Baumann

Bek kiri Fulham tersebut mencetak gol indah lewat tendangan voli spektakuler yang membuat skor berubah menjadi 1-1 dan membangkitkan semangat para pendukung Amerika Serikat. Menjelang turun minum, Pulisic juga sempat mendapatkan beberapa peluang tambahan, tetapi penyelesaian akhir dan rapatnya pertahanan Jerman membuat skor tetap imbang hingga babak pertama berakhir.

Leroy Sane Jadi Penentu

Amerika Serikat memulai babak kedua dengan percaya diri dan kembali menciptakan sejumlah situasi berbahaya. Namun ketika tuan rumah terlihat lebih dominan, Jerman justru berhasil mencetak gol kedua.

Leroy Sane memanfaatkan ruang di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar yang menembus kerumunan pemain dan bersarang di sudut gawang. Gol tersebut membuat Jerman kembali unggul 2-1.

Setelah gol itu, kedua tim melakukan banyak pergantian pemain untuk menjaga kebugaran skuad menjelang Piala Dunia. Meski demikian, Amerika Serikat tetap berusaha mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir.

Pada 15 menit terakhir pertandingan, Amerika Serikat beberapa kali nyaris menyamakan kedudukan. Joe Scally dan Brenden Aaronson memaksa Oliver Baumann melakukan penyelamatan penting, sementara beberapa situasi bola mati juga sempat menciptakan ancaman bagi pertahanan Jerman.

Namun hingga peluit panjang dibunyikan, gol penyeimbang yang ditunggu-tunggu tidak kunjung datang.

Baca Juga: Tak Hanya Dukung Timnas Inggris, Lewis Hamilton Juga Jagokan Negara Amerika Latin Ini Bersinar di Piala Dunia 2026

Ketegangan sempat muncul menjelang akhir laga ketika Tim Weah melakukan tekel keras yang memicu konfrontasi kecil antar pemain. Meski demikian, insiden tersebut tidak berkembang lebih jauh dan pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Jerman.

Kekalahan yang Tetap Menyimpan Sisi Positif

Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, Amerika Serikat menunjukkan karakter yang cukup baik setelah kebobolan gol cepat. USMNT mampu bangkit, mengimbangi permainan salah satu kekuatan utama Eropa, serta menciptakan sejumlah peluang yang seharusnya bisa menghasilkan lebih banyak gol.

Di hari yang berbeda, dengan sedikit keberuntungan dan penyelesaian akhir yang lebih efektif, hasil pertandingan mungkin bisa berpihak kepada tim tuan rumah.

Baca Juga: Thomas Tuchel Kecewa dengan Permainan Timnas Inggris di Babak Pertama Meski Menang Tipis atas Selandia Baru

Kini fokus Amerika Serikat beralih ke laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Paraguay pada 12 Juni. Sementara itu, Jerman akan memulai perjalanan mereka di Grup I dengan menghadapi Curaçao dua hari kemudian.

Bagi kedua tim, pertandingan ini menjadi gambaran penting mengenai apa yang perlu diperbaiki sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah