JawaPos.com - Timnas Amerika Serikat masih menyisakan satu laga uji coba sebelum memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Namun, alih-alih fokus pada persiapan akhir, perhatian publik justru tertuju pada keputusan pelatih Mauricio Pochettino terkait posisi penjaga gawang.
Keputusan mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino dalam laga persahabatan melawan Senegal menuai tanda tanya dari sejumlah legenda sepak bola Amerika Serikat. Mereka menilai rotasi yang dilakukan belum memberikan gambaran jelas mengenai siapa yang akan menjadi kiper utama Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Matt Turner dipercaya mengawal gawang timnas Amerika Serikat sejak menit pertama. Setelah babak pertama berakhir, Mauricio Pochettino menarik Turner dan memberikan kesempatan kepada Chris Brady untuk menjalani debut bersama tim nasional senior Amerika Serikat.
Baca Juga: FIFA Larang Botol Air Minum di Piala Dunia 2026, Suporter Protes!
Yang menjadi sorotan adalah absennya Matt Freese dari lapangan. Padahal, kiper berusia 27 tahun itu disebut-sebut sebagai kandidat kuat penjaga gawang utama Amerika Serikat di Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut membuat legenda Amerika Serikat Tim Howard mengaku kebingungan. Mantan kiper Everton dan Manchester United itu menilai Freese merupakan pemain yang paling membutuhkan menit bermain menjelang turnamen besar.
Menurut Howard, kesempatan bermain dalam laga melawan Senegal seharusnya dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan Freese apabila memang diproyeksikan sebagai pilihan utama. Dia menilai memberikan waktu bermain kepada Brady tidak terlalu berdampak terhadap kesiapan tim untuk menghadapi Piala Dunia.
Kritik serupa juga datang dari mantan penyerang Amerika Serikat, Taylor Twellman. Dia mengaku belum memahami arah yang ingin dituju Pochettino dalam menentukan hierarki penjaga gawang tim.
Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa sang pelatih masih belum sepenuhnya menentukan siapa yang akan menjadi andalan di bawah mistar gawang. Padahal, waktu menuju pertandingan pembuka Piala Dunia sudah semakin dekat.
Posisi penjaga gawang memang menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus di skuad Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, Matt Turner kerap menjadi pilihan utama tim nasional. Namun, performa sejumlah kiper lain membuka peluang terjadinya persaingan yang lebih ketat.
Matt Freese termasuk nama yang cukup diperhitungkan. Penampilannya di level klub membuat banyak pihak percaya bahwa ia memiliki kualitas untuk tampil sebagai starter di panggung terbesar sepak bola dunia.
Karena itu, keputusan untuk tidak memberinya kesempatan bermain melawan Senegal dianggap cukup mengejutkan. Apalagi laga tersebut merupakan salah satu kesempatan terakhir untuk menguji kesiapan pemain sebelum turnamen resmi dimulai.
Amerika Serikat dijadwalkan menghadapi Jerman dalam laga uji coba terakhir pada 6 Juni. Pertandingan tersebut diperkirakan akan menjadi petunjuk penting mengenai rencana Pochettino untuk posisi kiper.
Baca Juga: Timnas Turki Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Vincenzo Montella Siapkan Misi Lolos dari Fase Grup
Jika Freese mendapatkan kesempatan tampil sejak awal dan bermain penuh, peluangnya untuk menjadi pilihan utama tentu akan semakin besar. Sebaliknya, jika Turner kembali dipercaya atau bahkan terjadi rotasi lain, perdebatan mengenai posisi penjaga gawang kemungkinan masih akan berlanjut hingga menjelang laga pertama Piala Dunia.
Dengan status sebagai tuan rumah, Amerika Serikat tentu berharap bisa tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri. Namun sebelum itu, Mauricio Pochettino masih harus menjawab satu pertanyaan yang terus mengemuka yaitu siapa sosok yang akan berdiri di bawah mistar gawang USMNT saat Piala Dunia 2026 dimulai.