JawaPos.com — Bintang Timnas Iran, Sardar Azmoun, resmi tidak masuk dalam daftar 26 pemain Iran untuk Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut langsung memicu sorotan karena Azmoun selama bertahun-tahun menjadi salah satu pemain paling penting bagi Team Melli dan tercatat telah mengoleksi 57 gol dari 91 penampilan internasional.
Absennya Azmoun semakin menimbulkan tanda tanya karena sang striker masih aktif bermain bersama Shabab Al Ahli dan belum lama ini tampil cukup konsisten di level klub.
Banyak pihak awalnya menduga keputusan itu murni teknis, mengingat pelatih Iran, Amir Ghalenoei, juga sempat tidak memanggil Azmoun pada Maret lalu.
Mengapa Sardar Azmoun Dicoret?
Sejumlah laporan menyebut pencoretan Azmoun tidak lepas dari unggahan media sosial yang dibuatnya beberapa waktu lalu.
Dalam unggahan tersebut, Azmoun terlihat berfoto bersama Perdana Menteri Uni Emirat Arab, Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
Foto tersebut menjadi kontroversial di tengah situasi politik yang sensitif di kawasan Timur Tengah.
Beberapa pihak di Iran disebut menilai tindakan Azmoun sebagai bentuk kedekatan yang tidak tepat dengan pejabat negara lain pada saat hubungan regional sedang menjadi perhatian.
Azmoun yang kini bermukim di Dubai karena membela Shabab Al Ahli mengunggah foto dirinya bersama pejabat tinggi UEA tersebut melalui akun media sosial pribadinya.
Unggahan itu kemudian memicu reaksi keras dan disebut membuat pihak berwenang di Iran tidak senang.
Karier Gemilang yang Kini Terancam
Pencoretan ini terasa mengejutkan mengingat kontribusi Azmoun untuk Iran sangat besar. Sejak menjalani debut internasional, ia menjelma menjadi salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki negara tersebut.
Dengan 57 gol dalam 91 pertandingan, Azmoun menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Iran.
Pengalamannya di berbagai kompetisi elite Eropa dan Asia membuatnya selama ini hampir selalu menjadi pilihan utama di lini depan.
Karier klubnya juga cukup mentereng. Azmoun pernah memperkuat sejumlah klub besar, termasuk Zenit Saint Petersburg dan Bayer Leverkusen, sebelum akhirnya berkarier di Uni Emirat Arab bersama Shabab Al Ahli.
Iran Tetap Berangkat ke Piala Dunia Tanpa Azmoun
Terlepas dari kontroversi tersebut, Timnas Iran tetap mengumumkan skuad final berisi 26 pemain untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Keputusan tidak membawa Azmoun menjadi salah satu kejutan terbesar dalam daftar tersebut.
Bagi para pendukung Team Melli, kehilangan pemain berpengalaman seperti Azmoun tentu menjadi pukulan tersendiri. Apalagi ia selama ini dikenal sebagai sosok yang mampu tampil menentukan dalam laga-laga penting.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi yang secara langsung mengonfirmasi unggahan foto bersama Mohammed bin Rashid Al Maktoum menjadi alasan utama pencoretannya.
Namun berbagai laporan menyebut faktor tersebut menjadi salah satu penyebab yang membuat posisi Azmoun di Timnas Iran semakin sulit.
Masa Depan Masih Tanda Tanya
Di usia yang masih kompetitif, peluang Azmoun untuk kembali memperkuat Iran sebenarnya belum sepenuhnya tertutup. Namun pencoretan dari ajang sebesar Piala Dunia 2026 menjadi pukulan besar bagi karier internasionalnya.
Kini perhatian publik Iran tertuju pada bagaimana hubungan Azmoun dengan federasi dan tim nasional ke depan.
Jika situasi tidak membaik, Piala Dunia 2026 bisa menjadi turnamen besar pertama yang harus ia saksikan dari luar lapangan setelah bertahun-tahun menjadi ikon lini depan Team Melli.