JawaPos.com — Dallas Stadium di Arlington, Texas, Amerika Serikat, akan menjadi stadion dengan jumlah pertandingan terbanyak pada Piala Dunia 2026. Venue berkapasitas 70.122 penonton ini dijadwalkan menggelar sembilan pertandingan, termasuk semifinal pertama turnamen, sekaligus menghadirkan pengalaman spektakuler berkat teknologi modern dan ukuran stadion yang luar biasa besar.
Mengapa Dallas Stadium Jadi Venue Paling Sibuk di Piala Dunia 2026?
Dallas Stadium, yang dikenal sebagai AT&T Stadium, menjadi stadion dengan jatah pertandingan terbanyak dibandingkan seluruh venue Piala Dunia 2026.
Total sembilan laga akan dimainkan di stadion yang berada di Arlington, sekitar 27 kilometer di sebelah barat pusat Kota Dallas.
Dibuka pada 2009, stadion ini awalnya digadang-gadang menjadi lokasi final Piala Dunia 2026. Meski akhirnya partai puncak diberikan kepada stadion di New Jersey, Dallas Stadium tetap mendapat kehormatan sebagai tuan rumah semifinal pertama.
FIFA mencatat kapasitas stadion mencapai 70.122 penonton untuk Piala Dunia. Angka itu lebih rendah dibanding kapasitas saat pertandingan NFL karena seluruh tribun akan menggunakan sistem tempat duduk permanen tanpa area berdiri.
Stadion Canggih dengan Pendingin Udara di Tengah Panas Texas
Salah satu keunggulan terbesar Dallas Stadium adalah teknologi modern yang dimilikinya. Stadion beratap buka-tutup ini dilengkapi sistem pendingin udara yang mampu mengatasi suhu musim panas Texas yang terkenal ekstrem.
Pada Juni, suhu maksimum harian rata-rata di kawasan Arlington mencapai 33 derajat Celsius. Kehadiran pendingin udara menjadi faktor penting untuk menjaga kenyamanan pemain maupun penonton selama turnamen berlangsung.
Pembangunan stadion menghabiskan biaya sekitar USD 1,2 miliar atau setara lebih dari Rp 19 triliun. Menjelang Piala Dunia 2026, tambahan investasi sebesar USD 295 juta kembali digelontorkan untuk berbagai renovasi dan penyesuaian standar FIFA.
Karena lapangan NFL lebih sempit sekitar 20 meter dibanding standar FIFA, area permainan akan ditinggikan guna menciptakan ruang tambahan di sekeliling lapangan.
Baca Juga: Barcelona Rekrut Anthony Gordon, Incar Trofi Liga Champions Musim Depan
Selain itu, rumput sintetis yang biasa digunakan akan diganti dengan permukaan rumput alami sementara khusus untuk Piala Dunia.
Rumah Dallas Cowboys yang Dijuluki Tim Paling Berharga di Dunia
Dallas Stadium merupakan markas klub NFL legendaris Dallas Cowboys. Tim peraih lima gelar Super Bowl itu kerap dijuluki "America's Team" dan secara konsisten masuk daftar tim olahraga paling bernilai di dunia.
Atmosfer pertandingan Cowboys dikenal luar biasa. Rata-rata kehadiran penonton saat laga kandang NFL bahkan menembus angka 90.000 orang berkat tambahan tiket berdiri yang dijual dengan harga lebih murah.
Meski begitu, format Piala Dunia berbeda. FIFA akan mengoperasikan stadion sebagai venue all-seater sehingga kapasitasnya berkurang secara signifikan menjadi sekitar 70 ribu kursi.
Pemilik Dallas Cowboys, Jerry Jones, juga menjadi sosok yang sangat identik dengan stadion ini. Miliarder tersebut terkenal mempertahankan desain asli stadion, termasuk jendela raksasa yang menjadi ciri khas bangunan.
Punya Kekurangan Unik yang Sering Dikeluhkan Pemain
Di balik kemegahan dan teknologi canggihnya, Dallas Stadium memiliki satu kelemahan yang cukup terkenal.
Sinar matahari sore kerap masuk melalui jendela besar di salah satu sisi stadion dan mengganggu pandangan pemain saat pertandingan berlangsung.
Masalah itu sudah beberapa kali menjadi bahan pembicaraan di NFL. Namun Jerry Jones dikenal tidak menyukai kritik terkait persoalan tersebut dan menolak penggunaan tirai penutup saat pertandingan Dallas Cowboys dimainkan.
Karakteristik unik itu justru menjadi bagian dari identitas stadion. Banyak penggemar olahraga menganggap pengalaman menyaksikan pertandingan di Dallas Stadium berbeda dibanding venue lain di Amerika Serikat.
Bisa Memuat Patung Liberty di Dalamnya
Fakta paling mengejutkan dari Dallas Stadium adalah ukurannya yang benar-benar masif.
Stadion ini begitu besar hingga Patung Liberty di New York yang memiliki tinggi sekitar 93 meter bisa ditempatkan di dalam bangunan bahkan ketika atap stadion tertutup.
Bentuk futuristis stadion juga membuat banyak orang membandingkannya dengan Death Star, senjata luar angkasa ikonik dalam film Star Wars.
Siluet bangunannya memang tampak mencolok dari kejauhan dan menjadi salah satu landmark olahraga paling terkenal di Amerika.
Di dalam stadion terdapat sekitar 25.000 kaki persegi layar video berteknologi tinggi. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai karya seni bernilai tinggi yang tersebar di sejumlah area stadion.
Deretan Event Bergengsi yang Pernah Digelar
Sejak resmi dibuka pada 2009, Dallas Stadium tidak hanya menjadi rumah bagi Dallas Cowboys. Venue ini juga rutin menjadi lokasi berbagai ajang olahraga dan hiburan berskala internasional.
Beberapa event besar yang pernah digelar antara lain Super Bowl XLV, College Football Playoff National Championship 2015, NFL Draft 2018, Big 12 Championship, Cotton Bowl Classic, hingga NCAA Men's Final Four.
Stadion ini juga beberapa kali menjadi tuan rumah pertandingan tim nasional Meksiko serta turnamen sepak bola regional Concacaf Gold Cup.
Selain itu, berbagai pertarungan tinju perebutan gelar dunia, AMA Supercross Championship, dan konser musisi kelas dunia juga pernah berlangsung di venue megah tersebut.
Dengan kombinasi teknologi modern, kapasitas besar, sejarah panjang menggelar event prestisius, serta lokasi strategis di Texas, Dallas Stadium dipastikan menjadi salah satu pusat perhatian utama sepanjang Piala Dunia 2026 berlangsung.