← Beranda
Kontrak Jesse Marsch Resmi Diperpanjang, Pimpin Timnas Kanada Hingga Piala Dunia 2030
Aprillia JPRabu, 27 Mei 2026 | 15.46 WIB
Jesse Marsch tetap jadi pelatih Timnas Kanada hingga 2030. (@CANMNT_Official/X)

 

JawaPos.com - Jesse Marsch resmi memperpanjang masa baktinya bersama Timnas Kanada hingga Piala Dunia 2030. Pengumuman itu disampaikan lewat media sosial resmi CANMNT pada Selasa (26/5).

Sebelumnya, kontrak Jesse Marsch dijadwalkan berakhir setelah Piala Dunia 2026. Namun, performa positif selama dua tahun terakhir membuat federasi memutuskan untuk memperpanjang kerja sama lebih awal demi menjaga stabilitas tim.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih, Jesse Marsch mencatatkan hasil yang cukup impresif. Dari total 29 pertandingan yang dijalani, Marsch mencatatkan 14 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan delapan kekalahan. Di bawah kepemimpinannya, Kanada juga berhasil mencapai peringkat tertinggi dalam sejarah FIFA serta menembus semifinal Copa America.

Baca Juga: Souza Tinggalkan Persija Jakarta, Manajemen Siapkan Pelatih Baru untuk Musim Depan

Dalam pernyataan resminya, Marsch yakin terhadap masa depan sepak bola Kanada. Pelatih berusia 52 tahun itu menilai generasi pemain saat ini memiliki potensi luar biasa untuk berkembang lebih jauh.

”Saya percaya Kanada memiliki potensi yang sangat besar dengan generasi pemain ini. Saya menantikan perkembangan sepak bola di seluruh negeri dan senang bisa berkomitmen jangka panjang untuk membantu program ini mencapai level tertinggi,” ujar Marsch dikutip dari situs Canada Soccer.

Secara taktik, Marsch membawa perubahan signifikan terhadap gaya bermain Kanada. Marsch menerapkan pendekatan sepak bola agresif dengan tekanan tinggi, ciri khas yang sebelumnya dia kembangkan saat melatih klub-klub seperti Red Bull Salzburg, RB Leipzig, dan Leeds United.

Baca Juga: Siap Cari Tantangan Baru! Ruxi Tinggalkan Madura United

Pendekatan itu membuat Kanada tampil lebih terorganisir dan memiliki identitas permainan yang jelas. Saat ini, Kanada menempati peringkat ke-30 dunia menurut ranking FIFA.

Dalam waktu dekat, Marsch juga akan mengumumkan skuad final Kanada untuk Piala Dunia dengan jadwal pengumuman pada 29 Mei. Beberapa keputusan akhir disebut masih bergantung pada kondisi kebugaran para pemain.

Dilansir dari The Athletic, Marsch sendiri pernah menjadi asisten pelatih tim nasional Amerika Serikat pada Piala Dunia 2010. Saat ini, Marsch bersiap membawa Kanada tampil di Piala Dunia ketiga sepanjang sejarah mereka.

Pelatih asal Amerika Serikat itu juga dikenal memiliki ambisi tinggi. Marsch secara terbuka menargetkan Kanada mampu menjadi juara grup di Piala Dunia 2026. Sehingga dapat memainkan laga babak 32 besar di Vancouver.

Ambisi itu dinilai sebagai energi baru bagi tim, terutama setelah kepergian mantan pelatih John Herdman yang saat ini menangani Timnas Indonesia. Mantan pemain Kanada, Julian de Guzman, bahkan menyebut kehadiran Marsch sebagai dorongan penting bagi kebangkitan tim.

”Kanada membutuhkan energi baru. Mereka butuh dorongan untuk berkata ayo kita lakukan dan sosok pemimpin yang bisa menghidupkan kembali tim,” ujar De Guzman kepada The Athletic.

Baca Juga: Resmi Berpisah dengan Arema FC, Lucas Frigeri Tinggalkan Jejak Spesial di Hati Aremania

Meskipun demikian, Kana belum pernah meraih kemenangan di ajang Pial Dunia. Dalam dua partisipasi sebelumnya, termasuk di Qatar 2022, Kanada selalu kalah di seluruh pertandingan fase grup. Namun, Kanada tetap memilih memperpanjang kontrak Marsch tanpa menunggu hasil Piala Dunia 2026.

Di luar pertandingan, Marsch juga aktif mengembangkan sepak bola akar rumput di Kanada. Marsch rutin mengunjungi klub-klub lokal dan berupaya menciptakan jalur pembinaan yang lebih jelas bagi pemain muda. Marsch juga menegaskan bahwa ia tidak ingin dinilai hanya dari hasil pertandingan. Baginya, membangun fondasi tim yang kuat jauh lebih penting.

”Saya tidak ingin dinilai hanya dari menang atau kalah. Saya ingin dinilai dari apa yang saya bangun. Saya ingin menunjukkan bahwa saya peduli dengan para pemain dan membantu mereka menunjukkan kualitas terbaik,” kata Marsch.

Baca Juga: Daftar Peserta ACL Two 2026/27 Resmi Muncul, Persib Harus Lewati Babak Play Off Lagi

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah