JawaPos.com - Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tinggal menghitung hari. Sejumlah negara sudah merilis kekuatan tempurnya, tak terkecuali Timnas Portugal.
Portugal merupakan salah satu tim favorit dalam turnamen paling prestisius tersebut. Sebab, tim asuhan Roberto Martinez diperkuat sederet pemain bintang yang tampil mencolok di level tertinggi, dalam beberapa musim terakhir.
Di sisi lain, kiprah skuad berjuluk Selecao das Quinas pada edisi kali ini juga menjadi salah satu yang paling dinantikan pencinta sepak bola dunia. Sebab, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi penampilan terakhir sang megabintang, Cristiano Ronaldo, di ajang tersebut.
Perjalanan Portugal ke Piala Dunia 2026
Negara Para Navigator melaju ke putaran final setelah menjadi juara Grup F. Performa mereka begitu meyakinkan, dengan meraih empat kemenangan, sekali imbang, dan hanya menelan satu kekalahan.
Di kualifikasi, produktivitas pemenang Euro 2016 itu juga cukup moncer. Mereka berhasil mencetak 20 gol dan hanya kebobolan tujuh kali. Ronaldo menjadi top skor dengan lima gol, disusul Bruno Fernandes dan Joao Neves yang masing-masing tiga gol.
Kemenangan terbesarnya adalah ketika melibas Armenia dengan skor telak 9-1 di Estadio do Dragao, Porto, pada 16 November 2025. Neves dan Fernandes menjadi bintangnya dengan mencetak hattrick.
Menanti Tarian Terakhir Cristiano Ronaldo
Dengan menjadi top skor Portugal di kualifikasi, Ronaldo membuktikan kalau dirinya belum habis. Status itu membuatnya dapat diandalankan Selecao das Quinas dalam hal mencetak gol.
Terlebih, Ronaldo datang dengan ambisi besar untuk menulis tinta emas dalam sejarah turnamen paling bergengsi ini. Dalam kariernya yang penuh kegemilangan, ada trofi Piala Dunia menjadi satu-satunya puzzle terakhir yang belum ia miliki.
Piala Dunia 2026 menjadi tampak jelas menjadi edisi terakhir buat Ronaldo, mengingat usianya saat ini sudah menginjak 41 tahun. Sementara, Lionel Messi selaku rivalnya sudah bisa pensiun lebih tenang, karena telah memenangkan gelar tersebut pada edisi sebelumnya.
Portugal Dikepung Tim Kuda Hitam
Sebelum jauh memikirkan gelar, Portugal harus lebih dulu melewati kepungan para kuda hitam yang tergabung dalam Grup K. Mereka akan menghadapi RD Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia.
Berdasarkan rangking FIFA, Kolombia yang berada di peringkat 13 jelas menjadi lawan paling tangguh Portugal di fase grup. Namun, bukan tak mungkin Kongo yang berada di urutan 46 dan Uzbekistan di posisi 50 juga bisa menjadi penjegal mereka.
Baca Juga: Timnas Portugal Tanpa Cristiano Ronaldo di Jeda Internasional pada Maret
Dalam peta persaingan, Portugal harus mewaspadai konsistensi Uzbekistan. Mereka sedang merajut tren positif, lantaran berhasil membukukan tiga kemenangan, sekali imbang, dan sekali kalah dalam lima laga terakhirnya.
Portugal Panaskan Mesin Jelang Piala Dunia
Jelang kick-off Piala Dunia, Portugal akan lebih dulu memanaskan mesinnya di FIFA Matchday periode Juni. Mereka dijadwalkan menjajal Chili pada 7 Juni 2026, dan melawan Nigeria empat hari setelahnya.
Petualangan Selecao das Quinas akan dimulai dengan menghadapi Kongo lebih dulu (18 Juni 2026). Setelah itu mereka akan menghadapi Uzbekistan (24 Juni 2026), sementara Kolombia (28 Juni 2026) menjadi ujian terakhir di fase grup.