JawaPos.com - Timnas Prancis tergabung dalam Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia di Piala Dunia 2026. Bisa dibilang, skuad berjuluk Les Bleus itu menjadi favorit sebagai juara grup.
Prancis menjadi salah satu kekuatan paling dominan dalam sepak bola global selama tiga dekade terakhir. Skuad Didier Deschamps datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi juara sekaligus menjadi negara kedua Eropa yang mencapai partai final dalam tiga edisi berturut-turut, setelah Jerman Barat mencatatkan prestasi tersebut antara 1982 dan 1990.
Perjalanan Prancis ke Piala Dunia 2026
Prancis memulai perjuangannya lewat kampanye Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona UEFA. Dalam babak tersebut, terdapat 12 grup yang masing-masing terdiri dari empat atau lima tim, di mana pemenang dari setiap grup akan langsung melaju ke putaran final.
Nah, Prancis berada di Grup D bersama Ukraina, Islandia, dan Azerbaijan. Les Bleus tampil impresif dengan menuntaskan enam pertandingan kualifikasi tanpa tersentuh kekalahan.
Prancis pun lolos ke putaran final setelah keluar sebagai juara grup dengan koleksi 16 poin. Islandia menjadi satu-satunya tim yang mampu menahan keganasan skuad Les Bleus dengan skor 2-2 di Reykjavik.
Baca Juga: Neymar Drama Lagi! Cedera Betis Ancam Persiapan Brasil Menuju Piala Dunia 2026
Kylian Mbappe Dan Ousmane Dembele Jadi Andalan
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, telah mengumumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Pada edisi kali ini, Les Bleus mengombinasikan ketangguhan pemain senior seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan N’Golo Kante dengan talenta muda yang sedang naik daun seperti Desire Doue dan Michael Olise.
Kylian Mbappe jelas bakal menjadi ancaman para pesaing Prancis. Sejak menandai debut bersama tim senior pada 2017, pemain Real Madrid itu sudah mengoleksi 56 gol dari 96 penampilan bersama skuad Les Bleus.
Performa Kylian Mbappe di musim ini bersama Real Madrid juga mentereng. Pemain berusia 27 tahun itu total mengemas 41 gol dari 43 penampilan di semua kompetisi musim ini.
Figur ancaman lainnya dari skuad Prancis adalah Ousmane Dembele. Bintang Paris Saint-Germain (PSG) itu sedang dalam performa terbaiknya, di mana ia berperan dalam membawa klub meraih gelar juara Liga Champions musim lalu. Lebih dari itu, ia sukses meraih penghargaan bergengsi Ballon d’Or 2025.
Dembele juga tampil apik bersama PSG di musim ini, dengan kontribusi 19 gol dan 11 assist dari 39 penampilan di semua kompetisi. Karena itu, pemain berusia 29 tahun tersebut sangat diharapkan bisa memberikan kontribusi positif kepada Les Bleus di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Kejutan Lionel Scaloni di Skuad Argentina Piala Dunia 2026! Buendia dan Soule Berpeluang Dipanggil
Peran Penting Didier Deschamps
Tak bisa dipungkiri, Didier Deschamps merupakan figur penting dalam keberhasilan Prancis selama 10 tahun terakhir. Sebagai legenda hidup Les Bleus, juru taktik berusia 57 tahun tersebut paham betul apa yang dibutuhkan timnya.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih nasional pada 2012, Didier Deschamps memberikan dampak signifikan. Prestasi yang paling membekas jelas gelar juara Piala Dunia 2018. Selain itu, ia juga sukses membawa Les Bleus mencapai babak final Euro 2016 dan Piala Dunia 2022.
Usai membawa Les Bleus finis sebagai runner-up di Qatar, Deschamps berpotensi mengukir sejarah sebagai pelatih pertama yang mencapai tiga final Piala Dunia FIFA berturut-turut. Misi meraih gelar ketiga mungkin terdengar sebagai tantangan besar, tetapi tidak ada cara yang lebih megah untuk menutup era kepelatihannya yang gemilang setelah turnamen di Amerika Utara berakhir.
Baca Juga: Skuad Jerman untuk Piala Dunia 2026 Resmi Diumumkan, Nagelsmann Andalkan Musiala dan Wirtz
Piala Dunia Terakhir Didier Deschamps?
Setelah mengukir sejarah panjang bersama Prancis lebih dari 10 tahun terakhir, santer rumor bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terakhir Didier Deschamps. Terlebih, kontraknya juga akan habis seiring berakhirnya ajang bergengsi dunia tersebut.
Didier Deschamps pun mengirim sinyal kuat bahwa ini akan menjadi kampanye terakhirnya bersama Prancis. Pelatih berusia 57 tahun tersebut bertekad menutup perjalanannya dengan indah bersama skuad Les Bleus.
“Saya sudah berada di sini sejak 2012 dan kontrak saya berlangsung hingga 2026, yakni Piala Dunia berikutnya. Setelah itu, semuanya akan berakhir karena pada satu titik memang harus berhenti. Dalam pikiran saya, hal itu sudah sangat jelas,” ujar Didier Deschamps, dikutip dari Talksport, Jumat (22/5).
“Saya telah menjalani masa ini dengan hasrat dan semangat yang sama untuk terus menjaga Timnas Prancis tetap berada di level tertinggi,” sambungnya.
Prancis Dikepung Kuda Hitam di Grup I
Bisa dibilang, Prancis menjadi tim terkuat di Grup I. Namun demikian, Senegal, Irak, dan Norwegia tetap bisa menjadi batu sandungan Kylian Mbappe cs. Maka itu, Les Bleus tak boleh anggap enteng lawan-lawannya meski menjadi favorit juara grup.
Senegal merupakan tim terkuat kedua dari benua Afrika setelah Maroko dengan bercokol di peringkat ke-14 dunia. Lalu Norwegia menjadi salah satu negara dari semenanjung Skandinavia yang tidak bisa dianggap enteng.
Norwegia diketahui saat ini menempati urutan ke-31 dunia. Tim besutan Stale Solbakken itu bisa dibilang menjadi salah satu kekuatan baru di Eropa. Apalagi, mereka memiliki kedalaman skuad yang cukup apik dengan diperkuat nama-nama bintang seperti Erling Haaland, Alexander Sorloth, serta Martin Odegaard.
Lalu Irak merupakan salah satu raksasa Asia yang saat ini sedang bercokol di peringkat ke-57 dunia. Tim polesan Graham Arnold itu memang harus menembus perjalanan panjang menuju putaran final, tapi kekuatan mereka tetap layak diperhitungkan.
Kiprah Prancis di Piala Dunia
Kiprah Prancis di Piala Dunia sudah tidak perlu diragukan. Negara dari Eropa Barat itu memiliki pengalaman yang sangat kaya dalam ajang bergengsi dunia terebut. Buktinya, mereka sangat rutin mengikuti Piala Dunia, yang mana edisi ini menjadi keikutsertaan mereka yang ke-17.
Prancis sudah meraih dua kali gelar juara dunia, yakni pada edisi 1998 dan 2018. Selain itu, Les Bleus juga mencatatkan prestasi sebagai runner-up sebanyak dua kali.
Paling segar, Prancis keluar sebagai runner-up pada Piala Dunia 2022 Qatar. Kala itu, Kylian Mbappe dan kawan-kawan menelan kekalahan dari Argentina di partai final lewat drama adu penalti.
Dua Laga Uji Coba Jelang Terjun ke Piala Dunia 2026
Pasukan Didier Deschamps dijadwalkan akan menjalani dua laga uji coba sebelum memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026. Diketahui, Prancis akan menghadapi Pantai Gading (5/6) dan Irlandia Utara (9/6).
Jadwal Prancis di Grup I Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan dielenggarakan pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Berikut Jadwal pertandingan Les Bleus di fase grup.
-17 Juni 2026: Prancis vs Senegal - New York New Jersey Stadium
-23 Juni 2026: Prancis vs Irak - Philadelphia Stadium
-27 Juni 2026: Prancis vs Norwegia - Boston Stadium