← Beranda
Senegal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Sadio Mane dan Nicolas Jackson Jadi Andalan!
Andre Rizal HanafiJumat, 22 Mei 2026 | 12.33 WIB
Timnas Senegal telah resmi mengajukan banding kepada CAS atas pencabutan gelar Piala Afrika 2025. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Tim nasional Senegal resmi mengumumkan daftar pemain untuk menghadapi FIFA World Cup 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Pelatih Pape Thiaw membawa kombinasi pemain senior berpengalaman dan talenta muda yang tengah bersinar di Eropa.

Nama-nama besar seperti Sadio Mané, Kalidou Koulibaly, hingga Édouard Mendy masih menjadi tulang punggung skuad Singa Teranga. 

Sementara generasi baru seperti Lamine Camara, Pape Matar Sarr, dan Ibrahim Mbaye diharapkan mampu memberikan energi baru di turnamen terbesar dunia tersebut.

Baca Juga: Tekad Lamine Yamal jadi Pemain Spanyol Termuda yang Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026

Federasi Sepakbola Senegal mengumumkan total 28 pemain untuk pemusatan latihan awal. Namun, dua nama nantinya akan dicoret sebelum daftar final resmi dikirim ke FIFA. Meski begitu, mayoritas pemain yang dipanggil memang sudah menjadi bagian penting perjalanan Senegal dalam beberapa tahun terakhir.

Di posisi penjaga gawang, pengalaman masih menjadi faktor utama. Édouard Mendy tetap dipercaya sebagai pilihan utama berkat jam terbangnya di level internasional. Kiper yang kini bermain untuk Al-Ahli itu akan ditemani Yehvann Diouf dan Mory Diaw.

Sementara itu, lini pertahanan Senegal terlihat cukup solid dengan kehadiran beberapa pemain yang tampil reguler di liga top Eropa. 

Baca Juga: Dilema Scaloni di Lini Belakang Argentina: Lisandro Martinez atau Marcos Senesi untuk Piala Dunia 2026

Kalidou Koulibaly masih menjadi pemimpin utama di area belakang. Bek berusia 34 tahun tersebut diperkirakan akan berduet dengan Moussa Niakhaté untuk menjaga pertahanan Senegal tetap kokoh.

Selain itu, ada pula nama Krépin Diatta, Ismail Jakobs, hingga pemain muda Mamadou Sarr yang musim ini mendapat perhatian setelah bergabung dengan Chelsea.

Di sektor tengah, Senegal masih mengandalkan keseimbangan antara tenaga muda dan pengalaman. Idrissa Gana Gueye menjadi sosok senior yang diharapkan mampu menjaga ritme permainan tim. Meski usianya sudah 36 tahun, gelandang Everton itu tetap tampil konsisten.

Nama lain yang cukup menarik perhatian adalah Habib Diarra dan Lamine Camara. Keduanya tampil impresif di level klub dan dinilai menjadi bagian penting regenerasi sepak bola Senegal. 

Selain itu, Pape Matar Sarr diprediksi akan memiliki peran besar karena kemampuannya menjaga tempo sekaligus membantu serangan.

Baca Juga: Dari Bayang-Bayang Sampaoli, Sebastian Beccacece Sulap Ekuador Jadi Ancaman Piala Dunia 2026

Untuk lini depan, Senegal tetap memiliki banyak opsi berbahaya. Sadio Mané masih menjadi ikon utama tim sekaligus pemain yang paling berpengalaman di turnamen internasional. Penyerang Al-Nassr tersebut akan menjadi pusat permainan sekaligus sumber kreativitas serangan Senegal.

Selain Mané, perhatian juga tertuju kepada Nicolas Jackson yang disebut sedang menjalani musim positif bersama klubnya di Jerman. Kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu membuat Jackson diperkirakan menjadi senjata utama Senegal dalam skema serangan balik.

Tak hanya itu, Senegal juga membawa beberapa penyerang yang sedang berkembang seperti Assane Diao, Iliman Ndiaye, serta Ismaila Sarr. Kombinasi tersebut membuat Senegal memiliki banyak variasi dalam membangun serangan.

Baca Juga: Prediksi Turki di Piala Dunia 2026: Bukan Sekadar Pelengkap, Bulan Sabit Siap Bikin Geger!

Di fase grup FIFA World Cup 2026, Senegal akan menghadapi tantangan berat sejak pertandingan pertama. Mereka dijadwalkan bertemu France pada 17 Juni 2026. 

Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase grup karena mempertemukan dua tim dengan kualitas pemain yang sangat baik.

Setelah menghadapi Prancis, Senegal akan bertemu Norway pada 23 Juni sebelum menutup fase grup melawan Iraq pada 27 Juni 2026.

Secara kualitas, Senegal masih dianggap sebagai salah satu wakil Afrika paling kompetitif di turnamen internasional. 

Pengalaman mencapai babak gugur pada edisi sebelumnya menjadi modal penting untuk kembali membuat kejutan di Piala Dunia kali ini.

Pelatih Pape Thiaw juga dinilai berhasil menjaga keseimbangan skuad. Kehadiran pemain senior memberi stabilitas, sementara para pemain muda menawarkan kecepatan dan energi yang dibutuhkan untuk menghadapi jadwal padat turnamen.

Kini, publik Senegal berharap generasi saat ini mampu mencetak sejarah baru di panggung dunia. Dengan materi pemain yang cukup merata di setiap lini, Singa Teranga memiliki peluang untuk melangkah jauh apabila mampu tampil konsisten sejak fase grup.

Sorotan tentu akan mengarah kepada para pemain kunci seperti Sadio Mané dan Kalidou Koulibaly yang kemungkinan menjalani salah satu Piala Dunia terakhir dalam karier mereka. 

Namun di sisi lain, turnamen ini juga bisa menjadi panggung lahirnya bintang baru Senegal untuk masa depan sepak bola Afrika.

EDITOR: Banu Adikara